质量参差不齐,NFT交易版税该不该收?

蜂巢TechDipublikasikan tanggal 2022-08-30Terakhir diperbarui pada 2022-08-30

Abstrak

自打NFT市场诞生以来,NFT创作者从每次交易中收取一定比例的版税已成为约定俗成的习惯,但NFT交易平台 X2Y2打破了「行规」,掀起一场舆论风暴。

自打NFT市场诞生以来,NFT创作者从每次交易中收取一定比例的版税已成为约定俗成的习惯,但NFT交易平台 X2Y2打破了「行规」,掀起一场舆论风暴。

X2Y2最新的版本更新中上线了「自定义版税」功能,它允许NFT买家自行选择版税支付比例,包括100%、50%以及0%。该功能变相允许交易者不支付版税,直接影响了NFT创作者的收入。

争议很快袭来。一些NFT创作者和KOL批评X2Y2「吃水忘了挖井人」,也有用户对于交易成本降低喜闻乐见。

版税作为NFT创作者的主要收入来源,决定了创作者的创作动力,也将影响整个NFT生态的发展。但随着NFT种类越来越多,一些身份ID类NFT、通行证类NFT更像是链上基础设施,缺乏艺术价值。因此,业内人士认为,版税收取有其必要性,但应该分门别类,针对不同类别的NFT设立不同的版税收取标准可能是更好的方案。

X2Y2推出自定义版税功能引争议

NFT熊市背景下,作为消费者成本的「版税」的存在感被持续放大,直到有交易平台打破了业内约定俗成的「行规」,让外界开始重新审视版税的意义。

8月26日,NFT 交易平台 X2Y2 宣布推出自定义版税功能,允许NFT买家在购买NFT时自主选择支付 100%、50% 或0%的对应比例版税。从UI设计上看,X2Y2上的NFT 购买界面版税比例选择页被默认隐藏,买家主动点击后,默认选择的是支付给项目方100%的版税,用户可以点选50%、0%按钮进行切换。

X2Y2推出自定义版税功能

这一功能推出后立刻掀起了一场舆论交锋,毕竟允许交易者不支付版税相当于站在了「创作者经济」的对立面。

自NFT交易市场诞生以来,版税就一直存在。版税又称版权使用费,是知识产权的原创人或版权持有人对使用者收取的费用。在NFT概念出现早期,OpenSea等交易平台为了吸引更多艺术家和创作者发行作品,引入了版税机制,即NFT每出售一次,都会按照固定比例给原作者分成,这样一来,NFT创作者可以持续获得收入。

通常在一项NFT交易中,卖家需要支付版税和交易手续费,其中交易手续费由交易平台收取,版税则由平台方转交给创作者。而X2Y2提供支付「0%」版税的选项,意味着直接削减了创作者的版税收入,这一做法迅速引发争议。

加密圈KOL Pranksy批评X2Y2称,「你们丝毫没有考虑到那些你应该感激的、赖以生存的创作者和项目。」NFT数据分析平台Coniun的CEO也愤怒表示,如果X2Y2不在7天内撤销「自定义版税」的功能,Coniun可能不再会为X2Y2上的购买用户提供实用程序。

反对者普遍认为,以艺术为基础堆栈的NFT世界里,创作者才是源头活水,X2Y2的行为无异于抛弃了一半的「衣食父母」。

支持X2Y2的一方多为NFT交易者,由于可以不支付版税,用户将节省成本,尤其在熊市下,版税的存在成为一笔愈发「刺眼」的开支。加密KOL Punk6529分析称,当NFT持有者盈利时,他们会将版税视为成本的一部分,而当持有者亏损时,他们会格外讨厌版税,认为版税加剧了损失。

另外一些声音认为,NFT自火爆以来,诞生了大量的低质量或抛弃社区的项目,他们没有理由继续坐享版税收入,因此X2Y2提供自定义版税的选项是合适的。

NFT功能有别 版税能否按分类收?

