Systematic Crypto Dump? Multicoin Co-Founder Smells A Massive ‘Forced Seller’

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-21Terakhir diperbarui pada 2025-11-21

Abstrak

Persistent, programmatic selling across major crypto assets has sparked fresh speculation that the market is still digesting cascading liquidations from...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Persistent, programmatic selling across major crypto assets has sparked fresh speculation that the market is still digesting cascading liquidations from October 10 — and that at least one large player is being unwound in the background.

On November 19, Multicoin Capital co-founder Tushar Jain wrote on X that “it feels like a big forced seller is in the market,” adding that “we are seeing systematic selling during specific hours.” He linked the pattern directly to the October 10 liquidation shock, calling it “probably a consequence of 10/10 liquidations” and concluding: “Hard to imagine this scale of forced selling continues for much longer.”

Jain has framed the current tape through the lens of his experience in 2022. On October 11, one day after the 10/10 flush, he warned that “it takes some time for all the bankruptcies to reveal themselves after a big liquidation flush like this.” According to him, in such episodes “big trading shops are running around trying to figure out what their exposure to insolvent counterparties is and that takes time.” When asked how long this process can last, he answered that “sometimes it takes weeks. Sometimes it takes months. It depends on what people do to try and patch the holes.”

That delayed discovery of losses is central to the emerging “forced seller” narrative. Rather than a single cathartic event, the 10/10 wipeout is being treated by professionals as the starting point of a longer adjustment, where risk is reduced gradually as lenders, counterparties and risk desks work through opaque exposures.

Systematic Sell Pressure Points To Forced Crypto Seller

Other market participants are publicly describing a similar pattern. LondonCryptoClub wrote that it “increasingly feels like someone out there being forced to liquidate a portfolio,” highlighting the “constant mechanical nature of the selling (in US hours).” Drawing on their foreign-exchange background, they compared this to periods in FX where unexplained flows later turned out to be related to large corporate or M&A-driven mandates, summarizing the current environment as a “flow driven market” and concluding: “A dead body will probably float to the surface soon.”

ETF analyst James Seyffart responded to Jain’s post by asking whether anyone had “any theories or guesses on who it could be if this were true,” underscoring that there is, so far, no credible public attribution.

Rumors about structural damage surfaced almost immediately after the October event. On October 12, The Rollup Co founder Andy Klages wrote that the “rumor mill [is] currently saying two large trading firms were liquidated to zero,” describing a setup where they allegedly “owned a book of top 100 mcap tokens which were collateralized against each other in size ($1B+) & became forced market sellers of their entire book.”

Related Reading: Hyperliquid At Risk In Democrats’ Crypto Crackdown? ZachXBT Warns Of Potential Risks

No firm fitting that description has publicly confirmed such a loss, but the structure Klages outlines matches what many professionals see as a key fragility: cross-collateralized altcoin books used as funding and margin.

Fundstrat’s and Bitmine’s Tom Lee independently argued on November 15 that the price action “has all the signs of a market maker (or two) with a major ‘hole’ in their balance sheet,” describing “sharks circling to trigger a liquidation / dumping of prices BTC.” He characterized the resulting pain as short-term and explicitly stated that it “does not” change his view on “the ETH supercycle of Wall Street building on blockchain.”

For now, there is no “dead body” on the surface: no major market maker or trading shop has publicly disclosed insolvency linked to October 10, and the identity of any alleged forced seller remains unknown.

But the consistency of the reports — systematic US-hours sell programs, rumors of cross-collateralized books blown out, and references to hidden balance-sheet holes — suggests that, weeks after the 10/10 shock, crypto markets may still be trading under the weight of positions that are being unwound because they have to be, not because anyone wants them to be.

At press time, the total crypto market cap stood at $3.1 trillion.

Total crypto market cap
Total crypto market cap holds above the 2021 high, 1-week chart | Source: TOTAL on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit1j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit1j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru2j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SAMSUNGEM

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM)Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

51 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli SAMSUNGEM

Apa Itu LGELECTRONICS

Aset dasar dari kontrak ini adalah LG Electronics Inc. LG Electronics Inc adalah perusahaan elektronik global yang berbasis di Korea Selatan yang bergerak di bidang elektronik konsumen, peralatan rumah tangga, dan komponen kendaraan.

76 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Apa Itu LGELECTRONICS

Cara Membeli LGELECTRONICS

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian LG Electronics (LGELECTRONICS) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli LG Electronics (LGELECTRONICS) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS)Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

49 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli LGELECTRONICS

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片