Fan tokens struggle to hold on as World Cup quarter-finals draw nearer

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-12-07Terakhir diperbarui pada 2022-12-07

Abstrak

Soccer fan tokens have seen their prices and trading volumes plummet since the start of the World Cup on Nov. 20.

Cryptocurrencies tied to national soccer teams have failed to keep the attention of 2022 FIFA World Cup fans, with many soccer-linked fan token prices plummeting since the tournament began.

Between Portugal, Spain, Brazil and Argentina, the associated digital fan tokens have fallen between 60% to 88% percent in price since the start of the World Cup on Nov. 20, according to CoinGecko.

This is despite Brazil, Argentina and Portugal reaching the quarter-finals, while Spain was a strong contender up until they were knocked out on Dec. 6.

The tokens do generally react to immediate results, with Spain's SNFT token down 39.1% over the past 24 hours following the team's loss against Morocco, however, Portugal's POR token is also down 6.1% over that same time frame, despite them beating Switzerland 6-1 on Dec.6. Such suggests that the tokens are becoming less reactive to the associated teams’ success.

Notably, these cryptocurrencies saw their peaks well before any of the teams even walked on the soccer field in Qatar, suggesting a classic “buy the rumor, sell the news” event took place.

Both the Portugal and Argentina fan tokens hit their all-time highs (ATHs) on Nov. 18, while the ATHs for Spain and Brazil fan tokens came two months prior on Sept. 28.

A similar occurrence can also be seen on the chart for Chiliz (CHZ), the native token behind the major fan token platform Socios, which pumped to its own ATH on Nov. 20 but has since dropped 36%.

The 24-hour trading volumes of tokens have also dropped off drastically since kick-off — falling between 79% to 88% since Nov. 20.

This class of tokens was originally designed to offer fans unique interaction opportunities with teams they support, such as allowing tokenholders to vote on minor decisions like what is to be written on the captain’s armband.

Critics of fan tokens see it differently, however, and view the market as a predatory way for experienced traders to milk enthusiastic fans out of capital.

Speaking to The Athletic in Aug. 2021, Martin Calladine, author of The Ugly Game — a book exploring the dark side of FIFA’s dealings with Qatar and its bid for the 2022 World Cup — offered a grim take on the fan tokens.

“We see the price of tokens being driven up in anticipation of football events like signings or titles,” he said, adding that “traders cash them out, prices crash, and fans are left sitting on losses — victims of their enthusiasm for their clubs.”

Bacaan Terkait

Saham Preferen Bukan Pemicu Kebangkrutan Perusahaan, Cadangan Dolar MicroStrategy Dapat Membayar Dividen dan Bunga Sampai Februari 2027

**Ringkasan:** Artikel ini membahas peran unik **saham preferen (preferred shares)** dalam strategi keuangan MicroStrategy (MSTR), khususnya terkait investasinya di Bitcoin (BTC). Saham preferen MSTR, termasuk produk seperti STRC, secara hukum adalah ekuitas tetapi memiliki sifat seperti utang (misalnya, pembayaran dividen tetap/tertentu). Kelebihannya adalah tidak dianggap sebagai utang tradisional: tidak ada tekanan untuk melunasi pokok, dan pembayaran dividen tidak wajib. Jika MSTR kekurangan kas, mereka dapat **menunda atau mengakumulasi pembayaran dividen** saham preferen tanpa memicu default atau kebangkrutan. Risiko kebangkrutan yang sebenarnya justru datang dari **obligasi konversi (convertible notes)** yang jatuh tempo, yang jika tidak dikonversi akan memaksa penjualan BTC. Artikel menyoroti bahwa MSTR baru-baru ini mengumpulkan dana **$3.355 miliar** melalui penerbitan saham biasa ($MSTR), bukan saham preferen, sehingga tidak menambah beban dividen masa depan. Cadangan dolar mereka meningkat menjadi **$14 miliar**, cukup untuk membayar semua dividen saham preferen hingga **Februari 2027** dan setengah dari dividen Maret 2027. Dengan cadangan kuat ini dan asumsi bear market BTC akan berakhir sebelum obligasi konversi awal jatuh tempo (September 2027), MSTR memiliki ruang bernapas. Mereka dapat terus menerbitkan $MSTR saat pasar pulih untuk mengisi kembali cadangan dan membayar dividen, mengurangi tekanan seiring kenaikan harga BTC dan MSTR.

marsbit28m yang lalu

Saham Preferen Bukan Pemicu Kebangkrutan Perusahaan, Cadangan Dolar MicroStrategy Dapat Membayar Dividen dan Bunga Sampai Februari 2027

marsbit28m yang lalu

Dana Kembali, Ethlabs Maju: Ethereum Menghadapi Restrukturisasi Terbesar dalam Sejarah