在激烈的争议声中,处于风口浪尖的X2Y2快速发布了一份新声明表示,版税政策仍在制定中,最终决定将取决于Token持有者。X2Y2补充称,「取消版税并不是 NFT 市场的完美经济模型:0%版税绝对不是前进的方向。」该平台希望制定正确的标准为 NFT 行业未来发展铺平道路。

为了平息反对者的愤怒,X2Y2透露将对现行的「版税政策」进行改进,包括强制对1/1艺术品和类似作品 NFT 征收版税;上线「仅限持有人」投票系统,让NFT持有者作为一个群体来决定,是否启用/禁用自定义版税。

对1/1艺术品强制征收版税的原因不难理解。艺术品(1/1, Art)NFT往往发行量较少、艺术性较强,版税是其基础的商业模式。

而NFT除了艺术品之外,还有很多其他的类别,比如通行证NFT、工具类NFT以及游戏内的道具NFT、元宇宙中作为基础设施的NFT等。这其中许多NFT的存在代表着一种身份凭证或链上凭证,本身的艺术性有限,且发行量较大。此前,就有一些业内人士提出,为通行证NFT、游戏道具NFT支付报税不太合理,因为它们本身并不属于「艺术品」,只是一种虚拟物品。

因此,有业内人士认为,版税收取应该分门别类。不同类别的NFT应当有不同的版税收取标准,而版税收取比例也不应由创作者和NFT项目方随意制定,行业应该建立起一套被普遍认可的框架。

实际上,在X2Y2推出「自定义版税」功能之前,去中心化 NFT 交易平台 Sudoswap推出的sudoAMM 便将平台内所有艺术家版税设置为0%。此举是为了降低每笔 NFT 交易的成本,以提高撮合效率,实现自动做市商机制下的NFT交易。当时,社交媒体上就掀起过免版税交易道德的讨论。只不过,此前Sudoswap的交易体量较小,没有引发大规模关注。

而随着sudoAMM被越来越多人使用,它的无版税设定开始被业内注意到,这其中也包括一众竞争对手。根据Dune 8月27日的数据,在上线一个多月后,sudoAMM总交易用户达到18557人,总交易量则突破了15858枚ETH,交易NFT数量超过11.7万枚,从DAU看,日交易用户增长较快,这与NFT目前冷清的交易氛围完全不同。

sudoAMM日活跃用户增长较快

显然,「不收取版税」一定程度为sudoAMM的崛起提供了助力,在此情况下X2Y2上线「自定义版税」功能,既是竞争策略,更是它在熊市环境下留住用户以保持市场份额、刺激交易活跃度的商业策略。

换言之,NFT市场「0版税」的风从sudoAMM开始就刮起来了,当下的市场环境下,即便X2Y2不跟风,也会有其他竞争者跟进。

对于交易平台来说,无版税可降低用户交易成本,有助于提升交易活跃度,进而增加平台收入。因此,他们有动力取消版税或者上线「自定义版税」功能。但长期来看,如果没有版税收入,创作者的创作动力将会下降,将从上游生产端影响整个NFT生态。

在当前不成熟的NFT市场中,行业意见领袖Punk6529将版税比喻成小费(tips),「绝大多数餐馆都没有强制要求付小费,但这已成为西方社会的惯例,Tips是对服务员的回报。」

而在当前的NFT市场,对于版税「该如何收」尚未达成共识,也无法形成行业规则。X2Y2「自定义版税」引发的讨论开始让业内意识到,「一刀切」式地收或不收版税似乎都不太合理。随着NFT市场的持续发展,涵盖的虚拟物品种类越来越多,分门别类制定版税收取政策、为创作者和用户提供更多可选择空间,不失为一种更良性的发展方向。

