Bitcoin Santa Claus rally, unlikely according to on-chain and derivatives data

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-12-16Terakhir diperbarui pada 2022-12-19

Abstrak

As the coldest days of the crypto winter set in, investors’ speculative interest in the crypto market has fallen to pre-2021 levels, impairing the chance of a substantial directional price move. However, there’s a possibility of a bear market rally akin to the July through August 2022 uptrend.

As the coldest days of the crypto winter set in, investors’ speculative interest in the crypto market has fallen to pre-2021 levels, impairing the chance of a substantial directional price move. However, there’s a possibility of a bear market rally akin to the July through August 2022 uptrend.
The market enters a state of limbo
The FTX implosion impacted over 5 million users globally and adversely affected numerous crypto companies that were exposed to it. The industry is currently in a recovery mode and Cumberland, a U.S.-based crypto market broker, recently echoed this narrative in a tweet. The firm noted that "dozens of crypto companies are either severely curtailed or out of business, and the industry's future is as cloudy as ever."
Data suggests that building a sustainable bullish move will be challenging because the market is pushed back to a low liquidity and volatility regime.
Crypto analytics firm, Glassnode, reported “depressing” futures volumes for Bitcoin and Ethereum, tracing back to pre-2021 levels when Bitcoin’s price surpassed $20,000 for the first time.

Bitcoin (orange) and Ethereum (blue) futures trading volume. Source: GlassnodeThe open interest volume of Bitcoin and Ethereum futures has dropped significantly toward mid-2022 levels, which was after the collapse of Luna-UST. The BTC and ETH leverage ratio indicator, which measures the ratio between open interest volume, is currently down to 2.5% and 3.1%.
Bitcoin’s spot trading volumes on crypto exchanges have also dipped significantly toward 2020 lows. Data from Blockchain.com shows that the 7-day moving average of exchange trading volume has dropped to $67 million, compared to $1.4 billion near the peak of the 2021 bull market.

Bitcoin spot exchange trading volume. Source: Blockchain.comDue to low liquidity and a cloud of uncertainty over the market, there’s a strong possibility that the bear market is far from over. The realized volatility of Bitcoin has also dropped toward two-year lows of 22% (1-week), and 28% (2-weeks).
Moving forward, volatility may remain dull, with more sideways or slow downside price action. However, there’s still a chance of a short-term bear market rally.
Is a Bitcoin price pump and dump in play?
November’s FTX-induced shakeout was similar to the LUNA-UST implosion seen in June and these events usually cause panic selling and make an asset attractive to bargain hunters looking to buy into a capitulation.
Consequently, a short-term bull rally takes effect that may last a few days or weeks, which is precisely what happened in July through August when Bitcoin's price surged toward $25,000. Based on the shakeout levels from November and signs of institutional buying, Bitcoin might be undergoing a similar bear market rally.
The realized profit and loss metric of long-term holders dropped toward all-time lows, indicating possible oversold conditions. The long-term holder realized losses had reached comparable levels only during the 2015 and 2018 bottom.

Profit and loss by return bands. Source: GlassnodeAdditionally, the futures market is currently in backwardation, meaning there are more open short positions than long. Throughout Bitcoin’s history, similar conditions have lasted for short periods only and ended up in a short-term pump to squeeze the short orders.

BTC futures market swaps vs. 3 month rolling basis. Source: GlassnodeThe accumulation trend among institutions and whales, which had been negative for most of this year, turned positive in mid-November. An Increase in holdings of these investor cohorts provided a tailwind for the bear market rally in the third quarter of this year.
CoinShares reported that Institutional Bitcoin investment vehicles saw inflows totaling $108 million after the FTX implosion, with $17 million added last week. Notably, the present inflows are significantly lower than weeks 25 and 35 this year, which caused the uptrend toward $25,000.

Weekly asset flow metrics from institutional BTC investment products. Source: Coin SharesOn-chain data from Glassnode also shows positive accumulation among Bitcoin whales, identified as addresses holding greater than or equal to 100 BTC (worth around $1.7 million at current prices).
While the holdings of these whales has increased from its yearly lows in a similar fashion seen in July to August, BTC price has yet to reflect this positive addition.

Holdings of BTC addresses with greater or equal to 100 BTC. Source: GlassnodeTechnically, the support and resistance levels of the previous trading range between $18,700 and $22,000 could form the local top levels of the current rally. Conversely, if BTC builds support above $22,000, the bear market rally could become more meaningful with a continued uptrend.

