Pada awalnya, para pengembang ingin fokus pada fungsi Ouroboros Linear Leios (CIP-164), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas throughput Cardano dalam memproses transaksi melalui blok konfirmasi tambahan (Supplementary Endorser Blocks).
Fase pertama pembaruan Dijkstra juga mencakup sejumlah perubahan protokol: transaksi bersarang (CIP-118) — di mana beberapa operasi yang belum selesai digabungkan menjadi satu paket, — skrip perlindungan (CIP-112), alamat akun yang diperluas (CIP-159), dan cara yang disederhanakan untuk menarik hadiah staking (CIP-181). Tujuan perubahan ini adalah untuk meningkatkan fungsionalitas dan kemudahan penggunaan jaringan Cardano. Tahap pertama direncanakan selesai sebelum akhir tahun.
Namun, sebelum menerapkan perubahan ini ke jaringan utama, pengembang dan peserta jaringan harus mengujinya terlebih dahulu. Untuk tujuan ini, pada 23 Juni, tim Cardano meluncurkan testnet publik Ouroboros Leios, Musashi Dojo.
Fase kedua dijadwalkan pada kuartal kedua tahun 2027 dan mencakup penerapan Ouroboros Peras (CIP-140), — pembaruan yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan transaksi di blockchain. Untuk itu, akan ada lapisan voting tambahan di dalam pool staking. Para pencipta Cardano berencana merilis node yang kompatibel dengan Peras untuk operator testnet, yang akan memungkinkan operator pool staking (SPO) mempersiapkan infrastruktur untuk hardfork berikutnya.
Kemudian, para pengembang berencana melakukan hardfork pratinjau (Preview hard fork), membuka jendela pengujian pertama bagi SPO selama dua minggu. Operator pool staking akan diizinkan untuk menguji mekanisme voting dan mengevaluasi penundaan dalam pemrosesan transaksi. Setelah pengujian pratinjau, pengembang Cardano akan memindahkan Peras ke jaringan pra-produksi (pre-production network), di mana jendela pengujian kedua akan dibuka untuk SPO. Tahap ini akan berlangsung sekitar satu hingga dua minggu lagi.
Pengujian tambahan akan memberi pengembang kesempatan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah sebelum pembaruan diluncurkan di jaringan utama. Untuk mengaktifkannya, diperlukan persetujuan dari perwakilan yang didelegasikan (DReps), operator pool staking, dan Komite Konstitusional. Pengembang Cardano bahkan belum menyebutkan tanggal peluncuran perkiraan untuk pembaruan ini.
Pada bulan Juli, tim Cardano mengaktifkan hardfork Van Rossem, yang bertujuan untuk mengurangi biaya eksekusi kontrak pintar Plutus dan mempersiapkan blockchain untuk pembaruan di masa depan.






