Рост доходности японских облигаций грозит обрушить мировой кэрри-трейд и рынок криптовалют

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-31Terakhir diperbarui pada 2025-12-01

Японские государственные облигации достигли доходности 1,86% — максимума с 2008 года, и это может стать катализатором глобальной перестройки финансовых рынков. Доходность 10-летних облигаций Японии практически удвоилась за последние 12 месяцев, а двухлетние бумаги впервые с 2008 года преодолели отметку 1%.

Казалось бы, 1,86% — не такая уж большая доходность. Но вы забываете об одной детали: Япония десятилетиями жила в мире ультранизких процентных ставок, где нулевые и даже отрицательные ставки были нормой. Эта стабильность породила одну из самых масштабных торговых стратегий в мире — иеновый кэрри-трейд.

Триллионы долларов ищут новый дом

Институциональные инвесторы по всему миру занимали дешевые японские иены, чтобы покупать более доходные активы: американские казначейские облигации, европейские бумаги, долговые инструменты развивающихся рынков и, конечно, рисковые активы вроде криптовалют. Экономист Шанака Анслем Перера (Shanaka Anslem Perera) объясняет масштаб явления: «Триллионы долларов, занятых в иенах, направлялись в американские гособлигации, европейские бонды, долг развивающихся стран — рисковые активы повсюду. Этот якорь сейчас обрывается».

Рост японских государственных облигаций. Источник: Шанака Анслем Перера

Японские институты держат около $1,1 трлн американских казначейских ценных бумаг — это крупнейшая зарубежная позиция. «Когда внутренняя доходность растет с нуля до почти 2%, расчеты меняются. Капитал, который десятилетиями уходил за границу, испытывает давление к возвращению домой», — отмечает Перера.

Удар по США

Момент выбран крайне неудачно для Соединенных Штатов. Федеральная резервная система завершает количественное ужесточение как раз тогда, когда американскому Казначейству требуется рекордный объем заимствований для финансирования дефицита в $1,8 трлн. «Когда страны-кредиторы перестают финансировать страны-должники по искусственно заниженным ставкам, вся послекризисная финансовая архитектура требует переоценки», — предупреждает экономист.

Криптовалютный рынок может пострадать первым. Биткоин и другие цифровые активы традиционно процветают в эпоху сверхмягкой денежно-кредитной политики и низких процентных ставок по всему миру. Когда Япония обеспечивала изобилие дешевых денег через кэрри-трейд, часть этого капитала перетекала в рисковые активы — крипту и американские технологические акции.

Аналитик DeFi-рынков Wukong предупреждает: «Крипта — обычно первое место, где все это проявляется. Она находится на самом высоком конце спектра риска, поэтому даже небольшие изменения в ликвидности приводят к резким движениям».

Если ликвидность развернется и потечет обратно в Японию, для криптовалютных рынков останется меньше спекулятивного капитала. А если глобальные рынки облигаций начнут агрессивно переоцениваться, инвесторы первым делом побегут к безопасным активам, провоцируя распродажу всех рисковых инструментов.

Рост японской доходности может стать спусковым крючком для глобальной перебалансировки капитала. Эра почти бесплатных денег подходит к концу, и криптовалютам придется доказывать свою ценность в новых условиях.

Bacaan Terkait

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru21m yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru21m yang lalu

Singapura Taruhkan Keunggulan AI, Sementara Hong Kong Tarik Manajer Investasi dengan Pemotongan Pajak

