New Huo Research Institute: Harga Minyak dan Hasil Obligasi Melonjak, Makro Bergejolak, Ketangguhan Pasar Kripto Tampak Jelas
Harga minyak mendekati $100 per barel, imbal hasil obligasi 10 tahun AS melebihi 4.7%, dan ketidakpastian makro meningkat tajam minggu lalu. Namun, pasar kripto menunjukkan ketahanan yang menarik.
Konflik AS-Iran dan pembatasan maritim di Selat Hormuz mendorong harga minyak, yang memperkuat ekspektasi inflasi dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Fed. Imbal hasil obligasi 10 tahun mencapai level tertinggi baru, mengerutkan likuiditas untuk aset berisiko.
Sinyal industri beragam: Dukungan CEO Goldman Sachs untuk Clarity Act dapat membuka jalan bagi modal institusi, sementara indeks kripto baru dari S&P cenderung pada aset dengan ekosistem seperti ETH. Di sisi lain, penutupan BitMEX dan penurunan volume derivatif mencerminkan kontraksi struktural.
Aliran dana menunjukkan ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih, sedangkan ETF ETH lebih tangguh. Sentimen pasar berada dalam zona "takut". Secara teknis, Bitcoin masih dalam pola konsolidasi naik, menguji level resistensi kunci.
Pasar saat ini lebih digerakkan oleh faktor makro dan aliran dana. Keputusan suku bunga Fed, data pekerjaan, dan inflasi mendatang, bersama dengan risiko geopolitik dan harga minyak, akan menjadi penentu arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.
marsbit10j yang lalu