Large Businesses Driving Crypto Payments Adoption, PayPal Survey Finds

ccn.comDipublikasikan tanggal 2026-01-28Terakhir diperbarui pada 2026-01-28

Abstrak

A PayPal survey conducted with the National Cryptocurrency Association reveals that 40% of U.S. merchants now accept cryptocurrency at checkout, with adoption strongest among large enterprises. Half of businesses with over $500 million in annual revenue accept crypto, compared to 34% of small businesses. The report indicates crypto payments are transitioning from experimentation to routine commerce, with 84% of merchants expecting crypto to become common within five years. Key drivers include customer demand—88% of merchants have received crypto payment inquiries—and the potential to attract new customers. However, merchants emphasize the need for crypto payment setups to be as simple as card transactions, with 90% more likely to adopt if the user experience matches traditional methods. PayPal's "Pay with Crypto" feature aims to address this by offering instant settlement and lower costs through conversion to stablecoins or fiat.

Key Takeaways
  • About 4 in 10 U.S. merchants (40%) now accept crypto at checkout, PayPal and the National Cryptocurrency Association said, citing a Harris Poll survey.
  • 50% of merchants with over $500 million in annual revenue accept crypto, versus 34% of small businesses and 32% of midsize firms.
  • Merchants say customers are asking to pay with crypto, but most want setup and checkout to be as easy as taking card payments.

PayPal and the National Cryptocurrency Association said crypto payments are moving from edge-case experimentation toward routine checkout, with adoption strongest among large enterprises.

In a report released Tuesday, the groups said 39% of U.S. merchants surveyed already accept cryptocurrency, and 84% expect crypto payments to become common within five years.

Try Our Recommended Crypto Exchanges
Sponsored
Disclosure
We sometimes use affiliate links in our content, when clicking on those we might receive a commission at no extra cost to you. By using this website you agree to our terms and conditions and privacy policy.

Bitget

promotions
New user rewards up to 6,200 USDT.
Coins
88
Claim Offer

Bitunix

promotions
Receive up to $100,000 worth of exclusive gifts for newcomers upon registration.
Coins
151
Claim Offer

BTCC

promotions
Get up to 10,055 USDT when you register, verify, and make the first deposit and the first trades.
Coins
162
Claim Offer
Explore All Offers

Crypto Adoption Driven by Growing Customer Demand

The survey points to a basic dynamic: shoppers ask, merchants follow.

Nearly 88% of merchants said they have received customer inquiries about paying with crypto, while 69% said customers want to use crypto at least monthly.

PayPal framed crypto acceptance as a practical growth lever, not a branding stunt.

May Zabaneh, PayPal’s vice president and general manager of crypto, said the data and PayPal’s customer conversations show crypto payments “moving beyond experimentation and into everyday commerce.”

Merchants also tied crypto payments to acquisition. About 79% said accepting crypto could help attract new customers, the report said.

Large enterprises are leading the shift. The survey found 50% of merchants with more than $500 million in annual revenue already accept crypto, compared with 34% of small businesses and 32% of midsize firms.

Among merchants that accept crypto, respondents said it accounts for 26% of total sales, and 72% reported their crypto-related sales rose over the past year.

The Last Mile Problem: Make It Feel Like Cards

The report suggests adoption is not only about ideology or cost. It is also about user experience.

A majority of merchants said they would be more likely to accept crypto if it looked and behaved like what they already know.

The survey found 90% would try accepting crypto if the experience matched the ease of traditional card payments, and 90% would be likely to accept crypto if the setup were as simple as accepting credit cards.

That preference for a card-like experience aligns with PayPal’s efforts to productize crypto checkout.

In July 2025, PayPal announced “Pay with Crypto,” pitching near-instant settlement and lower transaction costs for merchants by converting crypto to stablecoin or fiat at checkout.

PayPal’s published terms describe a flow where eligible customers pay from supported external wallets, crypto is converted into PYUSD when needed, and PayPal then converts PYUSD to fiat for the merchant’s business account.

