Token Fungsional RWA, Jangan Menipu Diri Sendiri
Artikel ini, ditulis oleh pengacara Shao Jiadan, memperingatkan proyek-proyek RWA (Real World Assets) yang mengklaim token mereka sebagai "token utilitas" atau "token fungsional" bukan sekuritas. Penulis menekankan bahwa regulator global tidak peduli dengan label yang digunakan, tetapi melihat substansi aktivitasnya.
Dengan menggunakan contoh kasus nyata seperti DeFi Money Market (DMM) dan Unicoin, artikel menunjukkan bagaimana regulator seperti SEC AS secara konsisten mengklasifikasikan token RWA yang menawarkan imbalan hasil sebagai sekuritas. Alasan utamanya adalah karena struktur ini melibatkan investasi uang dalam kumpulan aset bersama dengan ekspektasi keuntungan yang dihasilkan dari usaha orang lain.
Artikel ini menyoroti konflik fundamental: token utilitas menekankan penggunaan dan konsumsi, sedangkan RWA berfokus pada aset, pendapatan, dan imbal hasil. Setiap skema yang menawarkan bagi hasil, pembagian keuntungan, atau arus kas dari aset dunia nyata akan dianggap sebagai kontrak investasi (security).
Kesimpulan kerasnya adalah bahwa banyak proyek yang menyembunyikan kegiatan penggalangan dana yang seharusnya tunduk pada regulasi sekuritas. Penulis menegaskan bahwa untuk operasi yang berkelanjutan, proyek RWA yang menawarkan imbalan kepada publik harus mematuhi kerangka peraturan sekuritas, bukan bersembunyi di balik klaim "token fungsional".
marsbit12/25 03:17