JPMorgan закрыл счета сотрудника криптоплатформы ShapeShift

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-05-25Terakhir diperbarui pada 2025-11-26

Банк JPMorgan Chase закрыл корпоративный счет главы маркетинга криптоплатформы ShapeShift Хьюстона Моргана и уведомил его о прекращении личного банковского обслуживания, сообщает The Block.

«21 ноября я получил уведомление от Chase, что им „нужна дополнительная информация“ и что мои счета могут закрыть. Это случилось внезапно. Со мной не связывались по поводу каких-либо проблем, отсутствующих документов или нерегулярной активности», — сказал Морган.

Спустя несколько минут после сообщения доступ к счетам заблокировали. Топ-менеджер ShapeShift сразу связался со службой поддержкой банка — полчаса его переводили на разные департаменты: общее обслуживание, бизнес-банкинг, отдел проверки счетов и т. д.

«Никто не мог дать внятных объяснений. Никто не запросил пояснений о характере моего бизнеса или какие-либо документы. Сложилось впечатление, что меня просто переадресовывают, не пытаясь решить проблему», — подчеркнул он.

В конечном итоге он связался с представителем по имени Андре, который сообщил, что решение уже принято без возможности обжалования. По словам Моргана, член службы поддержки заявил, что Chase «прекращает сотрудничество» для «защиты финансовой системы банка».

«Он не смог предоставить никаких деталей, ссылаясь на внутреннюю политику. Мне не дали шанса исправить ситуацию, возможности предоставить документы или оспорить решение», — добавил пострадавший.

Связанный с ДАО-структурой ShapeShift бизнес-счет Моргана заблокировали практически сразу. На нем находилось около $40 000, но точную сумму установить нельзя из-за отсутствия доступа к выпискам.

Топ-менеджер использовал счет для операций по своему направлению, совершая 30-50 транзакций ежемесячно.

«Фактически это был квази-счет ShapeShift», — уточнил он.

Во время разговора Андре предупредил, что личный счет представителя криптоплатформы тоже закроют, и рекомендовал вывести средства. Морган последовал рекомендации.

23 ноября JPMorgan Chase закрыл счета генерального директора Strike Джека Маллерса без объяснения конкретных причин. Пользователи связали ситуацию с «Операцией Chokepoint 2.0» — предполагаемым негласным давлением властей США на банки с целью отказа в обслуживании представителей криптоиндустрии.

Новый биткоин-продукт

24 ноября JPMorgan Chase зарегистрировал в SEC структурные ноты с базовым активом в виде спотового биржевого фонда IBIT от BlackRock.

Инструмент позволит инвесторам получать повышенную доходность при определенных условиях движения биткоина до 2028 года.

Продукт предлагает два основных сценария:

  1. Если через год цена IBIT будет равна установленному уровню или выше его, участники рынка получат гарантированные 16%.
  2. Если курс окажется ниже, ноты будут действовать до 2028 года, где при превышении целевой отметки игроки смогут получить 1,5x от роста без ограничений.

Ноты предусматривают защиту от падения: при снижении котировок IBIT не более чем на 30% к 2028 году инвесторы вернут первоначальные инвестиции. При более глубокой коррекции убытки будут пропорциональны потерям фонда.

Под управлением инструмента BlackRock находятся активы на $67 млрд.

Источник: SoSoValue.

Аналогичный инструмент, привязанный к биткоин-ETF, предлагает Morgan Stanley. В октябре он принес банку $104 млн, согласно Bloomberg.

Агентство подчеркнуло, что спрос на такие продукты растет — это символизирует «конец многолетней стагнации американской индустрии, которая наступила после банкротства Lehman Brothers».

Напомним, в ноябре инвесторы обвинили JPMorgan в атаке на Strategy Майкла Сэйлора.

Bacaan Terkait

Grayscale: Zcash, Privasi Keuangan di Era AI

**Grayscale: Zcash, Privasi Keuangan di Era AI** Privasi keuangan bukan fitur tambahan, tapi komponen penting fungsi uang. Perubahan teknologi seperti adopsi stablecoin, aplikasi blockchain, dan alat pengawasan baru berbasis AI dapat memicu gelombang perhatian publik ketiga terhadap privasi keuangan. Zcash muncul sebagai mata uang digital terdesentralisasi yang mirip Bitcoin, namun dilengkapi mekanisme privasi matang. Bitcoin transparan, sedangkan Zcash menawarkan transaksi "terlindungi" yang menyembunyikan pengirim, penerima, dan jumlah menggunakan teknologi **zero-knowledge proof**, dengan opsi pengungkapan selektif jika diperlukan. Jalur evolusi Zcash fokus pada peningkatan kegunaan melalui pembaruan seperti **Sapling** (2018) dan **Orchard** (2022), serta pengoptimalan dompet seperti Zodl untuk menjaga aset tetap dalam lingkungan terlindungi selama bertransaksi. Saat ini, ZEC hanya mencakup sekitar 0,6% dari kapitalisasi pasar aset "mata uang kripto". Data on-chain menunjukkan permintaan riil untuk privasi, dengan 90% transaksi Zcash menggunakan fitur terlindungi dan 25% pasokan ZEC beredar berada di kolam terlindungi (rekor tertinggi). Ini menunjukkan bahwa privasi adalah perilaku nyata, bukan hanya narasi. Nilai Zcash terletak pada kemungkinan pasar yang belum sepenuhnya menilai pentingnya privasi di masa depan. Risiko meliputi tantangan regulasi, masalah kolam warisan (legacy pools), dan eksekusi roadmap teknis yang kompleks seperti proposal **Tachyon** dan **Crosslink**. Kesimpulannya, Zcash mewakili opsi untuk privasi keuangan digital yang praktis. Peluang investasinya terletak pada potensi pasar yang belum mengenali sepenuhnya nilai privasi, bukan pada penggantian Bitcoin.

