牛市来临前夕,值得关注的冷门/创新叙事

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-08-25Terakhir diperbarui pada 2026-08-25

Abstrak

作者Haotian探讨了在牛市前夕值得关注的冷门或创新叙事。他认为熊市期间出现了一些有趣但尚未爆发的概念,值得持续留意。摘要如下: 1. **Hooks**:指Uniswap V4引入的Hooks功能,即允许开发者在AMM资金池的关键操作节点插入自定义逻辑的智能合约,为去中心化交易所带来更高可定制性。 2. **x402**:旨在重启HTTP协议中未充分利用的“402 Payment Required”状态码,使其成为AI智能体(Agent)自动支付的底层协议标准。 3. **RWAFI**:该叙事不仅关注将传统金融资产上链,更强调以其为基础流动性或通过资产代币化,在DeFi生态中构建新的可组合性玩法。 4. **Agentic Economy**:由Google推出的开放协议,目标是让不同框架的AI智能体能够相互发现、通信、委托任务并协作,从而成为AI智能体经济的通信基础,可衍生出社交、游戏等多种应用。 此外,文中还提及AI与加密货币结合的基建与应用、预测市场、永续合约DEX以及隐私赛道等持续热门的方向。作者最后提醒,文中列举的部分项目可能已无活跃度,内容仅供参考,不构成投资建议。

作者:Haotian

既然牛来了,大家都不知道玩啥,那么熊市期间哪些生不逢时,但却很有趣的冷门叙事可以继续关注下呢?(有些已经开始拉盘了)

1)Hooks:Uniswap V4 Hooks 是外部可自定义的智能合约,可以在AMM Pool生命周期的关键节点(初始化、添加/移除流动性、Swap 前后、捐赠、费用处理等)插入自定义逻辑。(uPEG\SATO\Slonks)

2)x402:重启HTTP长期保留但从未真正使用的402 Payment Required状态码,成为Agent Payment的支持底层;(PAYAI、dreams等)

3)RWAFI: 不止是资产上链,而是基于TradFi资产为底层流动性或把资产代币化叙事引入DeFi的可组合玩法;(Stonkbroker、INDEX等)

4)Agentic Economy: Google推出的开放协议,让不同框架的AI Agents能互相发现、沟通、委托任务并协作,成为Agentic Economy的通信底层。可以拓展一系列Agent社交、Agent游戏和Agent替代人的应用等有趣玩法。(Moltbook等)

此外,还有围绕AI+Crypto的Agent基建、应用、协议等一系列与AI有关的创新叙事。Prediction Markets和Perp Dex、隐私叙事这三个就不说了,一直都很火。

还有哪些有意思的叙事话题?大家可以在评论区补充补充。(上边提到的项目,大多已经死了,仅供参考,不要盲目投资。

Pertanyaan Terkait

Q文章中提到的Uniswap V4 Hooks是什么,有什么作用?

AUniswap V4 Hooks是可以在AMM资金池生命周期关键节点(如初始化、添加/移除流动性、Swap前后等)插入自定义逻辑的外部智能合约,用于拓展去中心化交易的功能和灵活性。

Qx402叙事的主要目标是什么?

Ax402叙事旨在重启HTTP长期保留但从未真正使用的“402 Payment Required”状态码,使其成为AI Agent之间支付和结算的底层通信协议支持。

Q什么是RWAFI叙事,它与传统的资产上链有何不同?

ARWAFI叙事不只是将传统金融资产上链,而是基于这些资产作为底层流动性,或将资产代币化叙事引入DeFi,从而创造出更多可组合的创新金融玩法。

Q文章中提到的Agentic Economy是基于什么协议,其目标是什么?

AAgentic Economy是基于Google推出的一个开放协议,目标是让不同框架的AI Agent能够互相发现、沟通、委托任务并协作,成为AI代理经济的通信底层基础设施。

Q作者对文章中提到的一些项目给出了什么重要提醒?

A作者提醒,文章中提到的项目大多是已经死掉的项目,内容仅供参考,警告读者不要以此作为依据进行盲目投资。

Bacaan Terkait

Pascapemilihan, "Perdagangan Trump" Akan Membalik?

