Cabang AS Copper menjadi anggota FINRA, broker-dealer terdaftar SEC

cointelegraphDipublikasikan tanggal 2026-08-13Terakhir diperbarui pada 2026-08-13

Abstrak

Penyedia infrastruktur aset digital, Copper, kini memiliki kehadiran teregulasi di Amerika Serikat setelah entitas lokalnya, Copper Markets (US) Inc., resmi menjadi anggota Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) dan dealer-broker terdaftar di Securities and Exchange Commission (SEC) per 7 Agustus. Keanggotaan FINRA ini memungkinkan perusahaan memperluas layanan infrastruktur kustodian dan perdagangan institusionalnya ke pasar AS. Layanan yang akan ditawarkan termasuk kustodi terkualifikasi, staking, pembiayaan, layanan over-the-counter, serta akses ke Jaringan ClearLoop untuk mengelola aset kripto dan token sebagai agunan. Ekspansi ini menegaskan posisi Copper sebagai "Kustodian Terkualifikasi" di bawah aturan SEC.

Penyedia infrastruktur aset digital Copper telah membangun kehadiran yang teregulasi di AS setelah entitas lokalnya menjadi broker-dealer yang terdaftar di Securities and Exchange Commission (SEC) dan anggota Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).

Copper mengumumkan pada Rabu bahwa Copper Markets (US) Inc. telah diterima sebagai anggota FINRA, memungkinkan perusahaan untuk memperluas infrastruktur kustodian dan perdagangan institusionalnya ke pasar AS.

Catatan FINRA BrokerCheck menunjukkan Copper Markets memiliki status pendaftaran SEC yang disetujui dengan tanggal 7 Agustus. Catatan tersebut juga mengidentifikasi FINRA sebagai organisasi pengatur mandiri perusahaan.

Copper menyatakan bahwa cabang AS-nya akan menawarkan layanan kustodian yang memenuhi syarat, staking, pembiayaan, dan layanan over-the-counter, serta akses ke ClearLoop Network-nya, yang memungkinkan institusi untuk menjanjikan dan memindahkan aset kripto serta aset yang ditokenisasi sebagai jaminan antara para pihak lawan.

Perusahaan menggambarkan ekspansi ini sebagai pembentukan kehadiran AS-nya sebagai "Kustodian yang Memenuhi Syarat". Di bawah peraturan SEC, broker-dealer terdaftar yang memegang aset klien dalam rekening nasabah dapat memenuhi syarat sebagai kustodian.

Artikel Terkait: Pengguna Bitcoin beralih ke lemparan dadu saat pengaturan kustodi mandiri dievaluasi ulang

Pertanyaan Terkait

QApa yang dicapai oleh unit bisnis Copper di AS baru-baru ini?

AUnit bisnis Copper di AS, yaitu Copper Markets (US) Inc., telah resmi menjadi broker-dealer yang terdaftar di Securities and Exchange Commission (SEC) dan anggota Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).

QApa arti penting dari penerimaan Copper Markets (US) Inc. sebagai anggota FINRA?

APenerimaan sebagai anggota FINRA memungkinkan perusahaan memperluas infrastruktur kustodian dan perdagangan institusionalnya ke pasar Amerika Serikat.

QLayanan apa yang akan ditawarkan oleh unit bisnis Copper di AS?

AUnit bisnis Copper di AS akan menawarkan layanan kustodian yang memenuhi syarat, staking, pembiayaan, layanan over-the-counter, serta akses ke ClearLoop Network untuk mengelola aset kripto dan token sebagai jaminan.

QBagaimana status pendaftaran SEC untuk Copper Markets tercatat?

ACatatan FINRA BrokerCheck menunjukkan status pendaftaran SEC Copper Markets disetujui pada tanggal 7 Agustus, dengan FINRA sebagai organisasi pengatur mandiri (self-regulatory organization) perusahaan.

QApa yang dimaksud dengan 'Qualified Custodian' dalam konteks aturan SEC?

AMenurut aturan SEC, broker-dealer terdaftar yang memegang aset klien dalam akun nasabah dapat memenuhi syarat sebagai 'Qualified Custodian' atau Kustodian yang Memenuhi Syarat.

Bacaan Terkait

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报2j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片