The NCA’s president, Stu Alderoty, argued the constraint is not demand but comprehension, saying “interest in crypto isn’t the problem; understanding is.”

Top Picks for Bitcoin
  • Best Exchanges for Bitcoin Get A Great Offer When You Join These Exchanges
  • Buy Bitcoin Fast & Easy How To Buy Bitcoin With a Credit Card Now
  • Best Online Casinos for Bitcoin See Our Picks for the Best Crypto Gambling Sites

Pertanyaan Terkait

QWhat percentage of U.S. merchants currently accept cryptocurrency payments according to the PayPal survey?

A40% of U.S. merchants now accept cryptocurrency at checkout.

QWhich size of business shows the highest adoption rate for crypto payments, and what is that rate?

ALarge businesses with over $500 million in annual revenue show the highest adoption rate, with 50% of them accepting crypto payments.

QWhat is the majority of merchants' expectation for the future of crypto payments?

A84% of merchants expect crypto payments to become common within the next five years.

QWhat is the primary reason merchants cite for wanting to accept cryptocurrency?

AThe primary reason is customer demand, with 88% of merchants reporting they have received customer inquiries about paying with crypto.

QWhat key requirement do most merchants have for adopting crypto payments, according to the survey?

A90% of merchants said they would be more likely to accept crypto if the setup and checkout experience were as easy as accepting traditional credit card payments.

Bacaan Terkait

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

Artikel ini menganalisis Bitcoin dari sudut pandang "aset digital" atau "emas digital", tanpa memberikan saran investasi. Penulis membahas tiga hal utama: **1. Bagaimana Memandang Bitcoin sebagai Aset:** Bitcoin dianggap sebagai kelas aset baru yang unggul dibandingkan emas dalam hal: jumlah terbatas (21 juta koin), kemampuan transfer yang mudah dan aman (kunci pribadi), dan transparansi/auditabilitas penuh (blockchain). Meski awalnya digunakan di area abu-abu, regulasi semakin mengatur. Adopsi global crypto saat ini sekitar 3-4%, menandakan fase awal dengan volatilitas tinggi namun juga potensi pertumbuhan jangka panjang. **2. Memahami Penurunan Harga Terkini:** Penurunan ~50% dari puncak $126k (Okt 2025) ke ~$61k (Feb 2026) dipandang sebagai penjualan siklis yang terprediksi pasca-*halving*, dan sebagai proses "peralihan kepemilikan" historis dari *early holders* ke investor institusional melalui ETF. Data historis menunjukkan tren penurunan persentase *drawdown* setiap siklus (dari >90% ke ~50%), mengindikasikan aset yang semakin matang. **3. Pandangan Jangka Panjang:** Kerangka analisisnya adalah membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin (~$1.4T pada $70k) dengan emas (~$20T). Bitcoin baru mencapainya sekitar 7%. Jika narasi "emas digital" terealisasi sebagian (misal, 30-50% kapitalisasi emas), ruang naiknya masih signifikan. Risiko terbesar bukanlah Bitcoin menjadi nol, melainkan manajemen portofolio yang buruk (seperti *all-in* atau pakai leverage) dan kurangnya pemahaman mendalam, yang bisa membuat investor *exit* dipaksakan sebelum potensi jangka panjang terwujud. Kesimpulan: Volatilitas tinggi adalah "harga" untuk potensi imbal hasil tinggi. Pertanyaan kuncinya adalah apakah penurunan ini menandakan kegagalan narasi "emas digital" atau hanya fase peralihan dalam evolusinya dari aset spekulatif ke aset alokasi. Jawabannya bergantung pada keyakinan mendasar terhadap aset ini.

marsbit1j yang lalu

Narasi BTC sebagai 'Emas Digital' Apakah Sudah Gagal?

