Aster Chain mainnet debuts: Can it slow the DEX’s falling market share?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-18Terakhir diperbarui pada 2026-03-18

Abstrak

Aster Chain, a perpetual DEX backed by YZi Labs, has launched its mainnet. The new Layer 1 blockchain incorporates zero-knowledge proofs and stealth addresses to prevent "position hunting" and improve privacy for high-frequency traders, while maintaining a CEX-like user experience. Despite a strong initial debut in late 2025, Aster's trading volume and market share have significantly declined. Weekly volume dropped from a peak of $74 billion to under $10 billion, and its market share fell from 40% to 20%. Competitor Hyperliquid, which initially lost dominance to Aster, has since regained much of its market share. The native token, ASTER, fell 86% from its high but recovered 80% during a broader market bounce. The mainnet announcement caused a brief 10% price surge, but gains were not sustained. The token remains range-bound between $0.70 and $0.80, with a potential move to $0.95 if key resistance is broken. Future demand may depend on the success of planned staking features.

YZi Labs-backed perpetual DEX platform Aster has finally unveiled its Aster Chain mainnet. The new chain will adopt zero-knowledge proofs and stealth addresses in a bid to curb ‘position hunting,’ common on transparent public chains and platforms like Hyperliquid.

Initially, the DEX debuted on BNB Chain via a bridge and later extended to Ethereum [ETH], Solana [SOL], and Arbitrum [ARB] as a multi-chain dApp. While it will still support trading across these chains, it will transition into a sovereign Layer 1 ecosystem.

The move is aimed at achieving the privacy and other optimal features for high-frequency traders while maintaining a CEX-like user experience.

Aster’s market share falls

Although the DEX became an instant hit after its launch last September, the traction has waned significantly in 2026.

During its peak activity in October 2025, it handled nearly $74 billion in weekly trading volume. But its trading activity shrank to less than $10 billion as of mid-March 2026, following the broader crypto rout in the past few months.

Its overall market share in perps trading volume declined by half, from 40% to 20%, over the same period.

Source: Dune

Interestingly, Aster’s wild FOMO after launch clawed down Hyperliquid’s [HYPE] market share. Hyperliquid had over 60% dominance before Aster went live. Afterward, its dominance fell to 27% but began reclaiming it only after unveiling trading support for oil, gold, silver, and other commodities via HIP-3.

As of writing, Hyperliquid has regained most of its trading volume, while Aster’s steep decline has not abated.

ASTER price reaction

Likewise, its native token ASTER slumped 86% after a free fall from $3 to a low of $0.4. However, the broader market relief bounce from early February has boosted the altcoin’s recovery by 80%.

But the mainnet debut didn’t help bulls that much. After the update, ASTER swiftly rallied by nearly 10%, hitting $0.790, but had erased most of the gains at the time of writing.

When zoomed out, the altcoin was still stuck at its February tight price range of $0.70 and $0.80. The sideways structure may extend if there is no meaningful catalyst for a broader market extended recovery.

However, should the $0.80 price level be flipped to support, then retesting $0.950 could be feasible. It’s unclear whether the planned staking feature will induce demand for ASTER.

Source: ASTER/USDT, TradingView

Final Summary

  • Aster has unveiled its Aster Chain mainnet to double down on privacy and trading efficiency.
  • Still, the DEX’s traction remains in a downtrend while the ASTER price has been stuck in a tight range.

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main purpose of the newly launched Aster Chain mainnet?

AThe Aster Chain mainnet aims to provide enhanced privacy and optimal features for high-frequency traders by adopting zero-knowledge proofs and stealth addresses to curb position hunting, while maintaining a CEX-like user experience.

QHow did Aster's market share in perpetual trading volume change from its peak to mid-March 2026?

AAster's market share in perpetual trading volume declined by half, from 40% at its peak to 20% by mid-March 2026.

QWhat was the impact of Aster's launch on Hyperliquid's market dominance?

