Anthony Scaramucci sedang menyoroti konfigurasi kontrarian Bitcoin, dengan berargumen bahwa lemahnya perhatian ritel dan sentimen yang tertekan bisa lebih mendekati sinyal bottom siklus daripada alasan untuk menjauh dari aset tersebut.
TL;DR
- Scaramucci mengatakan dia masih memiliki banyak Bitcoin dan tetap bullish.
- Dia memperkirakan reli Bitcoin yang lebih kuat akan dimulai akhir Q4 2026 atau awal 2027.
- Argumennya bertumpu pada sentimen rendah, permintaan tipis, minat pencarian lemah, dan kondisi RSI rendah.
- Klaim RSI membutuhkan nuansa: RSI mingguan Bitcoin mungkin rendah, tetapi belum tentu berada di level terendah sepanjang masa.
Anthony Scaramucci tentang Bitcoin & crypto:
— Altcoin Daily (@AltcoinDaily) 16 Juni 2026
"Saya masih menyukainya. Saya memiliki banyak darinya."
"Saya pikir Bitcoin mulai meroket akhir kuartal ke-4 tahun 2026 hingga awal 2027."
"Apakah Michael (Saylor) dalam masalah? Dia pasti tidak dalam masalah... Saya menyukainya. Saya menyukainya. Saya pikir dia akan menjadi... pic.twitter.com/1TkMvfePAD
Scaramucci Menunjuk Apati Sebagai Sinyal
Dalam sebuah wawancara yang dibagikan oleh Altcoin Daily, Scaramucci mengatakan dia masih menyukai Bitcoin dan memiliki jumlah yang cukup besar. Poin utamanya bukanlah bahwa pasar terasa kuat sekarang, tetapi bahwa kurangnya kegembiraan saat ini mungkin merupakan bagian dari persiapan bullish.
Itu adalah argumen kontrarian yang familiar di dunia crypto. Ketika minat pencarian rendah, perhatian ritel memudar, dan aksi harga terasa membosankan, pasar bisa menjadi tipis. Di pasar yang tipis, bahkan guncangan permintaan yang sederhana dapat menggerakkan harga lebih agresif karena lebih sedikit peserta yang diposisikan untuk kenaikan.
Scaramucci mengaitkan ide itu dengan jendela reli akhir 2026 atau awal 2027. Linimasa ini bukanlah jaminan, dan tidak boleh diperlakukan sebagai jaminan. Itu adalah pandangan siklus seorang investor, berdasarkan sentimen dan struktur pasar daripada katalis yang pasti.
Klaim RSI Membutuhkan Pembingkaian yang Hati-hati
Peringatan terpenting adalah diskusi tentang RSI. Komentar Scaramucci menunjuk pada momentum yang sangat rendah dan partisipasi pasar yang lemah. Namun, paket sumber untuk batch ini mencatat bahwa klaim tentang RSI "terendah sepanjang masa" harus diperlakukan dengan hati-hati. RSI mingguan Bitcoin mungkin rendah relatif terhadap kondisi pasar bull yang lebih kuat, tetapi titik terendah siklus historis, termasuk pasar bear 2018, telah menghasilkan pembacaan yang lebih dalam.
Itu tidak membuat argumen tersebut tidak berguna. Itu hanya mengubah pembingkaiannya. RSI rendah dapat mendukung tesis bottom siklus, tetapi itu tidak cukup dengan sendirinya. Trader biasanya menggabungkannya dengan struktur harga, volume, volatilitas terealisasi, likuiditas, dan akumulasi on-chain sebelum menyebut bottom yang bertahan lama.
Mengapa Persiapannya Masih Menarik untuk Bulls Bitcoin
Dayatarik dari argumen Scaramucci adalah bahwa argumen itu menjelaskan mengapa Bitcoin bisa terasa lemah tanpa harus secara struktural rusak. Apati tidak nyaman bagi pemegang karena menghilangkan kegembiraan konstan yang biasanya mengelilingi pasar bull crypto. Tetapi dari perspektif siklus pasar, apati juga bisa berarti penjual lelah dan ekspektasi rendah.
Di situlah impuls permintaan berikutnya berperan. Pergeseran arus ETF, latar belakang makro yang lebih mendukung, dolar yang lebih lemah, atau pembelian institusional yang diperbarui dapat membawa bobot lebih jika pasar kurang diposisikan. Risikonya, tentu saja, adalah bahwa minat rendah dapat bertahan lebih lama dari yang diharapkan para bull.
Untuk saat ini, panggilan Scaramucci berada di sisi bullish dari pasar yang terbelah. Beberapa trader mengamati pasar prediksi dan risiko makro untuk penurunan. Yang lain melihat apati ritel dan momentum lemah sebagai kondisi yang biasanya muncul sebelum fase akumulasi berikutnya menjadi jelas. Bitcoin mungkin membutuhkan waktu untuk membuktikan sisi mana yang benar.
Artikel ini ditulis oleh News Desk dan disunting oleh Samuel Rae.







