Raksasa Paling Terpusat di Dunia Crypto, Mulai Menjual Mimpi "AI Terdesentralisasi"
Perusahaan stablecoin Tether, yang dikenal sebagai salah satu raksasa terpusat di dunia crypto, kini mulai menjual mimpi "AI terdesentralisasi". Pada 2024, Tether mencetak keuntungan $13 miliar—jauh melebihi pendapatan gabungan OpenAI ($3,7 miliar) dan Anthropic ($1 miliar) yang justru merugi. Dengan hanya 150 karyawan, Tether menghasilkan pendapatan per kapita 60 kali lipat dari OpenAI.
Tether menghasilkan uang dengan menerbitkan USDT yang didukung oleh pembelian obligasi pemerintah AS, dan menahan semua bunga untuk diri mereka sendiri. Kini, mereka mengalihkan sebagian keuntungan besar itu ke bidang AI. Mereka meminjamkan $600 juta kepada Northern Data, penyedia layanan cloud GPU terbesar di Eropa, meluncurkan dataset pelatihan AI sumber terbuka terbesar, dan mengakuisisi perusahaan brain-chip Blackrock Neurotech seharga $200 juta.
Total investasi Tether di AI mendekati $1 miliar, setara dengan hampir separuh dari pendanaan Anthropic. Motivasi di balik gerakan ini diduga adalah kecemasan atas penurunan suku bunga AS dan ambisi untuk menjadi pemimpin teknologi. Ironisnya, Tether—perusahaan yang sangat terpusat—kini mengampanyekan "AI terdesentralisasi". Sementara perusahaan AI berjuang dengan model bisnis yang belum profitable, Tether justru berinvestasi dengan uang tunai yang sudah dihasilkan dari bisnis stablecoin mereka.
比推01/05 14:54