Nilai Sebenarnya Bitcoin Adalah $0, Kata Kolumnis Financial Times yang Dikritik, Klaim Altcoin Hancurkan Kelangkaannya
**Ringkasan dalam Bahasa Indonesia (Maks. 1500 Karakter):**
Kolonis *Financial Times*, Jemima Kelly, memicu kontroversi dengan pernyataannya bahwa nilai intrinsik Bitcoin (BTC) adalah nol dolar. Dalam penampilannya di CNBC, ia berargumen bahwa narasi kelangkaan Bitcoin—yang dibatasi hanya 21 juta koin—rusak karena adanya banyak altcoin yang tak terhitung jumlahnya yang dapat meniru fungsinya. Kelly menyebut harga Bitcoin didukung oleh pemegang berpengaruh seperti Michael Saylor dan narasi baru yang terus dibuat, seperti klaim bahwa agen Kecerdasan Buatan (AI) akan mengadopsi Bitcoin.
Pernyataan Kelly menuai kritik keras dari para pendukung Bitcoin. Mereka membantah teorinya dan menegaskan bahwa nilai aset ditentukan oleh permintaan pasar, utility dalam penyelesaian transaksi lintas batas, dan perdagangan 24/7, sehingga argumen "nilai nol" dianggap lebih filosofis daripada empiris.
Terlepas dari debat ini, eksposur institusional terhadap crypto terus meningkat. Laporan Goldman Sachs mengungkapkan bank tersebut memegang miliaran dolar dalam ETF Bitcoin dan Ethereum, serta memulai eksposur baru ke ETF XRP dan Solana. Di Rusia, Sberbank juga mengumumkan rencana meluncurkan produk pinjaman korporat yang dijamin dengan crypto, mengikuti langkah rivalnya, Sovkombank.
ccn.com02/12 08:30