# Artikel Terkait bantuan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "bantuan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Saat Keuangan Tradisional Tak Mampu Menjangkau Orang-Orang dalam Krisis, Bitcoin Melakukannya

Dalam sebuah kisah di Gaza, Sami Jamal Al-Shannat berhasil mengumpulkan dana lebih dari £55.000 melalui GoFundMe untuk keluarganya yang terjebak dalam konflik. Namun, ia menghadapi kendala besar saat platform tidak dapat mentransfer dana langsung ke Gaza karena pembatasan perbankan dan peraturan anti-pencucian uang. Dana harus dikirim ke penerima di negara lain, yang kemudian gagal menyalurkannya, meninggalkan keluarga Sami dalam kondisi rentan tanpa bantuan penuh. Kasus ini menyoroti keterbatasan platform penggalangan dana tradisional dalam mengirim bantuan ke daerah krisis atau wilayah yang terkena sanksi. Sebagai respons, sejumlah inisiatif berbasis Bitcoin seperti Geyser dan Agora muncul dengan pendekatan baru. Mereka memungkinkan transfer dana langsung ke dompet penerima, mengurangi ketergantungan pada perantara, sambil memindahkan unsur kepercayaan dari platform kepada jaringan validator atau organisasi yang memverifikasi proyek. Meskipun Bitcoin memfasilitasi aliran dana lintas batas tanpa hambatan perbankan, tantangan seperti verifikasi proyek, akuntabilitas, dan keamanan dompet tetap ada. Para pengembang berupaya menciptakan sistem yang lebih terbuka dan terdesentralisasi, di mana penerima memiliki kendali lebih besar atas dana yang dikumpulkan atas nama mereka, sambil mempertahankan transparansi bagi donor. Perubahan ini bukanlah solusi sempurna, namun menawarkan alternatif untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan saat sistem keuangan tradisional gagal.

marsbit07/17 02:12

Saat Keuangan Tradisional Tak Mampu Menjangkau Orang-Orang dalam Krisis, Bitcoin Melakukannya

marsbit07/17 02:12

Billions Network Gandeng Palang Merah Spanyol Luncurkan "Platform Bantuan Digital yang Melindungi Privasi"

Billions Network, bekerja sama dengan Palang Merah Spanyol (Creu Roja) dan perusahaan infrastruktur teknologi BLOOCK, telah meluncurkan platform bantuan digital berbasis blockchain yang melindungi privasi. Platform ini menggantikan proses manual dan berbasis kertas tradisional, memberikan transparansi penuh kepada donor sekaligus melindungi martabat dan privasi penerima bantuan yang rentan. Sistem ini mendigitalkan seluruh siklus bantuan dari donasi hingga distribusi, menciptakan jejak audit yang tidak dapat diubah. Tanpa merekam informasi identitas penerima, platform ini memverifikasi kelayakan dan efektivitas bantuan. Penerima dapat menerima kredit bantuan digital melalui dompet ponsel mereka, yang dapat digunakan di merchant lokal dengan memindai kode QR, menghindari stigma dari penggunaan "kartu bantuan". Francisco López Romero dari Palang Merah Spanyol menekankan bahwa sistem ini memastikan donor dapat memverifikasi dampak donasi mereka sambil melindungi privasi penerima. Lluís Llibre dari BLOOCK menyoroti keamanan sistem dengan bukti kriptografi yang tidak menyertakan data pribadi. Evin McMullen dari Billions Network menyatakan ini adalah sistem kredensial, bukan sistem pengawasan, di mana individu memiliki dan mengendalikan data mereka sendiri. Proyek ini menjadi contoh nilai sosial blockchain yang menyelesaikan masalah transparansi dan penyalahgunaan data dalam bantuan kemanusiaan.

marsbit02/06 03:35

Billions Network Gandeng Palang Merah Spanyol Luncurkan "Platform Bantuan Digital yang Melindungi Privasi"

marsbit02/06 03:35

活动图片