Sebuah pengadilan banding AS telah mengizinkan negara bagian Nevada untuk melanjutkan tindakan hukum terhadap platform pasar prediksi Kalshi. Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan menolak permintaan Kalshi untuk memblokir kemungkinan perintah penahanan sementara (TRO). Jika disetujui, Kalshi mungkin harus berhenti beroperasi di negara bagian tersebut untuk waktu singkat, kemungkinan sekitar dua minggu, hingga sidang berikutnya.
Apa yang Dibawa Kasus Ini
Masalahnya dimulai pada Maret 2025 ketika Kalshi menerima perintah penghentian dan penghentian dari Dewan Pengendalian Perjudian Nevada. Karena meyakini bahwa kontrak prediksi terkait olahraga melanggar undang-undang perjudian negara bagian, regulator meminta Kalshi untuk menghentikan penyediaannya. Kalshi membantah bahwa peraturan federal, bukan peraturan negara bagian, yang mengatur produknya.
Dengan keputusan pengadilan, Nevada kini dapat mengeluarkan perintah penahanan sementara. Para ahli hukum mengatakan bahwa perintah ini bisa datang sangat soon, dan Kalshi bisa dipaksa untuk berhenti beroperasi di Nevada, dan larangan tersebut bisa berlangsung setidaknya dua minggu.
Kalshi memperingatkan bahwa mereka akan menghadapi kerugian serius jika pengadilan tidak turun tangan. Perusahaan mengatakan bahwa mereka bisa menghadapi beberapa kasus hukum secara bersamaan, dan pengadilan yang berbeda mungkin memberikan keputusan yang bertentangan. Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mendukung pandangan Kalshi. CFTC mengatakan bahwa mereka memiliki wewenang atas pasar prediksi, sementara negara bagian seperti Nevada percaya bahwa mereka juga memiliki kendali, terutama untuk produk terkait olahraga.
Keputusan pengadilan merupakan kemunduran bagi Kalshi dan memberikan peluang bagi Nevada untuk mengambil tindakan yang lebih kuat. Beberapa hari ke depan akan penting, karena larangan sementara terhadap Kalshi di Nevada dapat diberlakukan segera. Pembaruan lebih lanjut diharapkan segera setelah pengadilan negara bagian melanjutkan kasus ini.
Berita Kripto yang Disorot:
FBI Mengeluarkan Peringatan Atas 'Token FBI' Palsu di Jaringan Tron