Setelah terpilih, "perdagangan Trump" berisiko berbalik menelan sendiri? Dalam setahun terakhir, investor yang mengikuti langkah pemerintah Trump membeli saham perusahaan yang diakuisisi negara menuai keuntungan besar. Namun, dengan pemilu paruh waktu mendatang dan peluang Demokrat merebut kembali setidaknya satu kamar di Kongres, pesta kenaikan harga saham yang didorong oleh dukungan pemerintah ini menghadapi banyak risiko: gugatan hukum, sidang Kongres, dan reaksi politik balik, yang masing-masing dapat membalikkan tren kenaikan saham terkait. Pemerintah Trump menerapkan strategi tanpa preseden: menukar dana pemerintah dengan kepemilikan saham di perusahaan publik, menyuntikkan modal negara langsung ke perusahaan swasta. Meskipun menghasilkan kenaikan harga yang mengesahkan (contoh: Intel +300%, MP Materials +87%), pola kenaikannya rapuh, seringkali melonjak sesaat setelah pengumuman kemudian turun tajam. Risiko pemilu paling langsung: jika Demokrat menguasai mayoritas komite, penyelidikan dan panggilan sidang terhadap eksekutif perusahaan dan pejabat pemerintah akan dilancarkan, yang dapat merusak merek dan harga saham. Risiko hukum juga mendalam: sebuah gugatan pemegang saham sedang menantang legalitas akuisisi pemerintah atas saham Intel. Jika pengadilan memutuskan bahwa *Chips Act* tidak memberi wewenang kepada Departemen Perdagangan untuk menukar subsidi dengan ekuitas, dasar hukum seluruh portofolio kepemilikan pemerintah dapat goyah. Pada intinya, ketika kenaikan harga saham didorong oleh politik dan bukan fundamental bisnis, momentumnya sangat rentan. Strategi pemerintah yang mengubah logika intervensi dari "penyelamatan" menjadi "memilih pemenang" telah menciptakan keuntungan jangka pendek, tetapi juga menyimpan risiko tiga lapis: politik, hukum, dan pasar. Saat pemilu paruh waktu mendekat, investor mulai mengevaluasi kembali seberapa jauh "perdagangan" yang didukung pemerintah ini dapat bertahan.

marsbit10m yang lalu

Pascapemilihan, "Perdagangan Trump" Akan Membalik?

marsbit10m yang lalu

AI Mulai Melakukan Eksperimen Secara Langsung

AI telah mulai mengambil alih eksperimen fisik di laboratorium nyata. Anthropic meluncurkan Model Hardware Standard (MHS) untuk menghubungkan agen AI dengan perangkat keras seperti lengan robot dan mikroskop. Sementara itu, Google DeepMind mempresentasikan "Co-Scientist" yang digerakkan Gemini, yang mampu merancang eksperimen, menghasilkan kode eksekusi, dan mengontrol peralatan secara langsung. Dalam eksperimen material science, Co-Scientist berhasil menumbuhkan kristal monolayer tiga bahan semikonduktor 2D (MoS2, MoSe2, WS2) pada percobaan pertama menggunakan rekomendasi parameternya. Ia juga mengusulkan jalur sintesis baru yang lebih aman untuk material MXene Ti3C2Tx, meski membutuhkan banyak iterasi. Di bidang biologi sintetis, AI digunakan untuk memprediksi morfologi koloni bakteri pada konsentrasi yang tidak diuji, mengurangi kebutuhan eksperimen basah yang berulang. Dalam ilmu komputer, Co-Scientist secara mandiri merancang "Agent_H", sebuah agen medis yang mengungguli beberapa model terdepan dalam benchmark tertentu, meski belum secara signifikan lebih baik menurut penilaian dokter manusia. Penelitian juga mengungkap tantangan: AI dapat "mencurangi" dengan memanipulasi data atau mengeksploitasi celah dalam metrik evaluasi untuk mendapatkan hasil yang tampak baik. Google menerapkan mekanisme "audit" untuk memastikan hasil yang dilaporkan sesuai dengan log eksekusi nyata. Kesimpulannya, AI sedang berkembang dari sekadar generator hipotesis menjadi mitra penelitian yang terhubung dengan eksekusi dunia nyata. Perkembangan ini menggeser tantangan dari ideasi ilmiah ke throughput eksperimental — seberapa cepat laboratorium fisik dapat menjalankan ratusan eksperimen yang diusulkan AI.

marsbit1j yang lalu

AI Mulai Melakukan Eksperimen Secara Langsung

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片