2026-08-21 Jumat

Berita Kripto - Halaman 1001

Tetap selangkah lebih maju di pasar kripto. Berita real-time, wawasan, harga, cerita yang sedang tren, dan analisis ahli—semuanya di satu tempat.

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

Inti Artikel: Refleksi tentang Kematian Republik dan Pertarungan Anthropic vs Departemen Perang AS Penulis memulai dengan pengalaman pribadi menyaksikan kematian ayahnya dan kelahiran anaknya, menyimpulkan bahwa kematian dan kelahiran adalah sebuah proses, bukan peristiwa sesaat. Analogi ini digunakan untuk merefleksikan kemunduran Republik Amerika yang sudah berlangsung puluhan tahun. Artikel berfokus pada konflik antara perusahaan AI Anthropic dan Departemen Pertahanan AS (yang kini dinamai "Departemen Perang") di bawah pemerintahan Trump. Awalnya, Anthropic membuat perjanjian dengan pemerintah Biden yang membatasi penggunaan AI Claude untuk pengawasan massal warga AS dan senjata otonom mematikan. Pemerintah Trump awalnya menerima, tetapi kemudian berbalik dan mengancam menetapkan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan" — langkah yang biasanya digunakan untuk perusahaan yang dikendalikan negara asing. Pemerintah Trump beralasan bahwa perusahaan swasta tidak boleh membatasi penggunaan teknologi militer, meski kenyataannya pembatasan serupa biasa terjadi dalam kontrak pertahanan. Ancaman ini dinilai sebagai upaya "pembunuhan perusahaan" yang mengikis prinsip properti pribadi dan menandakan eralnya tata kelola yang dapat diprediksi. Konflik ini memperlihatkan perdebatan mendasar tentang siapa yang harus mengendalikan AI canggih di masa depan. Penulis menekankan bahwa "kontrol demokratis" tidak sama dengan "kontrol pemerintah," dan memperingatkan agar pengawasan massal serta senjata otonom tidak mengikis kebebasan. Artikel diakhiri dengan seruan untuk berduka atas kematian Republik sambil mempersiapkan era pembangunan institusi baru.

marsbit03/03 06:14

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

marsbit03/03 06:14

Pendiri MegaETH: 48 Jam Melarikan Diri dari Dubai, Saya Meninjau Ulang Seluruh Dunia Crypto

Saya menulis ini setelah menyeberangi perbatasan UAE-Oman, sebuah proses yang berlangsung lancar. Dalam 48 jam terakhir, saya menyaksikan langsung teknologi perang modern termasuk sistem pertahanan misil. Pengalaman ini memberikan perspektif baru: teknologi bukanlah penyelamat peradaban, melainkan pengungkit yang memperbesar arah alami peradaban. Dalam siklus naik, teknologi menjadi alat produktivitas seperti internet awal yang penuh kolaborasi. Namun dalam siklus turun, teknologi berubah menjadi senjata perhatian dan manipulasi. Ini menjelaskan ketegangan dalam crypto: seharusnya crypto menjadi sistem paralel untuk kolaborasi finansial dengan batas minimal, namun justru terjebak mengejar legitimasi tradisional dengan mengintegrasikan diri ke struktur kekuasaan existing. Kita mengabaikan use case mendasar seperti pinjaman collateralized, struktur tabungan lintas batas, atau sistem pensiun alternatif yang membosankan namun struktural. Stablecoin misalnya, hanyalah versi "terkemas" dari mata uang sovereign, bukan sistem moneter independen. Perang mengingatkan kita bahwa crypto tidak menang dengan menjadi disukai, tetapi dengan terus mengkritik sistem lama dan membangun infrastruktur membosankan yang memperluas kedaulatan nyata. Di tengah siklus turun, kita masih punya pilihan: mengungkit financialization atau membangun alat kolaborasi jangka panjang. Seperti perjalanan saya menyeberang perbatasan, kita harus verifikasi sendiri, pilih hal yang benar, dan membuka jalan paralel. Kita perlu mengasah pisau tapi juga berani memegangnya.

marsbit03/03 05:01

Pendiri MegaETH: 48 Jam Melarikan Diri dari Dubai, Saya Meninjau Ulang Seluruh Dunia Crypto

marsbit03/03 05:01

活动图片