XRP akhir-akhir ini menunjukkan tanda-tanda bahwa ia bisa berubah menjadi bullish setelah sebulan yang bergejolak. Faktanya, bulan ini telah menarik altcoin tersebut ke posisi rugi 41% year-to-date. Meski begitu, pada saat penulisan, data on-chain tampaknya mengarah pada jenis konfigurasi yang mendahului lompatan harga besar terakhirnya.
Aktivitas paus (whale) dan pembacaan network-to-market-capitalisation tampaknya menandai token ini sangat undervalued, mencerminkan kondisi yang mendorong rally sebelumnya.
Pembersihan leverage XRP menggema konfigurasi 2024
Estimated Leverage Ratio (ELR) dari XRP Ledger, yang mengukur kedalaman modal leveraged yang dialirkan ke XRP, mengisyaratkan token ini mengulangi pola yang mengarah ke rally 2024-nya.
Selama periode itu, ELR turun ke level terendah sekitar 0.05 pada grafik. Pembersihan besar-besaran posisi leveraged di XRP menyusul, dan harga naik tajam tak lama kemudian.


Pembersihan itu memberi jalan bagi kenaikan signifikan yang mencapai 790%. Saat berita ini ditulis, data CryptoQuant mengungkap XRP memasuki fase deleveraging sekali lagi.
Namun, analis percaya bahwa ini bukanlah fractal (pola berulang sempurna) maupun tanda yang dijamin bahwa XRP akan rally.
Meski begitu, Open Interest XRP selama setahun terakhir mencerminkan pelepasan ini, turun dari $10.94 miliar menjadi $2.39 miliar atau penurunan sekitar 78%. Ini menandai arus keluar modal leveraged yang jelas senilai sekitar $8.55 miliar dari pasar.
Apakah paus XRP terakumulasi secara stabil?
Meskipun pembersihan leverage bukan jaminan rally, data on-chain juga melacak tren menarik yang bisa mendukung harga secara keseluruhan.
Paus (whale), investor yang mengendalikan sejumlah besar modal, kini mendominasi ukuran pesanan spot rata-rata XRP. Ini sepertinya menyiratkan bahwa mereka adalah kekuatan paling berpengaruh di pasar saat ini.


Data cadangan exchange (reserve) dapat memberi kita konteks yang lebih jelas tentang apa yang telah dilakukan kelompok ini. Grafik mengisyaratkan penurunan cadangan, dengan angka turun dari 2.62 miliar menjadi 2.61 miliar sejak 10 Juli.
Dalam nilai dolar, sekitar $57 juta telah mengalir keluar dari saldo exchange ke dompet pribadi, dipindahkan oleh dompet-dompet paus ini dalam periode yang sama. Temuan seperti itu biasanya menandakan akumulasi aset yang sedang berlangsung tetapi bertahap, menambah struktur keseluruhannya.
Rasio NVT menunjukkan undervaluasi
Terakhir, analisis data network value to transactions (NVT) pada grafik menunjukkan bahwa XRP mungkin saat ini undervalued (terjual di bawah nilai).
Rasio NVT menentukan undervaluasi atau overvaluasi dengan menimbang kapitalisasi pasar terhadap volume transaksi di pasar. Ketika rasio berada di sisi bawah kisaran historisnya, ini menyiratkan aset tersebut undervalued dan telah terjual berlebihan (oversold).


Pada saat penulisan, rasio NVT memiliki pembacaan 312.8, menyiratkan bahwa aktivitas jaringan dalam hal transaksi telah minimal.
Hingga ada peningkatan yang jelas dalam NVT, peluang tinggi tetap ada bahwa pasar tetap undervalued. Faktanya, pembacaan ini juga merupakan bukti bahwa paus mungkin membeli XRP saat diperdagangkan dengan diskon.
Ringkasan Akhir
- XRP kini mereplikasi kondisi pasar yang sama yang terjadi sebelum lonjakannya 790% pada 2024.
- Investor besar diam-diam membeli dan menarik XRP dari bursa.