AAster's launch reduced Hyperliquid's market dominance from over 60% to 27%, though Hyperliquid later regained most of its trading volume after introducing support for commodities like oil, gold, and silver via HIP-3.

QHow did the ASTER token price react to the mainnet debut?

AThe ASTER token initially rallied nearly 10% to $0.790 after the mainnet debut but erased most of those gains shortly after, remaining stuck in the $0.70 to $0.80 range.

QWhat chains did Aster initially support before transitioning to a sovereign Layer 1 ecosystem?

AAster initially debuted on BNB Chain via a bridge and later extended to Ethereum, Solana, and Arbitrum as a multi-chain dApp before transitioning to a sovereign Layer 1 ecosystem.

Bacaan Terkait

Penilaian Akhir 2029: Saat Cryptocurrency Benar-benar 'Menghilang', Siapa yang Akan Bertahan dalam Transformasi Keuangan Besar Ini?

**Ringkasan: Prediksi Akhir 2029: Ketika Kripto Menjadi 'Tidak Terlihat', Siapa yang Bertahan dalam Transformasi Keuangan Besar?** Analisis ini memproyeksikan evolusi industri cryptocurrency dari sekarang hingga 2029, berfokus pada tiga masalah inti: penentuan nilai token, adopsi teknologi, dan transisi menjadi infrastruktur keuangan tradisional. **2026:** Kontrak berjangka abadi (*perpetual futures*) untuk aset ekuitas privat (mis., SpaceX, OpenAI) menjadi standar harga utama di platform seperti Hyperliquid, mengungguli token tanpa dasar aset nyata. Sementara itu, proyek "AI + crypto" gagal menemukan kebutuhan pasar yang nyata, kecuali pasar prediksi. Fondasi untuk tokenisasi aset institusional (reksa dana pasar uang, kredit privat) mulai dibangun dengan diam-diam. **2027:** Blockchain publik memilih fokus pada layanan institusi (KYC, compliance) sambil membangun infrastruktur yang pada akhirnya akan terbuka bagi pengguna ritel. Pasar kontrak berjangka privat, stablecoin, dan tokenisasi aset mengalami pertumbuhan stabil tetapi dibatasi secara ketat oleh ketidakpastian regulasi dan batasan hukum (mis., larangan promosi sekuritas privat). **2028:** Setelah peristiwa likuidasi berantai yang mengekspos risiko kontrak berjangka tanpa aset dasar, regulator melonggarkan aturan. Investor ritel yang memenuhi syarat (*qualified investors*) akhirnya mendapatkan akses legal ke pasar sekunder untuk ekuitas perusahaan privat yang nyata. Hal ini menciptakan saluran baru untuk aliran modal. **2029:** Kripto mencapai "ketidakterlihatan" sebagai infrastruktur. Token yang bertahan hanyalah yang mewakili klaim hukum atas aset nyata atau arus kas dari infrastruktur. Pasar utama yang terlihat adalah perdagangan saham privat perusahaan teknologi inovatif. Aktivitas spekulatif menyusut menjadi ceruk kecil. Pertumbuhan stablecoin stabil tetapi dibatasi secara kebijakan. Transformasi kripto menjadi infrastruktur keuangan tradisional selesai tanpa peristiwa besar, menjadi bagian yang membosankan dan tidak terlihat dari sistem keuangan. Kesimpulan kunci: Hambatan utama industri adalah hukum, bukan teknologi. Validasi prediksi ini terletak pada apakah investor ritel akan memiliki akses legal ke aset privat pada akhir 2028.

marsbit37m yang lalu

Penilaian Akhir 2029: Saat Cryptocurrency Benar-benar 'Menghilang', Siapa yang Akan Bertahan dalam Transformasi Keuangan Besar Ini?

