DeFi sparks new investments despite turbulent market: Finance Redefined

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-11-26Terakhir diperbarui pada 2022-11-26

Abstrak

The last week of November remained turbulent for the crypto market as majority of the DeFi tokens struggled with the market volatility.

Welcome to Finance Redefined, your weekly dose of essential decentralized finance (DeFi) insights — a newsletter crafted to bring you significant developments over the last week.

The prolonged crypto winter aided by the collapse of FTX has kept investors from backing a new protocol that merges DeFi and the foreign exchange market. A new Cosmos blockchain-based DeFi protocol has caught the eyes of investors who have put $10 million behind the project.

Cardano-based leading stablecoin ecosystem Ardana abruptly stopped its development after several launch delays. However, the project remains open-source for others to add to it until they restart the development process.

Aave community has now proposed a governance change after a failed $60 million short attack. The short attack was later traced to the Mango Markets exploiter, as one of the wallets involved in the attack belonged to the same exploiter.

The crypto market remained turbulent throughout the week and the majority of the top 100 DeFi tokens traded in red, barring a few.

DeFi protocol raises $10M from Bitfinex, Ava Labs despite turbulent market

Onomy, a Cosmos blockchain-based ecosystem, just secured millions from investors for the development of its new protocol. The project merges DeFi and the foreign exchange market to bring the latter on-chain.

According to the developers, the latest funding round garnered $10 million from big industry players such as Bitfinex, Ava Labs, the Maker Foundation and CMS Holdings, among others.

Leading Cardano stablecoin project shuts down after excruciating launch delays

On Nov. 24, Ardana, a leading DeFi and stablecoin ecosystem building on Cardano, abruptly halted development, citing “funding and project timeline uncertainty.” The project will remain open-source for builders while treasury balances and remaining funds will be held by Ardana Labs “until another competent dev team in the community comes forward to continue our work.”

The move came as a shock to many due to the sudden nature of the announcement. However, it appears that issues were already present for some time. Beginning July 4, Ardana has held an ongoing initial stake pool offering, or ISPO, to fund its operations. Unlike traditional fundraising mechanisms, developers do not receive the Cardano delegated by users but instead the staking rewards.

Aave proposes governance changes after failed $60M short attack

On Nov. 23, one day after Mango Markets’ exploiter Avraham Eisenberg attempted to use a series of sophisticated short sales to exploit decentralized finance protocol Aave, project contributors put forth a series of proposals to deal with the aftermath. As told by protocol engineering developer Llama and financial modeling platform Gauntlet, both of whom are deployed on Aave.

Llama wrote that the user had been liquidated but at the cost of $1.6 million in bad debt, likely due to slippage. “This excess debt is isolated only to the CRV market,” the firm wrote. “While this is a small amount relative to the total debt of Aave, and well within the limits of Aave's Safety Module, it is best practice to recapitalize the system to make whole the CRV market.”

Crypto awakening: Researcher explains ETH exodus from exchanges

Nansen research analyst Sandra Leow posted a thread on Twitter unpacking the current state of DeFi with a specific focus on the movement of Ether and stablecoins from exchanges.

As it stands, the Ethereum 2.0 deposit contract contains over 15 million ETH, while some 4 million Wrapped Ether (wETH) is held in the wETH deposit contract. Web3 infrastructure development and investment firm Jump Trading holds over 2 million ETH tokens and is the third largest holder of ETH in the ecosystem.

DeFi market overview

Analytical data reveals that DeFi’s total value locked plunged below $40 billion. Data from Cointelegraph Markets Pro and TradingView show that DeFi’s top 100 tokens by market capitalization had a volatile bearish week due to the FTX saga, with the majority of the tokens bleeding throughout the week.

Curve DAO Token (CRV) was the biggest gainer among the top 100 DeFi tokens, registering a surge of 23.8% over the past week, followed by Chainlink with an 8% surge. The rest of the tokens in the top 100 traded in red on the weekly charts.

Thanks for reading our summary of this week’s most impactful DeFi developments. Join us next Friday for more stories, insights and education in this dynamically advancing space.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Paruh Kedua Kebijakan Kripto AS: UU CLARITY Perjuangkan 60 Suara, Komite "Satu Orang" CFTC Jadi Variabel Terbesar

