Pendiri Uniswap: Ketika Saham dan Surat Utang Negara Semuanya On-Chain, Bagaimana AMM Akan Membentuk Ulang Pasar Global?
Pendiri Uniswap, Hayden Adams, berpendapat bahwa tokenisasi aset tradisional seperti saham dan obligasi akan membuka jalan bagi Automated Market Makers (AMM) untuk merekonstruksi pasar global. Ide utamanya adalah bahwa AMM, seperti Uniswap, dapat bersaing dengan market maker tradisional dengan memanfaatkan "pasar korelasi", seperti pasangan NVDA/SPY (Nvidia vs S&P 500 ETF).
Dalam pasar tradisional, market maker besar (seperti Citadel Securities) membutuhkan biaya tinggi untuk lindung nilai (hedging) terhadap fluktuasi harga, karena mereka berusaha netral terhadap risiko harga (delta neutral). Sebaliknya, di dunia DeFi, penyedia likuiditas (LP) pasif di AMM yang memang ingin memegang aset dasar (misalnya, investor yang bullish pada saham teknologi) dapat menyediakan likuiditas dengan biaya lebih rendah, karena mereka tidak perlu melakukan lindung nilai yang mahal. Pasar korelasi antara aset yang pergerakan harganya cenderung searah (seperti saham individual terhadap indeksnya) mengurangi risiko kerugian tidak tetap (impermanent loss) bagi LP.
Dengan tokenisasi, aset dapat diperdagangkan langsung satu sama lain di blockchain, tidak harus melalui dolar. Hal ini memungkinkan likuiditas terkonsentrasi pada pasangan korelasi (seperti saham vs ETF) yang lebih efisien bagi AMM, sementara pasangan "jembatan" seperti SPY/USD akan menangani konversi ke mata uang fiat. Pola ini sudah terlihat di DeFi dengan aset kripto (misalnya, aset di Ethereum diperdagangkan terhadap ETH) dan mulai muncul di aset tokenized seperti saham.
Adams yakin efisiensi ini, ditambah inovasi seperti hook di Uniswap v4 untuk meningkatkan pengembalian LP, akan memungkinkan AMM mendominasi pasar likuiditas di masa depan, mirip bagaimana dana indeks pasif akhirnya mengalahkan banyak pengelola dana aktif. Artikel ini juga menyertakan analisis tambahan dari KOL Cody, yang menekankan potensi AMM bagi pemegang aset untuk menjadi market maker, sekaligus mengakui tantangan seperti kebutuhan imbal hasil fee yang cukup tinggi untuk mengimbangi impermanent loss dalam strategi pasangan korelasi tertentu.
marsbit2 hari yang lalu 08:14