Crypto Market Still In Fear After Historical Lows, But Can Bitcoin And Ethereum Recover?

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2026-05-01Terakhir diperbarui pada 2026-05-01

The crypto market is still struggling to fully shake off the fear that dominated most of April, even though Bitcoin and Ethereum prices have started to show signs of stabilization. The latest Crypto Fear & Greed Index from Alternative.me shows the market at 26, which keeps sentiment still in the fear zone. That is slightly better than last month’s extreme fear reading of 8.

Traders are no longer in panic mode, but they are also not confident enough to call the recovery safe and dive full-head on into Bitcoin and Ethereum.

Fear Has Eased, But Investors Are Still Not Comfortable

The crypto market opened May 2026 in a state of persistent anxiety, and the Fear & Greed Index chart shows just how fragile the recovery has been. At the start of April, the index was stuck in deep fear levels, with readings around 8 to 12 in the first week. That reading was due to heavy caution across the market, as Bitcoin and Ethereum struggled to recover from earlier selling pressure.

According to data from Alternative.me, the Crypto Fear & Greed Index is at a 26 reading on May 1, a three-point decline from the previous day’s reading of 29.

Fear And Greed Index. Source: Alternative.me

Sentiment improved gradually through the middle of the month, climbing into the 20s before briefly pushing into 46 and 67 on April 23 and April 27, respectively. Those two spikes were important because they showed that traders were beginning to respond to the rebound in prices when Bitcoin pushed above $78,000.

However, the index has now fallen back to 26, meaning the market failed to hold the stronger sentiment seen last week. A move from 8 to 26 shows that extreme panic has eased, but a fall from 39 last week to 26 now shows that the confidence is not strong yet.

Crypto Fear And Greed Index. Source: Alternative.me

Can Bitcoin And Ethereum Recover?

Bitcoin posted a 12% gain across April, but the macro backdrop and profit-taking have prevented that momentum from translating into durable bullish sentiment. Nonetheless, Bitcoin has been the stronger side of recovery attempts in April.

At the time of writing, Bitcoin is trading around $77,000, and it recently came close to breaking above $80,000 on Monday, April 27 before losing momentum. That rejection explains why fear is still high. The market still needs proof that the rebound can survive beyond short-term relief buying. A clean move above $80,000 would likely change the tone of the sentiment, and the Fear and Greed Index could start to flip positive.

Ethereum’s position is more complicated. ETH is trading at $2,274, with CoinMarketCap data showing a 24-hour gain of about 1% at the time of writing. That shows some short-term recovery, but Ethereum is still not leading the market in the same way Bitcoin is.

Bitcoin has benefited from stronger ETF inflows, while Ethereum has been more uneven with fewer inflows. In order for Ethereum to recover properly, it likely needs Bitcoin to first stabilize above resistance at $2,300. From here, the leading altcoin could start to post price recoveries in May.

BTC price stabilizing in favor of the bulls | Source: BTCUSD on Tradingview.com

Bacaan Terkait

「Saham Konsep Nvidia」Wawancara dengan Co-Founder CoreWeave: Permintaan AI Terus Meningkat Setiap Hari

Wawancara dengan para eksekutif CoreWeave, penyedia cloud khusus AI, menggarisbawahi bahwa permintaan akan komputasi AI terus meningkat dan berkembang setiap hari, mendorong perubahan besar dalam infrastruktur. Fokus tidak lagi hanya pada ketersediaan GPU, tetapi meluas ke tantangan kompleks seperti daya untuk pusat data, CPU, penyimpanan, dan pasokan komponen. CoreWeave, yang melayani klien utama seperti OpenAI dan Microsoft, melihat pergeseran struktural dalam beban kerja AI. Dengan munculnya AI agen dan model penalaran, pentingnya CPU dan penyimpanan semakin meningkat. Perusahaan merancang ulang pusat datanya untuk mengakomodasi lebih banyak CPU (seperti Vera CPU dari Nvidia) dan penyimpanan di samping server GPU generasi mendatang (seperti Vera Rubin). Para eksekutif menekankan bahwa model bisnis mereka sepenuhnya didorong oleh kontrak dan permintaan pelanggan. Mereka bersaing berdasarkan rekam jejak eksekusi yang terbukti, kemampuan teknikal, dan kemampuan menyediakan kinerja serta efisiensi biaya per token terbaik. Saat ini, hambatan utama bukanlah GPU, melainkan ketersediaan "powered shells" (bangunan pusat data yang siap daya) dan komponen di dalamnya. Mereka juga menjelaskan bahwa biaya komponen seperti HBM (memori bandwidth tinggi) diteruskan kepada pelanggan melalui kontrak yang sudah ditetapkan sebelumnya, sehingga melindungi margin CoreWeave. Untuk generasi hardware baru seperti server Vera Rubin, pola deployment diperkirakan akan meningkat signifikan sekitar tahun 2027, mengikuti pola pendahulunya, platform Blackwell.