Bacaan Terkait

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

Demam Piala Dunia 2026 sedang melanda dunia. Pada momen ketika perhatian global terfokus pada ajang sepak bola ini, BitradeX secara resmi mengumumkan bahwa David Villa (David Villa), legenda penyerang Spanyol dan anggota juara Piala Dunia 2010, telah diangkat sebagai duta merek global BitradeX. Di masa depan, kedua belah pihak akan melakukan kolaborasi mendalam di berbagai bidang seperti pembangunan merek, promosi pasar global, perluasan pengaruh komunitas, dan kerja sama strategis globalisasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan lebih lanjut pengaruh merek global BitradeX. Sebagai salah satu pemain paling representatif dari era keemasan sepak bola Spanyol, David Villa pernah memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 bersama tim nasional Spanyol, dan dengan 59 gol untuk negaranya, ia lama memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Spanyol. Ia bukan hanya salah satu legenda penyerang paling berpengaruh di dunia sepak bola, tetapi juga perwakilan penting dari semangat juang dan nilai-nilai long-termism. Bagi BitradeX, memilih duta merek tidak hanya tentang memilih seorang bintang olahraga dengan ketenaran global. Yang benar-benar penting adalah apakah kedua belah pihak memiliki nilai dan prinsip yang sama. Karier David Villa selalu diwarnai oleh keyakinan yang sama: ketekunan, fokus, terobosan, dan pencarian tanpa henti untuk keunggulan. Semangat juang dan long-termism ini juga sejalan dengan filosofi pengembangan yang dipegang teguh oleh BitradeX. Sebagai platform ekosistem aset digital berbasis AI global, BitradeX terus menyempurnakan tata letak ekosistemnya yang berpusat pada nilai pengguna, secara bertahap membentuk sistem ekosistem yang mencakup inti seperti AiBot, BXC Ecosystem, BTX Card, dan secara mantap memajukan strategi pengembangan globalisasi. Bergabungnya David Villa akan semakin meningkatkan kesadaran dan pengaruh merek BitradeX di pasar internasional. Kerja sama ini bukan hanya sebuah kolaborasi di tingkat merek, tetapi juga bagian penting dari strategi globalisasi BitradeX. Di masa depan, BitradeX akan terus didorong oleh inovasi, berfokus pada nilai pengguna, dan bersama-sama dengan pengguna global menyambut peluang baru di era digital.

链捕手9m yang lalu

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

链捕手9m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

STRC, saham preferen berdividen yang diterbitkan oleh Strategy, jatuh di bawah nilai nominal $100, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' yang diadopsi perusahaan tersebut. Inti dari model Strategy adalah mengubah saham perusahaan menjadi eksposur Bitcoin, lalu menggunakan kepemilikan BTC sebagai dasar kredit untuk menerbitkan lebih banyak sekuritas (seperti saham biasa, obligasi konversi, dan saham preferen seperti STRC), dan akhirnya mengemas aset yang tidak menghasilkan arus kas (BTC) menjadi sekuritas yang membayar dividen tunai. STRC yang jatuh di bawah nilai nominal menunjukkan tekanan telah merambat dari fluktuasi harga aset ke harga instrumen pendanaan. Ketegangan utamanya terletak pada aset yang sangat fluktuatif tanpa arus kas di satu sisi, dan kewajiban yang memerlukan pengeluaran tunai berkelanjutan di sisi lain. Kerugian belum terealisasi pada portofolio BTC Strategy tidak secara langsung menyebabkan krisis likuiditas. Yang lebih kritis adalah kesenjangan arus kas: kewajiban dividen tahunan untuk saham preferen telah mencapai sekitar $1,7 miliar, jauh melampaui pendapatan dari bisnis perangkat lunak inti perusahaan. Perusahaan bergantung pada akses pasar modal untuk mendanai dividen ini dan pembelian BTC lebih lanjut. Penurunan STRC menyoroti tiga biaya yang semakin meningkat bagi Strategy: 1) **Biaya Dividen**: yield yang lebih tinggi untuk menarik investor meningkatkan beban tunai masa depan. 2) **Biaya Dilusi**: Menerbitkan lebih banyak saham biasa (MSTR) untuk mendanai dapat mengencerkan nilai per saham bagi pemegang saham lama. 3) **Biaya Pelepasan Aset**: Menjual BTC untuk likuiditas akan merusak narasi 'hold' jangka panjang dan kepercayaan investor. Dampak pada pasar crypto bisa signifikan. Strategy telah menjadi pembeli marjinal yang stabil dan dapat diprediksi untuk BTC. Jika kemampuan pendanaannya terhambat, pembelian ini akan melambat, menghilangkan salah satu narasi pendukung kunci pasar. Selain itu, jika pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan model ini, penilaian perusahaan sejenis mungkin ditinjau ulang, bergeser dari premium eksposur BTC menjadi analisis manajemen neraca yang lebih ketat. Kesimpulannya, jatuhnya STRC bukanlah akhir dari model Strategy, melainkan titik balik. Ini mengingatkan pasar bahwa keberhasilan model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' tidak hanya bergantung pada harga BTC, tetapi juga pada akses jendela pendanaan yang berkelanjutan, biaya struktur modal, dan kepercayaan investor yang berkelanjutan terhadap keseluruhan konstruksi finansial ini.

marsbit22m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

marsbit22m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手1j yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit2j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit2j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手2j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片