BTC/USD 1-day chart. Source: TradingViewHowever, the chances of a bullish rally above $22,000 are feeble due to low liquidity and the cloud of uncertainty that will motivate selling as prices rise. Still, discounting a short-term bear market rally can punish late sellers.

Bacaan Terkait

Analisis Laporan: Saat CPO Meledak, Apa Langkah yang Dijalankan Coherent?

**Analis J.P. Morgan Samik Chatterjee menegaskan kembali rating 'Overweight' untuk Coherent (COHR). Perusahaan di sektor chip dan komponen komunikasi optik ini dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang kurang dihargai pasar, didukung oleh tiga pilar utama:** 1. **Transceiver Data Center:** Permintaan untuk transceiver 1.6T tetap kuat dengan lingkungan harga sehat. Adopsi CPO (Co-Packaged Optics) justru didorong akan meningkatkan permintaan komponen optik canggih, bukan menggantikan transceiver tradisional. 2. **Peluang CPO & OCS:** CPO menjadi fokus industri. Keunggulan COHR terletak pada portofolio komponen optik lengkap (laser, isolator, VCSEL, pendingin termoelektrik), yang meningkatkan nilai yang dapat diperoleh per chip. Untuk Optical Circuit Switch (OCS), pasar potensial $4 miliar, dengan teknologi Liquid Crystal COHR memiliki keunggulan daya tahan dan konsumsi daya dibandingkan pesaing MEMS. 3. **Konsolidasi Hulu & Margin:** Kapasitas produksi InP (Indium Phosphide) akan ditingkatkan 4x dalam dua tahun. Posisi kuat sebagai salah satu dari dua pemasok utama *pump laser* yang langka memungkinkan integrasi ke hulu, menjual sistem/line card lengkap dengan nilai lebih tinggi. Target margin kotor >42% didorong oleh produk premium, efisiensi biaya dari transisi wafer 6-inci, dan produk baru bernilai tinggi seperti CPO. 4. **Bidang Industri:** Pertumbuhan organik 5-10% didukung oleh peralatan proses semikonduktor dan potensi peluang baru dalam sensor 3D (mis., untuk Face ID generasi mendatang). **Kesimpulan:** COHR berada di posisi kunci dalam infrastruktur interkoneksi optik data center. Didorong oleh permintaan komputasi AI, peluang baru di CPO/OCS, pertumbuhan stabil di bidang industri, dan ruang perbaikan margin, prospek perusahaan dinilai positif.

marsbit20m yang lalu

Analisis Laporan: Saat CPO Meledak, Apa Langkah yang Dijalankan Coherent?

marsbit20m yang lalu

Dan Koe: Melarikan Diri dari Takdir Pekerja, Bagaimana Bertahan dalam Gelombang Penggantian AI?

**Ringkasan: Bertahan di Era Penggantian AI dengan Membangun Karier Anda Sendiri** Banyak orang panik tentang AI yang akan mengambil alih pekerjaan, tetapi ancaman sebenarnya adalah ketergantungan finansial dan mental pada orang lain. "Perbudakan gaji" terjadi ketika Anda terjebak dalam pekerjaan tanpa makna hanya untuk bertahan hidup. Solusinya bukan menolak AI, melainkan **membangun bisnis atau karya Anda sendiri**. Untuk bertahan dan berkembang, Anda perlu menguasai lima elemen inti: 1. **Agency**: Kemampuan bertindak tanpa menunggu perintah. 2. **Selera**: Kepekaan untuk membedakan apa yang bernilai. 3. **Kemampuan persuasi**: Meyakinkan orang untuk mendukung usaha Anda. 4. **Ketekunan**: Memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. 5. **Iterasi**: Kemampuan memperbaiki diri berdasarkan umpan balik. Lima hal ini dapat disederhanakan menjadi **keterampilan memecahkan masalah dan akumulasi pengalaman**. **Langkah Praktis untuk Memulai:** 1. **Ubah lingkungan dan identitas**: Ganti kebiasaan, konten yang dikonsumsi, dan lingkaran pergaulan untuk memicu pola pikir baru. 2. **Pilih media sebagai alat utama**: Dibandingkan coding, membuat konten (tulisan, video, podcast) lebih berharga karena nilainya subjektif dan membutuhkan selera yang tidak bisa digantikan AI sepenuhnya. 3. **Temukan "bahan mentah" Anda**: Jawab pertanyaan mendalam tentang minat, keahlian alami, dan pengalaman unik Anda. Ini akan menjadi fondasi konten Anda. 4. **Cari sudut pandang "anti-mainstream"**: Identifikasi keyakinan Anda yang bertentangan dengan opini umum di bidang Anda. 5. **Segera publikasikan**: Posting ide pertama Anda besok. Versi pertama mungkin buruk, tetapi umpan balik nyata adalah awal pembelajaran. Kunci utamanya adalah **mulai dari hal kecil, konsisten, dan berani menerima umpan balik untuk terus berimprovisasi.** Dengan memanfaatkan AI sebagai alat bantu dan fokus pada pengembangan diri, Anda dapat menciptakan jalan karier yang bermakna dan mandiri.

