Bitwise: Mengapa Modal Top Gila-gilaan Bertaruh pada Blockchain Publik Baru? Jawabannya Tersembunyi dalam Tiga Poin Ini
Kabar industri sering muncul beriringan. Momen seperti ini patut diperhatikan, karena menandakan tren besar sedang terjadi. Pekan ini, penerbit stablecoin Circle mengumumkan pendanaan $222 juta untuk proyek blockchain barunya, Arc, dengan valuasi $3 miliar, didukung investor seperti BlackRock dan Apollo. Sehari sebelumnya, jaringan Canton Network dikabarkan mendapat $300 juta dipimpin a16z dengan valuasi $2 miliar. Sedangkan Tempo dari Stripe telah meraih $500 juta dengan valuasi $5 miliar akhir tahun lalu.
Ketiga blockchain publik baru ini — Arc, Canton, Tempo — dirancang khusus untuk stablecoin dan tokenisasi aset. Gelombang pendanaan besar ini memberikan tiga wawasan kunci:
1. **Modal Mengikuti Regulasi.** Semua pendanaan besar terjadi setelah AS mengesahkan *Genius Act* pada Juli 2025, yang memperjelas aturan. Kejelasan regulasi menjadi katalis utama. Prospek *Clarity Act* yang lebih komprehensif diharapkan membuka peluang lebih besar, terutama di bidang tokenisasi aset dan infrastruktur keuangan yang sesuai aturan.
2. **Privasi Menjadi Fitur Inti.** Perbedaan utama ketiga blockchain ini dengan Ethereum atau Solana adalah fitur privasi transaksi yang tertanam secara native. Transparansi penuh di blockchain publik bisa menjadi kelemahan dalam skenario bisnis, di mana kerahasiaan informasi seperti transaksi atau gaji diperlukan. Desain yang memprioritaskan privasi ini menjawab kebutuhan institusi tradisional.
3. **Raksasa Tradisional Masuk Arena.** Proyek-proyek ini didukung oleh perusahaan dan lembaga keuangan mapan: Arc oleh Circle, Canton oleh konsorsium seperti Goldman Sachs dan DTCC, serta Tempo oleh Stripe dengan mitra seperti Visa dan Deutsche Bank. Kehadiran mereka membawa modal besar, eksekusi yang kuat, dan operasi yang terstandardisasi. Meski proyek asli kripto tetap punya keunggulan, persaingan dari kedua pihak diharapkan dapat mempercepat inovasi dan memperluas batasan industri.
marsbit05/14 09:21