Era Keemasan vs Era Krisis? Bank Sentral Korea Selatan Akan Naikkan Suku Bunga, Margin Efek ETF Leverage Direncanakan Naik 5 Kali Lipat
Wacana mengenai potensi kenaikan suku bunga oleh Bank Korea (BoK) dan rencana peningkatan persyaratan margin perdagangan ETF leverage menjadi sorotan utama. Dilaporkan, BoK diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 2.75% pada pertemuan kebijakan moneter mendatang, yang akan menjadi kenaikan pertama sejak Januari 2023. Para ahli pasar obligasi bahkan memprediksi suku bunga bisa mencapai 3.00% pada akhir tahun.
Kebijakan moneter yang ketat ini muncul di tengah volatilitas tinggi di pasar saham Korea (KOSPI), yang baru-baru ini mengalami rally signifikan namun diikuti dengan penurunan tajam. Kekhawatiran atas gelembung pasar, khususnya yang didorong oleh perdagangan leverage di kalangan investor ritel, mendorong regulator dan pelaku industri bertindak. Asosiasi Investasi Keuangan Korea dikabarkan telah menyepakati prinsip untuk menaikkan persyaratan margin minimum investasi pada ETF leverage saham tunggal, seperti yang melacak Samsung Electronics dan SK Hynix, dari 10 juta won menjadi 50 juta won. Langkah ini bertujuan mencegah penggunaan leverage berlebihan oleh investor perorangan.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengakui ketidakstabilan pasar dan mendesak otoritas untuk menangani risiko terkait produk ETF leverage. Di sisi lain, partai oposisi mengkritik pemerintah karena dianggap mendorong perilaku spekulatif. Data menunjukkan investor asing telah melakukan penjualan aset bersih besar-besaran tahun ini, sementara investor ritel domestik justru meningkatkan pembelian dengan menggunakan pembiayaan margin. Untuk mengendalikan ekspansi kredit yang cepat, otoritas keuangan juga akan menerapkan batasan baru pada penambahan pinjaman saham bulanan oleh perusahaan fintech investasi online, efektif Agustus mendatang.
Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil—mulai dari potensi kenaikan suku bunga, peningkatan persyaratan margin, pembatasan pinjaman, hingga edukasi investor—menunjukkan upaya terkonsolidasi untuk mendinginkan pasar, mengurangi leverage berisiko, dan menstabilkan pasar keuangan Korea Selatan di tengah kekhawatiran bubble dan volatilitas yang tinggi.
Odaily星球日报07/15 09:31