marsbit9m yang lalu

Grayscale: Zcash, Privasi Keuangan di Era AI

marsbit9m yang lalu

Bear Market Telah Berakhir, Siklus Bull Market Baru Telah Dimulai

Hanya dalam tiga hari, Bitcoin melonjak lebih dari 20% dari titik terendah $64.100 pada 19 Agustus, mencapai $79.500 pada 21 Agustus. Pasar berubah dari panik menjadi serakah. Aset kripto global mengalami likuidasi lebih dari $4 miliar, dengan posisi short mendominasi $3.7 miliar, mencatat pemerasan short terburuk sejak 2021. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1.5 triliun, melampaui Meta. ETF spot Bitcoin mencatat aliran masuk bersih $606 juta. Kapitalisasi pasar altcoin kembali ke $1 triliun, dengan ETH, XRP, HYPE, dan SOL menunjukkan kinerja kuat. Beberapa faktor mendorong kenaikan ini: Sinyal pelonggaran likuiditas makro AS, pertemuan Presiden Trump dengan pemimpin industri kripto yang mendorong UU CLARITY, serta proposal kerangka regulasi baru dari SEC dan komitmen CFTC untuk membentuk aturan pasar kripto. Pasar juga mengalami pemerasan short yang signifikan, dengan banyak posisi short terlikuidasi, termasuk oleh paus terkenal. Analis terbagi: Banyak yang optimis (Bitwise, Coinbase CEO) menyatakan dasar telah terbentuk dan siklus bull baru dimulai, dengan target harga tinggi dari Standard Chartered dan Risk Dimensions. Namun, beberapa memperingatkan kondisi jenuh beli dan menyarankan kehati-hatian, menunggu konfirmasi penembusan $80,000-$85,000. Tantangan ke depan adalah mempertahankan aliran masuk ETF spot, menembus dan bertahan di zona resisten $78.000-$80.000, serta hasil voting UU CLARITY di Senat AS pada 15 September yang akan menjadi katalis penting berikutnya.

marsbit13m yang lalu

Bear Market Telah Berakhir, Siklus Bull Market Baru Telah Dimulai

marsbit13m yang lalu

Tanpa DeFi, Apakah RWA Masih Bermakna?

Pembahasan industri RWA seringkali dimulai dengan visi sederhana: tokenisasi aset seperti obligasi, saham, atau komputasi. Namun, tokenisasi saja ibarat memberi kode batang pada kontainer—ini berguna tetapi bukan solusi transformatif. Token hanyalah representasi hak yang dapat dialamatkan, sedangkan DeFi adalah sistem operasi pasar yang memberikan utilitas nyata. Nilai RWA terletak pada kemampuannya untuk dinilai, dibiayai, dilindung nilai, diperdagangkan, dan diselesaikan dalam lingkungan yang menekan, tanpa memerlukan koordinasi manual setiap kali. Tokenisasi adalah langkah pertama, tetapi untuk menjadi komponen keuangan yang matang, RWA memerlukan enam lapisan: hak hukum yang dapat ditegakkan, orakel data yang andal, aturan transfer/penebusan yang jelas, likuiditas pasar sekunder, parameter kolateral yang realistis, dan jalur penyelesaian kerugian yang kredibel. Tantangan mendasar adalah RWA berjalan pada beberapa "jam" waktu yang berbeda—penyelesaian blockchain yang instan versus waktu penyelesaian dunia nyata yang lambat—yang menciptakan kesenjangan risiko likuidasi dan likuidasi. Likuiditas sejati bukan tentang TVL, tetapi tentang kemampuan untuk keluar dari posisi dalam jendela waktu yang diperlukan. Leverage membuka utilitas ekonomi tetapi juga memperkenalkan kerapuhan; tingkat kolateral harus memperhitungkan faktor-faktor seperti penundaan penebusan dan kemampuan market maker, bukan hanya volatilitas historis. Risiko RWA harus dipetakan sebagai grafik hubungan dari berbagai node yang saling bergantung. Pemantauan harus proaktif, mendeteksi sinyal risiko off-chain sebelum tercermin pada harga. Sementara tokenisasi obligasi pemerintah adalah titik masuk yang baik, batas depan yang lebih menarik adalah aset seperti daya komputasi dan energi, yang memerlukan model risiko khusus. Tokenisasi saham dan kontrak *perpetual* akan menghubungkan dua sistem besar, tetapi memerlukan arsitektur yang kuat untuk mengelola risiko yang saling terkait. Kesimpulannya, tanpa DeFi, RWA memiliki nilai terbatas—terutama untuk distribusi dan transparansi yang lebih baik. Nilai transformatif sejati muncul ketika RWA terintegrasi ke dalam pasar modal yang dapat diprogram, di mana aset dapat digunakan sebagai kolateral dan dikelola dengan ketahanan yang diuji. Token hanyalah kode batang; pasar adalah mesin yang sebenarnya beroperasi. Tahap selanjutnya bukanlah lebih banyak token, tetapi membangun lapisan operasional yang mengubah kepemilikan hukum menjadi strategi keuangan yang tangguh.

marsbit35m yang lalu

Tanpa DeFi, Apakah RWA Masih Bermakna?

marsbit35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片