Kebijakan RegulasiBerita

Berfokus pada perkembangan regulasi global, perubahan kebijakan, dan persyaratan kepatuhan. Ini memberikan analisis mendalam tentang regulasi pemerintah dan dampaknya terhadap industri kripto dan blockchain, membantu bisnis dan investor untuk mengelola risiko terkait kebijakan secara proaktif.

The New York Times: Setelah Trump Kembali ke Gedung Putih, Gugatan Kripto SEC Mundur Besar-besaran

Investigasi The New York Times mengungkap bahwa setelah kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih, Securities and Exchange Commission (SEC) AS secara drastis mengurangi gugatan dan penuntutan terhadap perusahaan cryptocurrency. Lebih dari 60% kasus crypto yang sedang berjalan diperlakukan lebih ringan—ditangguhkan, dikurangi sanksinya, atau dibatalkan sepenuhnya. SEC membatalkan 7 kasus crypto, 5 di antaranya melibatkan perusahaan dengan hubungan diketahui kepada Trump. Tujuh kasus lainnya ditangguhkan atau diselesaikan dengan persyaratan yang menguntungkan, dengan 3 di antaranya memiliki kaitan dengan Trump. Hanya 9 kasus yang tidak diubah, dan tidak satu pun dari perusahaan tersebut memiliki hubungan yang diketahui dengan Trump. SEC menyatakan keputusan ini murni berdasarkan pertimbangan hukum dan kebijakan, termasuk keraguan tentang yurisdiksinya atas industri crypto, dan menyangkal adanya keberpihakan politik. Namun, pola penarikan kasus ini sangat tidak biasa, dengan tingkat pembatalan kasus crypto yang jauh lebih tinggi dibandingkan kasus industri lainnya. Beberapa perusahaan yang mendapat keringanan, seperti Binance dan Gemini, terlibat dalam transaksi bisnis besar dengan keluarga Trump atau menyumbang untuk tujuan politiknya. Inti masalahnya adalah Trump, sebagai partisipan sekaligus pembuat kebijakan utama industri, menciptakan potensi konflik kepentingan. Kebijakan baru SEC menandai perubahan 180 derajat dari era Biden, di mana SEC secara agresif mengajukan gugatan. Para kritikus, termasuk mantan penasihat SEC, memperingatkan bahwa pengurangan pengawasan ini dapat membahayakan investor dan stabilitas sistem keuangan.

marsbit12/16 09:28

The New York Times: Setelah Trump Kembali ke Gedung Putih, Gugatan Kripto SEC Mundur Besar-besaran

marsbit12/16 09:28

Akankah Pengembang Bitcoin Keonne Rodriguez Menjadi Orang Kripto Berikutnya yang Dimaafkan oleh Trump?

Baik, berikut adalah ringkasan dalam Bahasa Indonesia (sekitar 1500 karakter): Pengembang Bitcoin, Keonne Rodriguez, menghadapi batas waktu untuk melaporkan diri ke penjara federal pada 20 Desember untuk menjalani hukuman lima tahun. Ia adalah co-founder Samourai Wallet, dompet privasi Bitcoin yang menawarkan layanan pencampuran koin (Whirlpool) untuk memutus jejak transaksi. Meski teknis, kasusnya berubah serius karena jaksa menuduhnya menjalankan bisnis transmisi uang tanpa izin. Bukti obrolan menunjukkan mereka mengetahui dan bahkan mempromosikan penggunaan dompetnya untuk pencucian uang. Namun, harapan muncul ketika nama Rodriguez disebutkan dalam pertemuan dengan Presiden Trump di Oval Office pada 16 Desember. Trump mengatakan akan "mempelajari kasusnya" dan meminta Jaksa Agung untuk menindaklanjuti. Ini memicu spekulasi bahwa Rodriguez bisa menjadi orang berikutnya di industri crypto yang mendapat pengampunan presiden, mengikuti jejak Ross Ulbricht (Silk Road), mantan eksekutif BitMEX, dan pendiri Binance CZ. Kasus Rodriguez berada di garis batas antara inovasi privasi dan penegakan hukum. Pengampunan darinya akan menyelamatkan satu individu, tetapi tidak akan menyelesaikan ketegangan mendasar ini. Meski layanan terpusat seperti Samourai dapat ditutup, kebutuhan akan privasi akan tetap ada, mendorong lahirnya tools yang lebih terdesentralisasi dan sulit diatur.

marsbit12/16 02:58

Akankah Pengembang Bitcoin Keonne Rodriguez Menjadi Orang Kripto Berikutnya yang Dimaafkan oleh Trump?

marsbit12/16 02:58

活动图片