marsbit37m yang lalu

Panduan Pendaftaran dan Pengiriman Artikel Kolom PANews

Panduan Pendaftaran dan Pengiriman Artikel Kolom PANews Artikel ini menjelaskan proses lengkap untuk mendaftar sebagai penulis kolom dan mengirimkan artikel ke platform PANews, serta beberapa fitur yang tersedia. **Syarat Utama untuk Kolom:** * Konten harus mendalam seputar Crypto, Web3, blockchain, data, atau opini terkait. * Konten yang bersifat promosi merek/perkenalan produk atau soft PR disarankan melalui jalur bisnis. * Konten yang sebagian besar dibuat dengan AI tidak akan disetujui. **Cara Mendaftar Kolom:** 1. **Versi Web:** * Akses situs web PANews, gulir ke bagian bawah, dan klik "申请专栏" (Ajukan Kolom). * Daftar menggunakan nomor ponsel atau email. Login hanya memerlukan kode verifikasi, tanpa kata sandi. * Isi nama kolom, deskripsi, unggah foto profil, dan lampirkan tautan artikel yang pernah diterbitkan (sebagai referensi). 2. **Versi Ponsel:** * Di aplikasi/website, temukan bagian "我的" (Saya), lalu pilih "投稿与创作" (Kirim & Buat). * Isi informasi yang diperlukan. **Cara Membuat & Mengirim Artikel:** 1. Login ke situs web PANews. 2. Akses "个人主页" (Halaman Profil) dan masuk ke "创作者中心" (Pusat Kreator). 3. Klik untuk membuat artikel baru dan mulai menulis. **Cara Menyematkan Video:** Platform saat ini hanya mendukung penyematan kode video dari pihak ketiga (contoh: Bilibili). * Salin kode semat (embed code) dari video yang diinginkan. * Di editor artikel, klik tombol "插入/编辑媒体" (Sisipkan/Edit Media), pilih tab "嵌入" (Semat), tempel kode, dan simpan. * Ukuran video dapat disesuaikan dengan memilih video yang sudah disematkan, lalu edit propertinya (disarankan: lebar 100%, tinggi 560px). **PANews Skills (Alat AI untuk Penulis):** PANews menyediakan set keterampilan AI bernama **PANews Skills** (dapat dipasang dari GitHub) untuk membantu penulis. * **panews:** Melacak berita panas, artikel tren, data pendanaan, untuk pembuatan laporan harian otomatis. * **panews-creator (Kunci):** Mengelola kolom, mempublikasikan artikel, mengunggah gambar. Membutuhkan token otentikasi (`authorization`) yang bisa didapat dari browser setelah login ke akun PANews (lihat Network tab). * **panews-web-viewer:** Mengonversi konten web PANews menjadi Markdown. Alat ini kompatibel dengan berbagai agen AI seperti Cursor, Claude Code, ChatGPT, dll., untuk membantu pembuatan konten, pemantauan tren, dan publikasi.