marsbit27m yang lalu

Dan Koe: Melarikan Diri dari Takdir Pekerja, Bagaimana Bertahan dalam Gelombang Penggantian AI?

marsbit27m yang lalu

Setelah PHK 20%, Apa Poin Penting dalam Struktur Baru EF?

Menurut pengumuman resmi pada 23 Juni, Ethereum Foundation (EF) telah menyelesaikan restrukturisasi organisasi, mengurangi sekitar 20% stafnya (54 orang), dan membagi ulang timnya menjadi lima klaster kerja inti: Protokol, Akses, Pengguna, Komunitas, dan Institusional. Restrukturisasi ini digambarkan sebagai implementasi dari Mandat 2026 dan Kebijakan Pengelolaan Treasury 2025, dengan tujuan membuat EF lebih ramping dan berfokus pada prinsip-prinsip inti seperti kedaulatan diri, anti-sensor, sumber terbuka, privasi, dan keamanan (CROPS). Klaster Protokol akan terus fokus pada riset dan pengembangan inti protokol Ethereum. Klaster Akses menekankan prinsip "opsi nol" untuk memastikan pengguna dapat mengakses jaringan tanpa bergantung pada perantara. Klaster Pengguna, Komunitas, dan Institusional bertugas menangani keterlibatan eksternal. EF menyediakan paket pesangon di atas standar hukum serta bantuan penempatan ulang di dalam ekosistem bagi karyawan yang terdampak. Meski demikian, alokasi anggaran untuk setiap klaster baru belum diungkapkan. Pengumuman ini muncul di tengah perubahan kepemimpinan dan diskusi eksternal mengenai fragmentasi ekosistem, kompetisi L2, dan tekanan regulasi. EF menegaskan ini adalah langkah untuk lebih memfokuskan misi, sementara pasar melihatnya dalam konteks tekanan tata kelola. Dampak sebenarnya terhadap kecepatan pengembangan, pendanaan ekosistem, dan arah strategis masih perlu dipantau melalui pengungkapan detail lebih lanjut oleh EF dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.

marsbit30m yang lalu

Setelah PHK 20%, Apa Poin Penting dalam Struktur Baru EF?

marsbit30m yang lalu

Bot MEV Paling Top, Digasak $7,5 Juta: Apakah Approval Justru Risiko Mematikan yang Paling Diabaikan di On-Chain?