marsbit1j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

**Dari Kode ke Kognisi: Evolusi Otak Robot** Era robot sebelumnya bergantung pada kode yang dirancang dengan hati-hati untuk persepsi, perencanaan, dan kontrol (seperti PID), membatasi kemampuan generalisasi. Kemajuan datang dengan pembelajaran mendalam untuk persepsi visual dan pembelajaran penguatan untuk kontrol motorik, tetapi kebijakan tetap sempit. Titik balik terjadi dengan munculnya Model Bahasa Besar (LLM). LLM bertindak sebagai perencana tingkat tinggi, menerjemahkan instruksi bahasa alami menjadi urutan keterampilan atomik untuk dieksekusi oleh sistem robot tradisional (seperti ROS2). Ini adalah lompatan besar, tetapi LLM hanya penjadwal cerdas, bukan penggerak langsung. Lompatan berikutnya adalah Model Visi-Bahasa-Aksi (VLA). Model ini menggabungkan persepsi visual dan instruksi bahasa langsung ke dalam satu jaringan neural untuk menghasilkan perintah gerakan, menyatukan penalaran dan tindakan. Ini memungkinkan generalisasi yang lebih baik. Arsitektur populer (seperti di Figure AI, NVIDIA GR00T) menggunakan sistem "otak ganda": Model S2 yang besar dan lambat (7-9Hz) untuk penalaran tingkat tinggi, dan model S1 yang kecil dan cepat (200Hz) untuk menghasilkan gerakan halus. Lapisan S0 (1kHz) menangani keseimbangan dan koordinasi refleksif. Komputasi untuk kontrol keselamatan yang kritis dijalankan secara lokal di papan (mis., pada NVIDIA Jetson) karena masalah latensi dan keandalan jaringan. Cloud digunakan untuk antarmuka percakapan dan pembelajaran kumpulan data. Model sumber terbuka (seperti OpenVLA, NVIDIA GR00T, π0) sangat penting, memungkinkan startup mengadaptasi model dasar dengan data robot mereka sendiri, mempercepat inovasi. Namun, VLA masih memiliki keterbatasan: pemulihan kesalahan, efisiensi sampel, generalisasi lintas platform, perencanaan jangka panjang, dan pemahaman fisika yang mendalam. Di sinilah **Model Dunia** menjadi kunci. Model Dunia adalah jaringan neural yang memprediksi keadaan dunia masa depan berdasarkan keadaan saat ini dan tindakan yang diusulkan (misalnya, menghasilkan video yang disimulasikan). Ini memungkinkan robot untuk "berpikir sebelum bertindak", mensimulasikan berbagai skenario, mengevaluasi hasil, dan memilih tindakan terbaik sebelum eksekusi. Pendekatan ini meningkatkan pemulihan, generalisasi, perencanaan, keamanan, dan memungkinkan pembangkitan data sintetis skala besar. Arsitektur utama termasuk difusi video tingkat piksel (Cosmos/Sora), JEPA (LeCun), dan model dunia tindakan laten (Genie). Masa depan robot humanoid mungkin menggabungkan VLA dengan Model Dunia untuk perencanaan berbasis simulasi. Data (terutama melalui operasi jarak jauh) tetap menjadi penghalang utama. Sementara narasi "momen ChatGPT" untuk robot agak menyesatkan (saat ini lebih mirip era GPT-2), kemajuan menuju robot yang mampu beradaptasi secara umum sangat cepat. Evolusi dari kode buatan ke model dunia yang dipelajari secara perlahan memindahkan kecerdasan dari pikiran insinyur ke dalam sistem yang mampu memahami dan membayangkan dunia.

marsbit1j yang lalu

Dari Kode ke Kognisi: Panduan Panjang Evolusi Otak Robot

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli 4

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian 4 (4) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli 4 (4) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan 4 (4) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan 4 (4) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading 4 (4)Lakukan trading 4 (4) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

747 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.10.20Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli 4

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga 4 (4) disajikan di bawah ini.

活动图片