Titik Pembalikan yang Terlewat (Missed Pivot Points, MPP) adalah level-level yang digambar pada grafik. Perbedaan utama MPP terletak pada cara penggambarannya yang tidak standar, melainkan berdasarkan perhitungan. Titik-titik pembalikan yang terlewat ini didasarkan pada data periode perdagangan sebelumnya, yang dapat berupa hari, minggu, atau bulan. Alat ini dipopulerkan oleh trader ritel Rob Booker, yang berspesialisasi dalam perdagangan short.
Lalu, bagaimana cara menghitungnya?
Perhitungan Titik Pembalikan yang Terlewat
Untuk menentukan lokasi suatu titik pembalikan yang terlewat, perlu dicari rata-rata aritmatika dari harga penutupan, harga tertinggi, dan harga terendah periode perdagangan sebelumnya. Mengingat dasar penentuan level ini adalah matematika, penggambarannya pada grafik tidak selalu terlihat jelas secara visual. Gerakan harga Bitcoin di bursa Bitstamp dapat membantu memperjelasnya:

Sumber: tradingview.com
Pada grafik, terdapat banyak garis dengan warna berbeda: merah untuk bulanan, hijau untuk mingguan, dan biru untuk harian. Seperti terlihat dari gambar, tidak semua garis dapat digambar hanya dengan mengandalkan mata, karena seringkali tidak bertepatan dengan titik ekstrem.
Dalam perdagangan kripto nyata, Anda tidak perlu menghitung sendiri titik pembalikan yang terlewat. Platform perdagangan akan melakukannya secara otomatis. Misalnya, di TradingView, Anda hanya perlu mengatur argumen "Hari yang Lalu". Ini menentukan rentang waktu untuk mencari level-level tersebut. Secara default, argumen ini diatur menjadi 180 hari. Trader kripto dapat mengurangi atau menambah parameter ini sesuai keinginannya.
Setelah memahami cara menggambar dan menerapkan titik pembalikan yang terlewat, mari kita bahas cara berdagang dengan menggunakannya.
Titik Pembalikan yang Terlewat dalam Perdagangan
Rob Booker sendiri berpendapat bahwa level-level ini berfungsi sebagai semacam magnet: harga akan cenderung mendekatinya. Sinyal pembalikan terbaik bagi trader kripto adalah area di mana terdapat banyak level yang berbeda. Ini memperkuat sinyal bahwa kemungkinan besar tren jangka panjang akan berbalik.
Jika kita melihat grafik harian Bitcoin, saat ini zona resistensi yang cukup kuat terbentuk dalam dua kisaran: $62.000–66.000 dan $74.000–80.000. Jika BTC dapat menembus di atasnya, pertumbuhan serius sangat mungkin terjadi. Saat ini, mereka berfungsi sebagai zona resistensi yang signifikan.
Selain itu, Booker menyatakan bahwa kumpulan titik pembalikan yang terlewat seringkali dikonfirmasi oleh level-level Fibonacci. Jika kita melihat Bitcoin dari titik terendah hingga tertingginya, ini memang benar. Level koreksi 50% berada di sekitar $63.000, sehingga masuk ke dalam kisaran pertama, sedangkan level 38,2% tidak jauh dari $78.000, yang sesuai dengan kisaran harga kedua.

Sumber: tradingview.com
Selain itu, titik pembalikan yang terlewat juga dapat digunakan seperti level support dan resistance biasa. Dalam hal ini, Anda hanya perlu memutuskan strategi: strategi penembusan atau strategi pantulan. Pada strategi pertama, transaksi dilakukan saat level ditembus ke arahnya, sedangkan pada strategi kedua, transaksi dilakukan ke arah berlawanan. Bagaimanapun, jangan lupa untuk menempatkan stop order untuk mencegah kerugian yang tidak terbatas.
Meskipun titik masuk yang terlewat menurut Rob Booker adalah alat yang sederhana dan efektif, alat ini memiliki beberapa kekurangan.
Kekurangan Indikator
Kekurangan pertama — banyak variasi. Terdapat cukup banyak versi titik masuk yang terlewat. Ada versi menurut Booker, menurut DeMark (Thomas DeMark), menurut Wood (Ken Wood), dan lainnya. Semua versi ini berhak untuk ada, dan efektivitasnya tergantung pada sistem perdagangan spesifik.
Kekurangan kedua — titik masuk yang terlewat tidak boleh digunakan sebagai alat analisis mandiri. Bahkan Rob Booker sendiri dalam pelajarannya selalu menggunakan indikator Knoxville Divergence sebagai konfirmasi.
Kekurangan ketiga — subjektivitas. Penentuan area di mana terdapat banyak titik pembalikan yang terlewat, seperti yang disarankan Booker, tidak memiliki batasan yang jelas. Hal ini dapat menyebabkan hasil yang tidak jelas.
Kekurangan keempat — indikator ini dapat memberikan sinyal palsu, terutama selama periode konsolidasi.
Kesimpulan
Titik Pembalikan yang Terlewat oleh Rob Booker, MPP, adalah indikator yang beroperasi berdasarkan prinsip level support dan resistance. Keunikan MPP terletak pada kenyataan bahwa kumpulan garisnya digambar bukan berdasarkan representasi visual, melainkan berdasarkan perhitungan matematis.
Materi dan informasi ini bukan merupakan rekomendasi individual atau jenis rekomendasi lainnya. Pendapat redaksi mungkin tidak sejalan dengan pendapat portal analitis dan ahli.