marsbit52m yang lalu

Panduan Pendaftaran dan Pengiriman Artikel Kolom PANews

marsbit52m yang lalu

Saya Membangun Sebuah Platform Kerja Investasi Pribadi Menggunakan AI

Selama dua minggu terakhir, saya menggunakan "Vibe Coding" (memerintahkan AI seperti Codex, Claude Code, dan DeepSeek untuk menulis kode berdasarkan bahasa alami) untuk membangun workstation investasi pribadi. Saya membuat empat alat kecil yang berguna: 1. **Panel Aset Lintas Pasar:** Dashboard lokal untuk melihat sekilas semua portofolio saya (saham AS, Crypto, saham HK, saham A) dalam satu halaman, dilengkapi dengan pemantauan pergerakan harga dan ringkasan keuntungan/kerugian harian. 2. **Pemantau Taruhan Pasar Prediksi (PM):** Dasbor untuk memusatkan dan memantau taruhan di pasar prediksi (misalnya, tentang valuasi perusahaan atau peristiwa makro), menghubungkan perubahan probabilitas dengan berita dan pergerakan pasar, serta mengurutkannya berdasarkan keyakinan saya. 3. **Backend Operasi Kecil:** Alat berbasis cloud (dihosting di GitHub + Vercel) untuk mengelola ide penulisan, kemajuan artikel, dan jadwal publikasi di berbagai platform. 4. **Alat Format Satu Klik:** Skrip sederhana untuk secara otomatis memformat satu naskah ke dalam gaya yang diperlukan oleh berbagai platform media, menghemat waktu. Intinya, AI mengubah cara penelitian investasi untuk orang biasa dengan sangat mengurangi hambatan teknis. Sekarang, kita dapat dengan cepat membuat prototipe sistem dasar sesuai kebutuhan pribadi, seperti sistem pengamatan aset, pemantauan sinyal, peta hubungan sektor (misalnya, untuk melacak aliran dana di sektor AI), dan sistem tinjauan ulang. Siklus "ide - implementasi - penggunaan - umpan balik - revisi" menjadi sangat cepat, memungkinkan kita secara bertahap mengumpulkan alat yang berguna tanpa harus menjadi ahli pemrograman. Perubahan ini memungkinkan eksekusi ide yang sebelumnya tertunda.

marsbit1j yang lalu

Saya Membangun Sebuah Platform Kerja Investasi Pribadi Menggunakan AI

marsbit1j yang lalu

Robinhood, Saham Konsep Pasar Prediksi Pertama

Robinhood, platform perdagangan saham retail terkemuka AS, kini muncul sebagai pesaing baru dalam pasar prediksi, khususnya menantang posisi Kalshi yang sebelumnya menjadi mitra strategisnya. Awalnya, pada Maret 2025, Robinhood bermitra dengan Kalshi untuk menyediakan layanan perdagangan pasar prediksi kepada penggunanya, dengan Kalshi menyediakan infrastruktur pasar dan kepatuhan regulasi. Kerja sama ini sukses, di mana sekitar 25%-35% volume perdagangan Kalshi diperkirakan berasal dari saluran Robinhood, berkontribusi signifikan pada pendapatan Robinhood. Namun, Robinhood mulai mengembangkan ambisinya sendiri. Pada November 2025, mereka mendirikan usaha patungan dengan Susquehanna dan mengakuisisi pertukaran derivatif yang diatur CFTC, MIAXdx, yang kemudian berganti nama menjadi Rothera Exchange. Dengan infrastruktur ini, Robinhood kini memiliki kemampuan untuk mengoperasikan pasar prediksi secara mandiri. Pada Juni 2026, bertepatan dengan Piala Dunia, Robinhood meluncurkan Rothera dan mulai mengalihkan sebagian pesanan pasar prediksi dari Kalshi ke platformnya sendiri. Event besar seperti Piala Dunia menjadi momentum yang tepat untuk menarik pengguna dan volume perdagangan. Data awal menunjukkan Rothera berhasil menangani puluhan juta kontrak dalam beberapa hari pertama. Perkembangan ini menggeser dinamika industri. Alih-alih sekadar menjadi saluran distribusi, Robinhood kini menjadi pesaing langsung Kalshi. Insiden ini menggarisbawahi prinsip kunci: dalam era di mana produk dapat direplikasi, kontrol atas distribusi dan akses ke pengguna adalah aset paling berharga. Masa depan industri pasar prediksi mungkin akan lebih didorong oleh perebutan kontrol saluran distribusi, di mana platform dengan basis pengguna besar, seperti Robinhood, memiliki keunggulan strategis untuk mendominasi pasar.

marsbit1j yang lalu

Robinhood, Saham Konsep Pasar Prediksi Pertama

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli ASTER

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Aster (ASTER) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Aster (ASTER) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Aster (ASTER) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Aster (ASTER) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Aster (ASTER)Lakukan trading Aster (ASTER) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.2k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.09.25Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ASTER

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ASTER (ASTER) disajikan di bawah ini.

活动图片