Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi semakin menjadi sumber informasi yang signifikan bagi investor. Keunggulan utamanya jelas: peserta tidak hanya mengungkapkan pendapat, tetapi juga mempertaruhkan uang mereka sendiri pada hasil tertentu. Oleh karena itu, harga kontrak dapat diinterpretasikan sebagai penilaian pasar terhadap kemungkinan suatu peristiwa.
Di Kalshi, misalnya, kontrak YES dengan harga $0,65 berarti kemungkinan terjadinya peristiwa sekitar 65%. Namun, ini bukan "probabilitas murni": itu dipengaruhi oleh likuiditas, spread, komisi, batasan modal, dan perbedaan informasi di antara peserta.
Di sinilah muncul pertanyaan penting: jika Polymarket atau Kalshi menunjukkan kemungkinan tinggi dari suatu peristiwa tertentu, apakah itu berarti pasar Bitcoin atau aset digital lainnya akan mengikuti sinyal ini? Tidak, dan alasannya adalah bahwa pasar prediksi dan pasar kripto menyelesaikan tugas yang berbeda. Yang pertama menilai kemungkinan peristiwa tertentu, sementara yang kedua secara langsung mengalokasikan modal dan membentuk harga aset.
Bertaruh pada suatu peristiwa tidak sama dengan bertaruh pada suatu aset
Misalkan di Polymarket kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve meningkat tajam. Bagi investor kripto, ini memang informasi penting, karena pelonggaran kebijakan moneter dapat mendukung aset berisiko. Namun, antara mengharapkan keputusan Fed dan membeli Bitcoin, terdapat beberapa langkah perantara.
Investor mungkin sudah memasukkan keputusan ini ke dalam harga. Posisi berjangka mungkin telah dibuka sebelumnya, opsi mungkin mencerminkan distribusi risiko yang sesuai, dan peserta besar mungkin secara bersamaan mengurangi atau meningkatkan posisi spot. Oleh karena itu, sinyal baru dari Polymarket dapat berfungsi sebagai cara lain untuk mengukur ekspektasi pasar yang sudah ada.
Pasar prediksi mencerminkan apa yang dianggap mungkin oleh peserta. Pasar kripto menunjukkan apa yang sudah dilakukan peserta dengan uang mereka.
Yang terakhir ini sangat penting karena harga aset kripto tidak hanya dibentuk oleh ekspektasi, tetapi juga oleh ukuran posisi, leverage, likuiditas, dan kebutuhan untuk menutup perdagangan yang ada. Penelitian Coinbase Institutional untuk Juli 2026 menunjukkan penurunan bersamaan dalam minat terbuka untuk futures perpetual, futures berjangka, dan opsi bersamaan dengan peningkatan volume perdagangan. Coinbase menginterpretasikan ini sebagai pengurangan risiko dari neraca peserta, bukan hanya perubahan sentimen.
Mengapa uang yang sudah diinvestasikan memiliki bobot yang lebih besar
Bayangkan situasi di mana 70% peserta pasar prediksi menganggap suatu peristiwa tertentu sangat mungkin terjadi. Ini adalah sinyal yang kuat, tetapi sama sekali bukan sinyal perdagangan yang kuat untuk Bitcoin.
Pertama, jumlah uang di balik pendapat ini mungkin tidak sebanding dengan modal yang sudah ada di pasar kripto. Kedua, peserta Polymarket dapat bertaruh pada suatu peristiwa semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan probabilitas, tanpa membeli Bitcoin sama sekali. Ketiga, trader kripto profesional mungkin setuju dengan prediksi suatu peristiwa tetapi tetap menjual Bitcoin jika mereka yakin bahwa peristiwa tersebut sudah diperhitungkan dalam harga.
Dengan kata lain, prediksi yang benar tentang suatu peristiwa tidak menjamin harga aset yang sesuai.
Contohnya, Polymarket menawarkan kontrak untuk perubahan harga Bitcoin dalam 15 menit, di mana peserta bertaruh apakah harga akan berada di atas atau di bawah level awal pada akhir interval yang ditentukan. Pasar seperti itu secara langsung terkait dengan dinamika jangka pendek BTC dan menggunakan data Chainlink untuk menghitung hasilnya.
Kontrak individu di Januari memiliki volume ratusan ribu dolar. Namun, pasar seperti itu tidak dapat secara otomatis dianggap sebagai indikator penuh arah jangka menengah Bitcoin. Ini menjawab pertanyaan yang sangat sempit, yaitu apa yang akan terjadi dengan harga dalam interval pendek yang spesifik.
Pasar prediksi berguna tepat sebagai informasi tambahan
Apa yang dijelaskan di atas tidak berarti Polymarket dan Kalshi tidak berguna. Sebaliknya, penelitian menunjukkan bahwa pasar prediksi memang mampu secara efektif mengumpulkan informasi. Dalam sebuah eksperimen dengan lebih dari 2.400 peserta dan 261 peristiwa, harga-harga pasar prediksi ternyata lebih akurat daripada rata-rata sederhana dari prediksi peserta.
Seringkali, pasar prediksi melampaui survei tradisional. Misalnya, penelitian tentang pemilihan presiden AS menunjukkan bahwa prediksi pasar lebih dekat dengan hasil akhir dalam 74% kasus dibandingkan dengan 964 survei. Tetapi ini adalah data tentang pemilihan politik, bukan bukti bahwa Polymarket mampu memprediksi pengembalian Bitcoin.
Lebih lanjut, penelitian terhadap 292 juta transaksi pada 327.000 kontrak biner di Kalshi dan Polymarket mengungkapkan bahwa kalibrasi probabilitas bergantung pada kategori peristiwa, horizon, ukuran perdagangan, dan platform spesifik. Ini berarti bahwa harga kontrak tidak dapat dianggap sebagai probabilitas objektif.
end-content




