Analis Bernstein mencatat Circle dan Coinbase sebagai sarana utama untuk eksposur stablecoin, menyoroti kolaborasi USDC antara kedua perusahaan dan peran emerging stablecoin dalam pembayaran mesin otonom (agentic) sebagai pendorong potensial.
Analis yang dipimpin oleh Gautam Chhugani menulis dalam sebuah nota kepada klien pada 23 Maret bahwa "kami melihat pembayaran mesin otonom sebagai opsi potensial (upside optionality) untuk stablecoin. Dan ini bukan pengaruh material 'saat ini dan di sini' terhadap permintaan stablecoin, tetapi lebih pada peran potensial stablecoin dalam ekonomi mesin otonom."
Analis mengidentifikasi pembayaran mesin sebagai transaksi yang dimulai, diotorisasi, dan diselesaikan sepenuhnya oleh perangkat lunak atau perangkat otonom, bukan manusia. Berbeda dengan pembayaran tagihan otomatis atau langganan berulang, pembayaran ini secara alami bersifat programatik, memungkinkan pengambilan keputusan real-time, negosiasi harga, dan penyelesaian tanpa campur tangan manusia.
Bernstein menyebutkan stablecoin sangat cocok untuk lingkungan ini, karena dapat diprogram, cepat, ramah terhadap mikropembayaran, dan dapat diakses di seluruh dunia. Logika pembayaran seperti escrow, pelepasan bersyarat, atau bagi hasil dapat ditanamkan langsung ke dalam stablecoin, memungkinkan agen untuk bertransaksi tanpa harus memanggil bank atau menunggu konfirmasi.
Kontribusi untuk Masa Depan
Menurut nota tersebut, penyelesaian transfer dapat dilakukan dalam hitungan detik, memungkinkan agen AI untuk membayar komputasi atau data secara real time. Untuk membuatnya efisien secara finansial, blockchain ber-throughput tinggi dan state channels dapat digunakan untuk melakukan mikrotranksaksi dalam skala besar.
Selain itu, stablecoin tidak mengenal batas negara (borderless), menghilangkan kebutuhan akan SWIFT, perbankan koresponden, atau konversi valuta asing (FX), sebut para analis. Banyak perusahaan telah mulai membangun infrastruktur untuk mengoperasionalkan kemampuan-kemampuan ini.
Coinbase sedang membuat protokol pembayaran agen x402, yang menanamkan pembayaran ke dalam lapisan HTTP) internet, sementara Circle meluncurkan infrastruktur nanopembayaran untuk agen. Sementara itu, Stripe, melalui investasi blockchain-nya di Bridge dan Privy, meluncurkan Machine Payments Protocol di blockchain Tempo.
Bernstein menyebutkan bahwa daya tarik pada protokol pembayaran mesin masih terbatas, menyoroti bahwa MPP Stripe mencatat volume $5.000 pada minggu pertama peluncurannya. Protokol x402 Coinbase telah menghasilkan volume sekitar $25 juta dalam sebulan terakhir.
Berita Crypto Terkini yang Disoroti:
Meme Coin SIREN, Berbasis BNB Chain, Tandai Lonjakan Signifikan