Penulis: Cleve Mesidor, Direktur Eksekutif National Blockchain Foundation di Washington DC Industri kripto di AS tengah menantikan momen pentingnya dengan kemajuan RUU CLARITY di Senat, yang membutuhkan 60 suara untuk disahkan. Untuk mencapainya, Partai Republik mungkin perlu berkompromi dengan Gedung Putih dan menarik beberapa senator yang masih ragu-ragu. Waktu yang tersisa sangat terbatas, hanya sekitar 40 hari kerja legislatif. Selain prospek RUU CLARITY, beberapa proposal perpajakan kripto yang dipisahkan dari RUU PARITY baru berpeluang disahkan tahun ini dengan menumpang pada undang-undang yang lebih besar. Undang-Undang Kepastian Regulasi Blockchain juga berusaha memasukkan perlindungan bagi pengembang ke dalam hukum. Situasi di Commodity Futures Trading Commission (CFTC) memprihatinkan karena kekurangan empat komisioner, menambah ketidakpastian. Perdebatan mengenai yurisdiksi atas pasar prediksi—apakah jatuh ke negara bagian, CFTC, Securities and Exchange Commission (SEC), atau Mahkamah Agung—juga masih berlangsung. Industri akan kehilangan dua pendukung kunci: Komisioner SEC Hester M. Peirce dan Senator Cynthia Lummis, yang keduanya memainkan peran sentral dalam kebijakan kripto. Para ahli berpendapat: - **Sara K. Weed**: Peluang RUU CLARITY lolos tahun ini kecil karena kendala waktu dan pemilu, sehingga SEC dan CFTC harus lebih aktif memberikan kepastian. - **Sulolit 'Raj' Mukherjee**: Reformasi pajak kripto yang berarti kemungkinan akan disahkan dengan menempel pada paket undang-undang yang lebih besar, bukan sebagai RUU mandiri. - **Rashan Colbert**: CFTC sedang berupaya membangun kerangka regulasi yang lebih kokoh untuk pasar prediksi yang tengah berkembang, meski perdebatan klasifikasinya sebagai infrastruktur keuangan atau perjudian masih berlanjut. Babak kedua pertarungan kebijakan kripto telah dimulai. Meski waktu sempit, peluang masih ada, tetapi diperlukan komunikasi dan dorongan pragmatis lintas partai untuk mencapai hasil substansial pada 2026.

marsbit1j yang lalu

Paruh Kedua Kebijakan Kripto AS: UU CLARITY Perjuangkan 60 Suara, Komite "Satu Orang" CFTC Jadi Variabel Terbesar

marsbit1j yang lalu

Artikel Baru Dan Koe: Melarikan Diri dari Nasib Pekerja Kantoran, Bagaimana Bertahan di Tengah Gelombang Penggantian AI?

**Rangkuman Artikel: Lolos dari Nasib Karyawan dan Bertahan di Era Penggantian AI** Banyak yang khawatir pekerjaan mereka akan sepenuhnya digantikan oleh AI, tetapi ancaman sebenarnya bukanlah teknologi, melainkan ketergantungan pada orang lain untuk masa depan dan kesejahteraan kita. Artikel ini membahas cara keluar dari "perbudakan gaji" (hidup hanya untuk bekerja pada hal yang tidak bermakna) dan menemukan cara kerja yang lebih bermakna. Kunci untuk bertahan dan berkembang di era AI adalah **memulai usaha sendiri**. Untuk melakukan ini, Anda perlu menguasai lima elemen inti kesuksesan: 1. **Agen (Agency):** Kemampuan untuk bertindak tanpa menunggu perintah. 2. **Selera (Taste):** Intuisi untuk membedakan yang baik dan bernilai. 3. **Persuasif:** Kemampuan meyakinkan orang lain. 4. **Ketekunan (Persistence):** Memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. 5. **Iterasi (Iteration):** Kemampuan untuk terus memperbaiki berdasarkan umpan balik. Lima elemen ini mengerucut pada dua keterampilan utama: **memecahkan masalah dan akumulasi pengalaman** untuk mengetahui apa yang harus dilakukan. **Langkah praktis untuk memulai:** 1. **Ubah Lingkungan Anda:** Untuk mengubah identitas dan kebiasaan, ubah total lingkungan dan rangsangan di sekitar Anda—mulai dari konten yang dikonsumsi hingga rutinitas harian. 2. **Pilih Media Konten sebagai Wahana Utama:** Dibandingkan coding, keterampilan membuat konten (tulisan, video, podcast) lebih berharga karena nilainya subjektif dan membutuhkan selera yang tidak bisa sepenuhnya digantikan AI. Ini adalah "jagoan" masa depan. 3. **Temukan "Panggilan Hidup" Anda, Bukan Hanya Membangun Merek Pribadi:** Jawab pertanyaan-pertanyaan mendalam untuk menggali bahan baku unik Anda: * Topik apa yang paling Anda kuasai atau ingin pelajari tanpa dibayar? * Masalah apa yang mudah Anda selesaikan tetapi orang lain kesulitan? * Pendapat "anti-konsensus" apa yang Anda pegang teguh di bidang Anda? 4. **Langkah Aksi: Terbitkan Gagasan Pertama Anda.** Gabungkan jawaban dari pencarian panggilan hidup Anda menjadi satu potong konten dan PUBLIKASIKAN. Umpan balik nyata dari dunia adalah guru terbaik untuk belajar, beriterasi, dan mengembangkan keterampilan persuasif serta selera Anda. Mulailah dengan meluangkan 15 menit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan inti dan mempublikasikan satu ide. Proses inilah yang akan membebaskan Anda dari ketergantungan finansial pada orang lain.

marsbit2j yang lalu

Artikel Baru Dan Koe: Melarikan Diri dari Nasib Pekerja Kantoran, Bagaimana Bertahan di Tengah Gelombang Penggantian AI?

