CEO Ripple Brad Garlinghouse menunjuk pada estimasi kepemilikan baru yang menunjukkan 67 juta warga Amerika memiliki cryptocurrency, dengan argumen bahwa industri ini tidak lagi berada di pinggiran.
Angka tersebut berasal dari Laporan 2026 Status Pemegang Kripto oleh National Cryptocurrency Association dan The Harris Poll. Survei tersebut memperkirakan bahwa sekitar 25% orang dewasa AS memiliki kripto, berdasarkan sampel 10.000 responden.
Itu adalah klaim besar, namun cakupannya penting.
Angka 67 juta adalah perkiraan, bukan jumlah dari registri. Tidak ada basis data dompet nasional yang membuktikan secara tepat berapa banyak warga Amerika yang memiliki kripto. Namun, survei berskala besar yang menunjukkan satu dari empat orang dewasa memegang kripto merupakan tanda kuat bahwa aset digital telah melampaui pengguna awal.
TL;DR
- Brad Garlinghouse mengutip laporan yang memperkirakan 67 juta pemilik kripto di AS.
- Angka tersebut mewakili sekitar 25% orang dewasa AS.
- Angka tersebut berdasarkan survei, bukan registri kepemilikan yang diverifikasi secara global.
Mengapa Angka 67 Juta Penting
Adopsi kripto selalu sulit diukur.
Dompet bersifat pseudonim. Satu pengguna dapat memiliki banyak dompet. Akun bursa tidak selalu sama dengan kepemilikan aktif. Beberapa orang memegang saldo yang sangat kecil. Yang lain memegang melalui ETF atau kustodian.
Itulah mengapa data survei tidak sempurna tetapi tetap berguna.
Survei konsumen berskala besar dapat menunjukkan apakah kripto telah memasuki perilaku keuangan arus utama. Jika sekitar seperempat orang dewasa AS mengatakan mereka memiliki kripto, maka industri ini tidak lagi terbatas pada pedagang, pengembang, dan pengguna awal.
Itulah poin Garlinghouse.
Argumen Arus Utama Ripple
Garlinghouse sejak lama berpendapat bahwa kripto perlu bergerak dari spekulasi menjadi utilitas nyata.
Angka kepemilikan yang besar mendukung kasus politik dan komersial bahwa aset digital kini menjadi bagian dari kehidupan keuangan sehari-hari. Hal ini penting untuk kebijakan karena pembuat undang-undang mungkin memperlakukan kripto secara berbeda jika mereka percaya puluhan juta pemilih memegangnya.
Itu juga penting bagi perusahaan.
Bank, fintech, penyedia pembayaran, bursa, dan manajer aset memperhatikan ketika adopsi pengguna melintasi ambang batas arus utama.
Bagi Ripple, argumen ini mendukung pesan yang lebih luas: kripto bukanlah sektor niche yang menunggu izin untuk ada. Ia sudah memiliki basis pengguna yang besar.
Survei Perlu Perumitan yang Hati-hati
Peringatannya adalah bahwa estimasi survei bukanlah penghitungan yang tepat.
Sampel 10.000 orang bisa kuat, tetapi tetap bergantung pada metodologi, pemilihan kata, demografi, dan kejujuran responden. Kepemilikan kripto juga bisa berarti hal yang berbeda bagi orang yang berbeda. Seseorang dengan $20 Bitcoin di sebuah aplikasi mungkin menjawab dengan cara yang sama seperti seseorang dengan portofolio mandiri yang besar.
Itu tidak membatalkan hasilnya.
Ini hanya berarti angka tersebut harus digambarkan sebagai perkiraan.
Frasa "67 juta warga Amerika memiliki kripto" memang kuat, tetapi pembaca harus memahami bagaimana perkiraan itu dihasilkan.
Bobot Politik Kripto Semakin Tumbuh
Implikasi yang lebih besar adalah politik.
Jika kepemilikan kripto berada di kisaran 25% orang dewasa AS, maka kebijakan aset digital bukan lagi topik regulasi pinggiran. Ini mempengaruhi kelompok pemilih potensial yang besar, basis investor yang berkembang, dan bagian yang berarti dari partisipasi pasar keuangan.
Itu mungkin menjelaskan mengapa undang-undang struktur pasar, persetujuan ETF, aturan kustodian, dan kebijakan penegakan hukum kini mendapat perhatian lebih di Washington.
Politisi mungkin tidak setuju tentang kripto, tetapi mereka tidak bisa lagi mengabaikannya.
Debat Adopsi Sedang Berubah
Debat adopsi kripto awal adalah tentang apakah ada orang di luar komunitas teknis kecil yang akan peduli.
Debat itu sudah berakhir.
Debat baru adalah tentang apa yang sebenarnya digunakan orang untuk kripto: tabungan, spekulasi, pembayaran, remitansi, stablecoin, DeFi, NFT, aset yang ditokenisasi, ETF, atau sekadar eksposur portofolio.
Kepemilikan saja tidak membuktikan penggunaan yang mendalam. Tetapi itu menunjukkan familiaritas dan akses.
Poin Garlinghouse adalah bahwa kripto telah memasuki percakapan arus utama. Angka 67 juta memberi argumen itu sebuah angka judul.
Ujian berikutnya adalah apakah kepemilikan berubah menjadi utilitas yang berkelanjutan.
Artikel ini didasarkan pada Laporan 2026 Status Pemegang Kripto oleh National Cryptocurrency Association dan Harris Poll.
Artikel ini ditulis oleh News Desk dan disunting oleh Samuel Rae.