**Intisari Artikel: Bot MEV Paling Top, Kena Bobol 750 Juta Dollar: Apakah Approval Risiko Mematikan yang Paling Terabaikan di Blockchain?** Bot arbitrase MEV terkenal Jaredfromsubway.eth diserang, mengalami kerugian lebih dari 750 juta dollar AS. Serangan ini bukan karena kebocoran kunci pribadi atau kerentanan kontrak pintar biasa, melainkan hasil perburuan terbalik yang dirancang khusus. Penyerang menghabiskan berminggu-minggu untuk menyiapkan jebakan: Mereka membuat banyak token palsu dan kolam likuiditas yang meniru aset populer seperti WETH dan USDC. Lingkungan ini dirancang untuk memancing bot MEV, yang selalu memindai peluang arbitrase, untuk secara otomatis menjalankan jalur perdagangan dan memberikan **persetujuan (approval) ERC-20** ke kontrak jahat. Setelah izin diberikan, penyerang kemudian menarik aset bot yang nyata. Kasus ini mengungkapkan bahaya mendasar dari fitur Approval di blockchain Ethereum/EVM. Approval diperlukan agar kontrak pintar (seperti DEX) dapat mengakses token pengguna untuk swap atau pinjaman. Namun, mirip dengan "pemotongan otomatis" di pembayaran digital, risiko utamanya adalah: 1. **Izin Tak Terbatas (Unlimited Approval):** Pengguna sering mengizinkan akses tak terbatas untuk menghemat biaya gas, membiarkan kontrak menarik semua token di masa depan. 2. **Izin Tidak Hilang dengan Sendirinya:** Memutuskan koneksi dompet atau menutup situs web **tidak membatalkan** approval yang sudah tercatat di blockchain. 3. **Risiko Masa Depan:** Kontrak yang saat ini aman bisa diretas di kemudian hari, menyalahgunakan izin yang sudah diberikan. **Bagaimana Mengelola Risiko Approval:** * **Prinsip Izin Minimum:** Setel jumlah approval mendekati nilai transaksi yang dibutuhkan, hindari unlimited approval. * **Pisahkan Dompet:** Gunakan dompet terpisah untuk penyimpanan jangka panjang dan untuk interaksi dengan DApp/proyek baru. * **Tinjau & Cabut Izin Secara Berkala:** Gunakan alat seperti Revoke.cash atau fitur manajemen izin di dompet (seperti di imToken) untuk memeriksa dan mencabut izin yang tidak lagi digunakan. * **Dukungan dari Dompet:** Dompet harus memberikan peringatan risiko, mem-parsing dan menampilkan data tanda tangan dengan jelas (Clear Signing), serta memudahkan pengelolaan izin. Keselamatan aset tidak hanya tentang melindungi kunci pribadi, tetapi juga secara aktif mengelola izin akses (approval) yang telah diberikan kepada kontrak pintar lainnya.

marsbit35m yang lalu

Bot MEV Paling Top, Digasak $7,5 Juta: Apakah Approval Justru Risiko Mematikan yang Paling Diabaikan di On-Chain?

marsbit35m yang lalu

Logam Mulia Turun Menyusul, Apa Sinyal yang Dikirimkan Emas ke Pasar?

Artikel ini membahas penurunan harga logam mulia, terutama emas, yang terjadi bersamaan dengan penurunan pasar saham, seperti yang terlihat pada indeks KOSPI Korea. Biasanya, saat risiko meningkat, investor menjual saham dan membeli emas. Namun, saat ini, kedua aset tersebut dijual bersamaan. Penjelasan utamanya terletak pada kenaikan **suku bunga riil** (tingkat bunga dikurangi ekspektasi inflasi). Suku bunga riil yang lebih tinggi meningkatkan daya tarik obligasi dan uang tunai, sehingga mengurangi daya tarik aset seperti emas dan perak yang tidak menghasilkan bunga. Saham teknologi bernilai tinggi juga tertekan karena tingkat diskonto yang lebih tinggi mengurangi nilai keuntungan masa depan. Penurunan pasar Korea, yang dipicu oleh saham semikonduktor seperti Samsung, bukanlah penyebab langsung penurunan logam mulia. Keduanya sama-sama bereaksi terhadap tekanan makro yang sama: ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dan dolar AS yang menguat di bawah kepemimpinan baru Ketua Fed Kevin Warsh. Emas turun di bawah $4.100 per ons, mendekati level support kunci $4.000. Meskipun memiliki dukungan jangka panjang dari permintaan bank sentral dan perlindungan aset, tekanan biaya peluang jangka pendek dari suku bunga yang lebih tinggi saat ini lebih dominan. Intinya, penurunan ini menandakan pergeseran prioritas pasar dari "mencari tempat aman" menjadi "menghindari biaya memegang aset yang tidak pasti" akibat suku bunga yang lebih tinggi. Logam mulia dan aset berisiko lainnya sedang diuji ulang oleh variabel makro yang sama. Tren masa depan emas dan perak akan sangat bergantung pada seberapa lama tekanan suku bunga dan dolar AS bertahan, serta apakah permintaan perlindungan aset dan industri dapat mengimbangi tekanan tersebut.

marsbit44m yang lalu

Logam Mulia Turun Menyusul, Apa Sinyal yang Dikirimkan Emas ke Pasar?

marsbit44m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片