Pada 23 Juni, ekosistem Ethereum mengalami dua perkembangan penting. Ethlabs, organisasi nirlaba independen baru yang didirikan oleh mantan peneliti Ethereum Foundation, diluncurkan dengan dukungan dana utama dari pemegang ETH besar seperti Bitmine dan SharpLink. Fokus awal Ethlabs adalah memenuhi kebutuhan adopsi institusional, seperti kecepatan penyelesaian lebih cepat, penerbitan aset asli, dan perluasan kapasitas jaringan utama. Secara bersamaan, Ethereum Foundation mengumumkan restrukturisasi besar-besaran, mengurangi 54 karyawan (sekitar 20% dari total) dan memposisikan ulang dirinya sebagai penjaga dan pengatur protokol yang lebih ringan, bukan sebagai pengembang inti utama. Perubahan ini menandakan pergeseran tata kelola: yayasan mengambil langkah mundur, sementara organisasi seperti Ethlabs mengambil peran eksekusi yang lebih besar untuk menjawab kritik mengenai kecepatan dan adopsi pasar. Ethlabs, didukung banyak tokoh berpengaruh ekosistem (kecuali Vitalik Buterin), bertujuan menjadi lapisan eksekusi yang lebih terindustrialisasi, mengatasi kecemasan Ethereum tentang adopsi institusional dan skalabilitas. Sementara Ethereum Foundation berfokus menjaga "kebenaran" dan netralitas protokol, Ethlabs diharapkan membuktikan "keefektifan" Ethereum dalam menarik modal dan aplikasi dunia nyata. Langkah ini dipandang sebagai koreksi tata kelola penting untuk membuat Ethereum lebih tanggap terhadap pasar, meski berpotensi menimbulkan ketegangan baru antara kepentingan institusional dan semangat asli crypto.

链捕手8j yang lalu

Dana Kembali, Ethlabs Maju: Ethereum Menghadapi Restrukturisasi Terbesar dalam Sejarah

链捕手8j yang lalu

Paruh Kedua Kebijakan Kripto AS: UU CLARITY Perjuangkan 60 Suara, Komite "Satu Orang" CFTC Jadi Variabel Terbesar

Penulis: Cleve Mesidor, Direktur Eksekutif National Blockchain Foundation di Washington DC Industri kripto di AS tengah menantikan momen pentingnya dengan kemajuan RUU CLARITY di Senat, yang membutuhkan 60 suara untuk disahkan. Untuk mencapainya, Partai Republik mungkin perlu berkompromi dengan Gedung Putih dan menarik beberapa senator yang masih ragu-ragu. Waktu yang tersisa sangat terbatas, hanya sekitar 40 hari kerja legislatif. Selain prospek RUU CLARITY, beberapa proposal perpajakan kripto yang dipisahkan dari RUU PARITY baru berpeluang disahkan tahun ini dengan menumpang pada undang-undang yang lebih besar. Undang-Undang Kepastian Regulasi Blockchain juga berusaha memasukkan perlindungan bagi pengembang ke dalam hukum. Situasi di Commodity Futures Trading Commission (CFTC) memprihatinkan karena kekurangan empat komisioner, menambah ketidakpastian. Perdebatan mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi—apakah jatuh ke negara bagian, CFTC, Securities and Exchange Commission (SEC), atau Mahkamah Agung—juga masih berlangsung. Industri akan kehilangan dua pendukung kunci: Komisioner SEC Hester M. Peirce dan Senator Cynthia Lummis, yang keduanya memainkan peran sentral dalam kebijakan kripto. Para ahli berpendapat: - **Sara K. Weed**: Peluang RUU CLARITY lolos tahun ini kecil karena kendala waktu dan pemilu, sehingga SEC dan CFTC harus lebih aktif memberikan kepastian. - **Sulolit 'Raj' Mukherjee**: Reformasi pajak kripto yang berarti kemungkinan akan disahkan dengan menempel pada paket undang-undang yang lebih besar, bukan sebagai RUU mandiri. - **Rashan Colbert**: CFTC sedang berupaya membangun kerangka regulasi yang lebih kokoh untuk pasar prediksi yang tengah berkembang, meski perdebatan klasifikasinya sebagai infrastruktur keuangan atau perjudian masih berlanjut. Babak kedua pertarungan kebijakan kripto telah dimulai. Meski waktu sempit, peluang masih ada, tetapi diperlukan komunikasi dan dorongan pragmatis lintas partai untuk mencapai hasil substansial pada 2026.

marsbit11j yang lalu

Paruh Kedua Kebijakan Kripto AS: UU CLARITY Perjuangkan 60 Suara, Komite "Satu Orang" CFTC Jadi Variabel Terbesar

marsbit11j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片