Trade.xyz Tolak Rebase Picu Kontroversi, Pasar Pre-IPO On-Chain Hadapi Ujian Penetapan Harga
Penulis: Nancy, PANews
Ketika para pemain kripto memamerkan pesanan pembelian SpaceX di media sosial, Trade.xyz di Hyperliquid justru menjadi sorotan kontroversi karena aturan penetapan harga kontrak berkelanjutan (perpetual) pra-penawaran umum perdana (Pre-IPO) untuk SPCX (SpaceX).
Pada 10 Juni, Trade.xyz merilis pernyataan menanggapi kontroversi tersebut. Platform menjelaskan bahwa kontrak IPOP mereka adalah kontrak perpetual tipe harga yang bertujuan melacak ekspektasi harga per saham, bukan valuasi perusahaan total. Oleh karena itu, informasi seperti total saham atau kapitalisasi pasar bukan bagian dari logika penetapan harga. Contoh edukatif awal yang menunjukkan cara menghitung harga per saham berdasarkan asumsi valuasi telah dihapus karena dianggap menyesatkan.
Pemicu masalah adalah pengungkapan dalam prospektus SpaceX bahwa jumlah saham sebenarnya adalah 13,08 miliar, sekitar 10% lebih tinggi dari perkiraan pasar sebelumnya (11,87 miliar). Bursa terpusat (CEX) lain menangguhkan perdagangan dan menyesuaikan harga berdasarkan data baru, sementara Trade.xyz tidak melakukannya karena logika produknya tidak bergantung pada data jumlah saham. Hal ini memicu kesenjangan harga dan peluang arbitrase antar platform.
Trade.xyz menyatakan harga SPCX akan konvergen dengan harga pasar saham SpaceX yang sebenarnya setelah IPO selesai dan data perdagangan eksternal tersedia. Namun, respons ini justru memperbesar kritik. Banyak pengguna merasa platform tidak transparan sejak awal tentang aturan kontrak, dan penjelasan serta revisi dokumen dilakukan setelah kontroversi terjadi. Kerugian finansial nyata dialami oleh trader yang memegang posisi long (beli), karena harga turun sekitar 10% tanpa mekanisme penyesuaian (rebase), menyebabkan likuidasi bagi pengguna leverage tinggi.
Artikel ini membahas tantangan besar bagi Perp DEX (Decentralized Exchange untuk kontrak berkelanjutan) dalam menangani aset Pre-IPO di rantai blokir (on-chain), khususnya ketiadaan mekanisme rebase. Rebase adalah penyesuaian netral nilai yang menyelaraskan harga kontrak dan jumlah posisi pengguna secara proporsional saat terjadi peristiwa seperti perubahan jumlah saham. CEX dapat melakukannya dengan mudah melalui database terpusat, tetapi implementasinya di DEX jauh lebih kompleks karena semua proses berjalan pada kontrak pintar yang tidak dapat diubah langsung, berpotensi meningkatkan biaya, kompleksitas, dan risiko keamanan.
Beberapa menyarankan solusi teknis mungkin, seperti yang diterapkan oleh protokol lain seperti Aster. Trade.xyz, yang berjalan pada arsitektur HIP-3 Hyperliquid yang memungkinkan pasar independen, dikabarkan sedang mempelajari solusi untuk peristiwa seperti pemecahan saham (stock split) di masa depan.
Pada intinya, kasus SPCX menguji kemampuan Perp DEX dalam membangun mekanisme penemuan harga yang andal untuk aset RWA (Real World Assets) seperti Pre-IPO, dan apakah mereka dapat bertahan menghadapi ujian informasi serta tindakan korporasi dunia nyata, atau hanya akan menjadi ajang spekulasi.
marsbit06/11 08:01