Bitcoin

Berfokus pada berita, analisis harga, evolusi teknologi, dan tren pasar dalam ekosistem Bitcoin. Ini mengulas peran dan pengaruhnya dalam sistem keuangan global.

Dialog dengan Analis ETF Bloomberg: Mengapa Pemegang ETF Bitcoin Tidak Jual saat Harga Anjlok 50%

Sumber: Coin Stories, disusun oleh Felix, PANews Analis ETF Bloomberg James Seyffart membagikan analisis mendalam tentang tren terkini di pasar ETF Bitcoin. Meskipun harga Bitcoin sempat mengalami penurunan lebih dari 50%, pemegang ETF Bitcoin menunjukkan ketahanan yang kuat dengan tidak melakukan penjualan besar-besaran. Hanya sekitar $9 miliar yang mengalir keluar dari total inflow $250-300 miliar, membuktikan bahwa investor ETF cenderung "diamond hands" (tangan berlian). Alasan di balik ketahanan ini adalah bahwa alokasi Bitcoin dalam portofolio kebanyakan investor relatif kecil (sekitar 1-5%), sehingga penurunan harga tidak memicu kepanikan. Sebaliknya, investor justru melakukan rebalancing dengan membeli lebih banyak saat harga turun. Pembeli utama ETF Bitcoin adalah penasihat investasi dan individu dengan penghasilan menengah-ke-atas. Lembaga besar seperti dana pensiun dan endowment universitas (Yale) juga mulai mengadopsi aset ini. Morgan Stanley akan meluncurkan ETF Bitcoin miliknya sendiri, menandakan adopsi institusi yang semakin dalam. Efisiensi ETF juga meningkat dengan diperbolehkannya penebusan secara fisik (physical redemption), yang suatu hari nanti memungkinkan investor menerima Bitcoin langsung ke wallet mereka. Meskipun Coinbase masih menjadi custodian dominan untuk aset ETF ini, yang menimbulkan sedikit kekhawatiran konsentrasi risiko, pasar ETF Bitcoin terus berkembang dengan baik dan diperkirakan suatu saat nanti akan menyalip ukuran ETF Emas.

marsbit04/05 03:50

Dialog dengan Analis ETF Bloomberg: Mengapa Pemegang ETF Bitcoin Tidak Jual saat Harga Anjlok 50%

marsbit04/05 03:50

活动图片