# Artikel Terkait Bitcoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Bitcoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

"Ratu Lingkungan Tambang" Lyu Yongshuang: Pernah Menguasai 9% Daya Komputasi Bitcoin Global, Namun Tertipu Rp60 Miliar di AS oleh "Menantu Kerajaan Timur Tengah"

Penipuan Berkedok "Pangeran Timur Tengah" Rugikan Ratu Tambang Kripto China Rp 60 Miliar Seorang pengusaha wanita China di industri kripto, Fiona Lyu (Lü Yongshuang), mengalami kerugian lebih dari 9.4 juta dolar AS (sekitar Rp 60 miliar) karena menjadi korban penipuan investasi rumit di Amerika Serikat. Lyu adalah CEO Chengdu Valarhash Technology, yang pada puncaknya menguasai sekitar 9% dari total kekuatan penambangan (hash rate) Bitcoin global melalui dua kolam penambangannya, 1THash dan Bytepool. Penipuan ini dilakukan oleh dua bersaudara warga AS, Zubair dan Muzamir Al Zubair. Mereka mengaku memiliki latar belakang keluarga kerajaan Timur Tengah, dengan Zubair menyebut diri sebagai "menantu pangeran". Mereka berhasil mendapatkan kepercayaan Lyu dan bahkan mengatur upacara penandatanganan kontrak palsu di balai kota East Cleveland, Ohio, dengan melibatkan seorang pejabat setempat yang disuap. Setelah penandatanganan, Lyu mentransfer jutaan dolar. Saudara-saudara Al Zubair kemudian juga menipunya dengan menjual 1.067 unit penambang kripto milik Lyu ke Kanada. Pada Mei 2026, ketiga pelaku dihukum penjara dengan hukuman total 55 tahun. Musibah ini terjadi di tengah tekanan besar pada bisnis Lyu di China, setelah pemerintah melarang aktivitas penambangan kripto pada 2021, yang memaksanya untuk memindahkan operasinya ke luar negeri. Secara bersamaan, di China, perusahaannya juga terlibat dalam gugatan hukum terkait kontrak penambangan Bitcoin dan diperintahkan untuk mengembalikan pembayaran senilai jutaan dolar.

marsbit06/11 10:19

"Ratu Lingkungan Tambang" Lyu Yongshuang: Pernah Menguasai 9% Daya Komputasi Bitcoin Global, Namun Tertipu Rp60 Miliar di AS oleh "Menantu Kerajaan Timur Tengah"

marsbit06/11 10:19

Peringatan Maksimal: Bank Sentral Jepang Bersiap Naikkan Suku Bunga 25bp, Saham AS & Kripto Akan Mengulang Flash Crash 2024?

Berdasarkan laporan Nikkei, Bank of Japan (BOJ) diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1.0% dalam rapat kebijakan moneter 15-16 Juni, yang akan menjadi level tertinggi sejak 1995. Probabilitas kenaikan suku bunga di pasar telah mencapai 98%. Kenaikan suku bunga ini dipicu oleh tekanan inflasi impor akibat kenaikan harga energi dan pelemahan Yen yang berkepanjangan. Hal ini memaksa BOJ beralih ke narasi anti-inflasi. Kenaikan suku bunga BOJ mengancam akan mengencangkan likuiditas global dengan memicu penutupan posisi perdagangan arbitrase Yen. Investor yang sebelumnya meminjam Yen dengan biaya rendah untuk membeli aset berisiko tinggi seperti saham AS dan cryptocurrency mungkin terpaksa melakukan likuidasi untuk membayar kembali pinjaman mereka. Mekanisme ini dapat memperbesar volatilitas aset global, mirip dengan flash crash Agustus 2024. Aset berisiko tinggi diperkirakan akan terkena dampak paling signifikan. Saham teknologi AI dengan valuasi tinggi sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas global dan biaya pendanaan. Sementara itu, cryptocurrency sebagai aset berisiko tinggi dengan beta tertinggi juga menghadapi tekanan likuiditas dan risiko pelikuidasian leverage skala besar. Secara keseluruhan, langkah BOJ ini merupakan sinyal pengencangan likuiditas global yang muncul di tengah lingkungan makro yang sudah menantang, termasuk konflik geopolitik, harga energi tinggi, dan ketidakpastian kebijakan Fed. Investor disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tekanan koreksi jangka pendek dan mengelola risiko leverage dengan hati-hati.

marsbit06/11 01:42

Peringatan Maksimal: Bank Sentral Jepang Bersiap Naikkan Suku Bunga 25bp, Saham AS & Kripto Akan Mengulang Flash Crash 2024?

marsbit06/11 01:42

活动图片