marsbit7m yang lalu

「Saham Konsep Nvidia」Wawancara dengan Co-Founder CoreWeave: Permintaan AI Terus Meningkat Setiap Hari

marsbit7m yang lalu

STRC Lepas Anker 11%, Mesin Uang Abadi Strategy Masih Berputar?

Prioritas saham STRC Strategy, yang dirancang untuk diperdagangkan di sekitar nilai nominal $100, terus mengalami disosiasi ("de-pegging"). Harga sempat turun hingga $83.26, jauh di bawah nilai target. STRC adalah mesin utama dalam "roda modal" Strategy, memungkinkan perusahaan mengumpulkan uang tanpa mengencerkan ekuitas pemegang saham biasa (MSTR). Model ini bergantung pada harga STRC yang stabil di $100 agar mekanisme penerbitan saham terus berjalan. Meskipun Strategy telah meningkatkan dividen menjadi 11.5% dan mempercepat pembayarannya untuk menarik investor, harga tetap turun. Penyebabnya diduga karena tekanan jual dari dana arbitrase yang menggunakan leverage dan, yang lebih penting, kekhawatiran pasar terhadap likuiditas Strategy. Laporan Morgan Stanley menyoroti cadangan kas Strategy yang terbatas untuk membayar dividen, sementara Strategy berargumen bahwa cadangan Bitcoin-nya cukup untuk jangka panjang. Namun, keputusan Strategy baru-baru ini untuk menjual sejumlah kecil Bitcoin (meski disebut sebagai "uji coba") telah mengguncang kepercayaan pasar pada narasi "HODL" mereka yang lama. Jika STRC tetap diskon dan kemampuan pendanaan Strategy melemah, kekhawatiran bahwa perusahaan mungkin perlu menjual lebih banyak Bitcoin untuk memenuhi kewajibannya bisa meningkat. Ini berpotensi mengubah Strategy dari pembeli besar Bitcoin menjadi penjual, memberikan tekanan signifikan pada harga pasar.

链捕手24m yang lalu

STRC Lepas Anker 11%, Mesin Uang Abadi Strategy Masih Berputar?

链捕手24m yang lalu

Di Balik Skor AI, Ada "Pembuat Soal" Seorang Tionghoa

Setiap peluncuran model AI terbaru, industri sering merujuk pada sejumlah "rapor" standar seperti MMLU-Pro, MMMU, dan MMMU-Pro. Di balik sistem evaluasi kunci ini, terdapat seorang "penyusun soal" bernama Chen Wenhu, asisten profesor di University of Waterloo. MMLU-Pro dikembangkan oleh Chen dan timnya sebagai respons atas keterbatasan MMLU lama. Ketika model-model mutakhir seperti o3 OpenAI mulai mencapai skor hampir sempurna, MMLU-Pro hadir dengan 12.032 soal yang lebih menantang, memperluas pilihan jawaban dan menekankan penalaran, sehingga berhasil membedakan kemampuan model yang sebelumnya tampak setara. Chen juga terlibat dalam MMMU, tolok ukur multimodal yang mengevaluasi pemahaman model terhadap gambar, grafik, dan teks secara terintegrasi. MMMU-Pro kemudian menyempurnakannya dengan memastikan model tidak bisa mengandalkan teks saja. Latar belakang Chen dalam pemahaman informasi kompleks dan pengembangannya di Google DeepMind untuk proyek Gemini memberinya wawasan mendalam. Ia mendirikan TIGERLab (atau "Geng Harimau"), yang tidak hanya fokus pada evaluasi tetapi juga riset model, seperti UniVideo untuk video dan MoCha untuk karakter virtual. Saat ini, Chen bergabung dengan Meta Super Intelligence Lab, terus berkontribusi pada data dan evaluasi multimodal. Karyanya mengingatkan bahwa di balik kemajuan AI yang terlihat, ada banyak talenta seperti dirinya yang membangun fondasi penting bagi perkembangan industri.

marsbit1j yang lalu

Di Balik Skor AI, Ada "Pembuat Soal" Seorang Tionghoa

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片