Bisnis Penentuan Harga Pra-IPO OpenAI di Hyperliquid, Mengapa Hanya Bertahan Setengah Tahun?
Penulis asli: Curry, Shenchao TechFlow
Beberapa hari sebelum SpaceX melantai di bursa, harga pra-pasar SPCX di Hyperliquid viral. Namun, sedikit yang melihat siapa di balik pasar ini. Timnya bernama Trade.xyz, anonim, muncul tahun ini, dan kini menguasai lebih dari 90% posisi kontrak pra-pasar di Hyperliquid. Gelombang panas Pre-IPO SpaceX di on-chain sebagian besar digerakkan oleh mereka.
Tiga hari setelah SpaceX IPO, pada 15 Juni, tim lain yang bisnisnya serupa, Ventuals (didukung Paradigm), mengumumkan penutupan. Mereka menawarkan kontrak pra-pasar untuk SpaceX, OpenAI, dan Anthropic, tetapi hanya bertahan sembilan bulan sejak diluncurkan awal tahun.
Ventuals ditutup dengan cara terhormat, disebut diakuisisi dan timnya bergabung ke proyek lain di ekosistem Hyperliquid, dengan pengembalian modal 1:1 kepada pengguna. Ironisnya, mereka justru gulung tikar meski memegang aset paling langka, OpenAI dan Anthropic.
**Perbedaan Kunci: Jenis Aset dan Mekanisme Harga**
Trade.xyz sukses dengan SpaceX karena tanggal IPO dan harga emitensi sudah pasti. Harga pra-pasar memiliki "jangkar" nyata dari Nasdaq saat penawaran perdana, sehingga harganya tidak melayang jauh.
Sebaliknya, Ventuals memilih OpenAI dan Anthropic yang tidak memiliki rencana IPO dalam waktu dekat. Harga acuannya separuh berasal dari transaksi saham internal dan valuasi pendanaan privat, separuh lagi dari rata-rata pergerakan harga kontraknya sendiri. Ini menciptakan lingkaran umpan balik: pembelian mendorong harga rata-rata naik, lalu oracle menaikkan acuan harga, yang kemudian menarik harga lebih tinggi lagi. Hasilnya, harga sering mentok di batas atas, dengan likuiditas rendah dan sulit terjadi eksekusi jual atau likuidasi. Harganya terdistorsi, tidak mencerminkan permintaan-penawaran sebenarnya.
Saat ditutup, Ventuals membekukan harga akhir berdasarkan rata-rata 24 jam terakhir: OpenAI di $1.341,80 dan Anthropic di $1.618,90. Harga ini, yang sebagian merupakan hasil mekanisme harga mandiri, justru digunakan oleh beberapa karyawan dan investor perusahaan-perusahaan tersebut sebagai acuan valuasi — sebuah paradoks di mana pihak internal justru melihat ke harga dari pasar "retail" yang kurang likuid.
**Masa Depan Bisnis Penetapan Harga Pra-Pasar**
Kebutuhan akan harga real-time untuk perusahaan privat yang belum IPO tetap besar, dan semakin banyak pemain besar yang masuk. Coinbase meluncurkan kontrak berkelanjutan pra-pasar, Polymarket membuka pasar prediksi, dan Citi menawarkan saham perusahaan privat yang ditokenisasi.
Namun, kegagalan Ventuals mengungkap inti permasalahan: harga memerlukan pasar terbuka yang memungkinkan koreksi berkelanjutan. Tantangan ini tetap ada meski dilakukan oleh platform besar sekalipun. Ketepatan harga sejati untuk perusahaan seperti OpenAI mungkin baru akan teruji saat mereka benar-benar melakukan IPO.
marsbit33m yang lalu