Singapura mengandalkan keunggulan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mempertahankan manajer investasi di tengah persaingan dengan insentif pajak dari Hong Kong. Kedua pusat keuangan Asia ini mengadopsi strategi berbeda: Hong Kong menawarkan keringanan pajak bagi manajer dana dan spesialis investasi langsung, sementara Singapura fokus memfasilitasi akses ke teknologi AI mutakhir. Asosiasi Manajemen Investasi Alternatif (AIMA) menyoroti bahwa bagi bisnis, kepastian pajak dan akses ke alat AI terbaru sama pentingnya. Namun, AIMA juga menyatakan kekhawatiran bahwa potensi penghapusan pajak dapat mendorong eksekutif terkemuka dari Singapura pindah ke Hong Kong. Hong Kong masih mempertimbangkan RUU yang memberikan insentif pajak bagi manajer dana dan kantor keluarga, tetapi mengecualikan perusahaan perdagangan proprietary. Kendala lain bagi Hong Kong adalah pembatasan akses ke model AI Barat canggih karena pemblokiran oleh Tembok Api China dan pembatasan akses mandiri dari perusahaan teknologi AS, yang menjadi penghalang bagi manajer investasi lokal. Bagi dana kuantitatif, akses ke AI canggih sangat penting, dan kesenjangan teknologi ini dilaporkan telah mendorong beberapa dana Hong Kong mempertimbangkan memindahkan operasi riset dan perdagangan kunci ke Singapura. Singapura, berkat hubungan baiknya dengan Washington dan Beijing, memungkinkan perusahaan mengakses teknologi AI dari kedua negara, termasuk model terbaru dari Moonshot dan DeepSeek. Kota-negara ini memposisikan diri sebagai yurisdiksi netral yang melindungi modal dari persaingan teknologi AS-China. Insiden seperti ultimatum dari hedge fund AS Citadel kepada staf penelitian kuantitatifnya di Hong Kong untuk pindah ke Singapura atau Miami, karena kekhawatiran keamanan data, memperkuat daya tarik Singapura. Sementara itu, otoritas China berharap dapat menarik kembali talenta keuangan internasional dengan mengubah perpajakan atas laba investasi dan kinerja. Insentif pajak ini sangat menarik mengingat bonus kinerja besar yang diterima beberapa manajer dana Asia. Persaingan ini menunjukkan bagaimana pusat keuangan semakin bersaing melalui kebijakan pajak dan teknologi. Keringanan pajak Hong Kong dapat menurunkan biaya operasi, tetapi akses Singapura ke model AI canggih, infrastruktur komputasi, dan talenta teknologi mungkin lebih menarik dalam jangka panjang. Bagi dana kuantitatif, AI sangat penting untuk analisis data, pengembangan strategi, dan manajemen risiko. Keseimbangan antara pajak lebih rendah dan teknologi yang lebih baik akan menentukan pusat keuangan mana yang menarik gelombang talenta berikutnya.

cryptonews.ru40m yang lalu

Singapura Taruhkan Keunggulan AI, Sementara Hong Kong Tarik Manajer Investasi dengan Pemotongan Pajak

cryptonews.ru40m yang lalu

Media: Anthropic Memperkirakan Pendapatan Mencapai $200 Miliar pada 2028 Sebelum IPO

Perusahaan AI Anthropic memperkirakan pendapatannya dapat mencapai sekitar $190-$200 miliar pada tahun 2028, menurut laporan Reuters yang mengutip sumber-sumber terkait. Angka ini jauh lebih tinggi daripada run rate pendapatan tahunan $47 miliar yang diumumkan perusahaan pada Mei 2026. Investor dan bankir disebutkan menggunakan proyeksi pendapatan masa depan ini, bukan kinerja keuangan saat ini, untuk menilai perusahaan menjelang IPO potensialnya. Anthropic telah mengajukan permohonan IPO secara rahasia kepada SEC. Pendekatan penilaian yang menggunakan multiplis laba-pendapatan (EV/Revenue) berdasarkan proyeksi 2028 ini dinilai tidak lazim namun didorong oleh pertumbuhan perusahaan yang eksplosif. Pendapatan tahunan Anthropic dilaporkan meningkat lebih dari sepuluh kali lipat setiap tahunnya selama tiga tahun hingga awal 2026. Dalam persiapan menuju IPO, investor membandingkan Anthropic dengan perusahaan publik seperti Palantir, Cloudflare, dan SpaceX sebagai patokan penilaian. Masing-masing perusahaan ini memberikan referensi untuk bisnis dengan pertumbuhan tinggi, eksposur ke AI, atau model berbasis proyeksi skala masa depan. Meski optimis, beberapa pihak mempertanyakan apakah investasi besar-besaran Anthropic dalam infrastruktur komputasi dan pengembangan model AI dapat diubah menjadi pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, serta sejauh mana AI benar-benar menciptakan produktivitas tambahan yang besar. Laporan sebelumnya menyebutkan valuasi awal Anthropic bisa melebihi $1 triliun.

cryptonews.ru44m yang lalu

Media: Anthropic Memperkirakan Pendapatan Mencapai $200 Miliar pada 2028 Sebelum IPO

cryptonews.ru44m yang lalu

Trading

Spot
活动图片