Cronos volume flips bullish – Whales lift market sentiment sharply

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-11-18Terakhir diperbarui pada 2025-11-19

Key Takeaways

What triggered Cronos’ sharp rebound from $0.10?

Buyers—led by whales—returned aggressively, flipping Buy Sell Delta positive and driving a strong recovery.

What supports the possibility of a continued uptrend for CRO?

Bullish SMI and MACD crossovers, whale accumulation, and rising exchange outflows all point toward sustained upward momentum.


After declining for seven consecutive days, Cronos [CRO] successfully held $0.1 support and bounced to a local high of $0.1146.

At press time, Cronos traded at $0.1136, up 11.54% on daily charts. At the same time, its market cap surged 11.19% to $4.25 billion, indicating steady capital inflow. 

But is this the start of a sustained uptrend or a mere flick?

Cronos buyers re-enter the market

As the market declined, holders and investors panicked and turned to aggressive selling. Thus, sellers have dominated the market over the last seven days. 

However, the market power dynamics shifted over the past day as buyers staged a strong comeback. According to Coinalyze, Cronos saw 34 million in Buy Volume compared to 29 million in Sell Volume. 

Cronos buy sell volumeCronos buy sell volume

Source: Coinalyze

As a result, the altcoin recorded a positive Buy Sell Delta of 5 million tokens. A positive delta suggests that buyers returned and totally displaced sellers, a clear sign of aggressive spot selling. 

Whales are in the lead

Interestingly, this buying activity has been even more prevalent among Cronos’ Top Holders, who scooped up 211 million tokens per Nansen, marking a drastic reversal in their behavior. 

Prior to this holder’s comeback, they had largely stepped back from the market and were sitting on the sidelines. Their absence explains the recent market weakness. 

Cronos top addressesCronos top addresses

Source: Nansen

Historically, increased buying pressure, especially from large holders, has accelerated an upward momentum, a prelude to higher prices. 

Coupled with that, exchange activity has also signaled a shift in sentiment. According to CoinGlass, Spot Netflow dropped into negative again after spiking the previous day. 

At press time, Netflow was -$274k, a significant drop from $731k, reflecting rising withdrawals relative to deposits. 

Cronos Spot NetflowCronos Spot Netflow

Source: CoinGlass

When outflow dominates, it suggests that most participants on exchanges are buying. Such an exchange setup often strengthens a market bullish case.

A mere flick, or just the beginning?

Cronos successfully bounced back from a recent dip as buyers, especially whales, returned to defend a key support. As a result, demand for the altcoin recovered, strengthening the upward trend.

In fact, the altcoin’s Stochastic Momentum Index (SMI) made a bullish crossover, hiking to -51. At the same time, its MACD also made a bullish crossover, further validating rising buyer dominance.

CRO SMI & MACDCRO SMI & MACD

Source: TradingView

With the two indicators flipping over, it suggests strengthening upward momentum and a potential trend continuation.

If buyers, especially whales, continue to take positions, demand will push CRO toward $0.13. However, if the momentum fades first, the altcoin will retrace to $0.10 again.

Share

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit5j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit5j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片