marsbit2j yang lalu

Interpretasi Riset: Morgan Stanley Memperjelas SanDisk (SNDK), Kebenaran Kekuatan Penetapan Harga di Pusat Data Cloud dan Dividen Inferensi AI

**Ringkasan Laporan: Morgan Stanley Menganalisis SNDK, Kekuatan Penetapan Harga di Pusat Data Awan & Realitas Manfaat AI Inference** Morgan Stanley (MS) pada 22 Juni meningkatkan target harga SNDK dari $1100 menjadi $1750, dengan rating "Overweight". Alasan utamanya: permintaan untuk **AI inference** mengubah aturan pasar NAND. Pelanggan pusat data awan (cloud) yang membayar premium untuk penyimpanan **KV Cache** dan konteks AI menjadi kurang sensitif terhadap harga, memberikan SNDK **kekuatan penetapan harga**. SNDK mengunci profitabilitas masa depan melalui **NBM (New Business Model)**, kontrak jangka panjang (3-5 tahun) yang telah mencakup lebih dari sepertiga volume bit FY27. Kontrak ini memiliki harga tetap atau struktur floor/ceiling, dan bahkan pada harga terendah (floor) dapat mempertahankan margin kotor sekitar **80%**. MS memproyeksikan margin kotor SNDK akan melonjak dari 30.3% (FY25) menjadi 86.7% (FY27e). Dengan pasokan NAND yang diperkirakan tetap ketat hingga setidaknya pertengahan 2027, SNDK berfokus pada pertumbuhan melalui peningkatan kepadatan (density), bukan ekspansi kapasitas besar-besaran. Pertumbuhan pendapatan yang diproyeksikan (6.6x dari FY25 ke FY27) berasal dari segmen cloud ber-margin tinggi. **Katalis:** Adopsi eSSD di pusat data yang melampaui ekspektasi, pertumbuhan AI di edge, dan teknologi baru seperti HBM. **Risiko:** Pertumbuhan industri melambat, kompetisi meningkat (termasuk dari produsen China seperti YMTC), dan kehilangan pangsa pasar di segmen pusat data. Logika utama MS: **1)** Perubahan struktural permintaan AI inference, **2)** Perlindungan margin oleh kontrak NBM, dan **3)** Pasokan NAND yang ketat. Target harga $1750 didasarkan pada 28x PER FY27e.

marsbit2j yang lalu

Interpretasi Riset: Morgan Stanley Memperjelas SanDisk (SNDK), Kebenaran Kekuatan Penetapan Harga di Pusat Data Cloud dan Dividen Inferensi AI

marsbit2j yang lalu

850 Juta USDT Lari dalam Semalam, Masih Aman Menyimpan Stablecoin di Vault Berpenghasilan Tinggi?

**Ringkasan:** Artikel ini membahas kekacauan likuiditas yang dialami Altura, sebuah platform stablecoin berimbal hasil (yield), setelah laporan bahwa perusahaan audit pihak ketiga Accountable menghentikan kerja sama dengan platform serupa MainStreet. Meskipun Altura menegaskan tidak memiliki keterkaitan aset dengan MainStreet, keputusan audit tersebut memicu kehilangan kepercayaan pasar yang luas terhadap produk sejenis, menyebabkan penarikan massal (bank run) lebih dari 8,5 juta USDT dari Altura dalam 24 jam. Insiden ini menyoroti risiko operasional utama produk stablecoin berimbal hasil: ketidaksesuaian antara janji likuiditas instan bagi pengguna dan siklus penyelesaian (settlement cycles) dari aset dasar seperti pinjaman privat dan investasi aset dunia nyata (RWA). Ketakutan pengguna bahwa mereka mungkin tidak dapat menarik dana mereka dengan cepat memicu gelombang penebusan yang mempercepat diri sendiri, memaksa Altura untuk memulai penutupan vault secara tertib. Pelajaran pentingnya adalah bahwa dalam ekosistem DeFi, kepercayaan pasar adalah faktor penting. Transparansi melalui audit dan bukti cadangan (proof-of-reserves) dirancang untuk membangun kepercayaan, tetapi berita negatif tentangnya dapat menyebar lebih cepat daripada klarifikasi platform, menyebabkan kepanikan bahkan tanpa kerugian aset yang mendasarinya. Tantangan ke depan bagi Altura dan industri adalah memastikan proses likuidasi yang tertib dan mengelola ekspektasi pengguna tentang waktu penebusan.

Foresight News3j yang lalu

850 Juta USDT Lari dalam Semalam, Masih Aman Menyimpan Stablecoin di Vault Berpenghasilan Tinggi?

Foresight News3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli CRV

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Curve DAO Token (CRV) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Curve DAO Token (CRV) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Curve DAO Token (CRV) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Curve DAO Token (CRV) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Curve DAO Token (CRV)Lakukan trading Curve DAO Token (CRV) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

541 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli CRV

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga CRV (CRV) disajikan di bawah ini.

活动图片