Регулятор США убрал криптовалюты из приоритетных направлений проверок

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-03-17Terakhir diperbarui pada 2025-11-18

Комиссия по ценным бумагам и биржам США (SEC) исключила криптовалюты из списка приоритетных направлений проверок на 2026 год. В предыдущие годы цифровые активы регулярно упоминались в подобных документах.

Отдел проверок SEC опубликовал свои цели на фискальный год, завершающийся 30 сентября 2026 года. В документе нет конкретного упоминания криптовалют или цифровых активов, так что он заметно отличается от подходов прошлых лет.

Впрочем, регулятор подчеркнул, что заявленные приоритеты не являются «исчерпывающим списком всех областей, на которых отдел сосредоточится в предстоящем году».

Смена курса при новом руководстве

Изменение подхода произошло на фоне поддержки криптоиндустрии со стороны президента США Дональда Трампа, который активно работает над дерегулированием сектора. При этом семья Трампа активно участвует в отрасли через торговую платформу, майнинговый бизнес, стейблкоин и токен.

«Проверки — важный компонент выполнения миссии агентства, но они не должны превращаться в попытки поймать компании на нарушениях любой ценой» — заявил председатель SEC Пол Аткинс (Paul Atkins).

«Сегодняшняя публикация приоритетов проверок должна позволить компаниям подготовиться к конструктивному диалогу с инспекторами SEC и обеспечить прозрачность приоритетов подразделения, которое больше всего взаимодействует с общественностью», — добавил он.

Контраст с предыдущими годами

Отдел проверок отвечает за изучение организаций, включая инвестиционных консультантов, брокеров-дилеров, клиринговые агентства и фондовые биржи на предмет соблюдения федеральных законов о ценных бумагах.

В прошлом году под руководством бывшего председателя SEC Гари Генслера (Gary Gensler) отдел заявил о намерении сосредоточиться на «предложении, продаже, рекомендациях, консультировании, торговле и других видах деятельности с участием криптовалютных активов», прямо назвав приоритетом спотовые биткоин и Ethereum-ETF.

«Учитывая волатильность и активность на рынках криптоактивов, отдел продолжит мониторинг и, при необходимости, проведение проверок регистрантов, предлагающих услуги, связанные с криптоактивами», — говорилось в документе прошлого года.

Новые приоритеты

В своем последнем списке приоритетов SEC заявила о сосредоточении на «основных областях», включая фидуциарные обязанности (правовое требование действовать исключительно в интересах клиента, а не в своих собственных), кастодиальные услуги и защиту информации клиентов.

Регулятор отметил в отчете, что будет фокусироваться на «рисках, связанных с использованием новых технологий», особо выделив искусственный интеллект и автоматизированные инвестиционные инструменты.

Отдельный раздел документа указывает, что агентство также уделит «особое внимание» способности компаний реагировать и восстанавливаться после киберинцидентов, «включая те, что связаны с атаками программ-вымогателей».

Bacaan Terkait

Orang yang Menciptakan ChatGPT, Sudah Tidak Lagi Menggunakan ChatGPT untuk Bekerja

Pembuat ChatGPT Sudah Tidak Lagi Mengandalkan ChatGPT untuk Bekerja Dalam waktu kurang dari setahun, OpenAI telah menggeser fokus dari chatbot ke agen AI cerdas (AI Agent) bernama Codex. Hingga Juni 2026, Codex menangani 99,8% dari total token keluaran mingguan perusahaan, melonjak drastis dari kurang dari 10% sepuluh bulan sebelumnya. Pergeseran besar terjadi sekitar September lalu ketika Codex diperkuat dengan model yang lebih canggih dan kemampuan yang lebih lengkap, memungkinkannya menangani tugas-tugas yang semakin kompleks. Karyawan OpenAI menemukan bahwa daripada bertanya-jawab dalam kotak dialog, lebih efisien untuk menyerahkan satu set tugas utuh kepada Codex untuk dijalankan secara mandiri. Perubahan ini tidak hanya terjadi di tim teknik, tetapi telah menyebar ke setiap departemen termasuk hukum, keuangan, dan rekrutmen. Saat ini, rata-rata lebih dari 85% token keluaran per karyawan dihasilkan oleh Codex. Agen seperti Codex mengubah unit dasar kerja pengetahuan: dari interaksi tanya-jawab singkat menjadi tugas berjangka panjang yang dapat "dilempar" untuk diselesaikan secara mandiri. Sekitar seperempat permintaan ke Codex kini terkait dengan pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih dari satu jam jika dikerjakan manusia. Yang mengejutkan, pertumbuhan pengguna non-pengembang (pengguna individu dan organisasi) telah melampaui pengembang. Orang-orang dari bidang non-teknik seperti keuangan dan humas menggunakan Codex untuk mengotomatisasi alur kerja mereka, bahkan untuk tugas-tugas pemrograman. Ini menunjukkan bahwa Codex telah berubah dari alat bantu pemrograman menjadi agen alur kerja universal. Codex, yang didukung oleh GPT-5.5, kini dapat menjalankan rantai tugas teknik secara utuh: implementasi, refaktor, debug, pengujian, dan verifikasi. Pengguna berat bahkan dapat menjalankan beberapa agen secara paralel, menghasilkan hingga lebih dari 60 jam kerja agen dalam satu hari. Intinya, cara kerja telah bergeser: dari membuka kotak obrolan menjadi menyerahkan seluruh tugas kepada agen cerdas. Pembeda di masa depan akan terletak pada seberapa besar dan kompleks tugas yang berani dipercayakan kepada AI untuk dijalankan secara mandiri.

marsbit14m yang lalu

Orang yang Menciptakan ChatGPT, Sudah Tidak Lagi Menggunakan ChatGPT untuk Bekerja

marsbit14m yang lalu

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

Kebangkitan stablecoin di Amerika Latin pada dasarnya bukanlah "kemenangan teknologi kripto", melainkan respons terhadap kebutuhan lama akan pengiriman uang lintas batas. Artikel ini, melalui percakapan dengan seorang pemilik restoran Tionghoa di Meksiko, menelusuri sejarah "surat perak" tradisional yang digunakan diaspora untuk mengirim uang pulang. Ini menggambarkan bagaimana di Amerika Latin, di mana remitansi sangat penting bagi banyak keluarga, stablecoin seperti USDT dan USDC dipahami bukan sebagai aset kripto, melainkan sebagai "dolar digital" yang dapat diandalkan. Stablecoin memecahkan masalah inti dalam sistem remitansi tradisional: biaya tinggi, lambat, dan ketidakpastian nilai tukar. Mereka berfungsi sebagai infrastruktur remitansi yang efisien, terutama di negara-negara dengan mata uang volatil seperti Argentina dan Venezuela, atau dengan aliran modal lintas batas yang besar seperti Meksiko dan Brasil. Namun, tantangan sebenarnya terletak pada integrasi "dua ujung": on-ramp (mengubah uang tunai atau saldo bank menjadi stablecoin) dan off-ramp (mengubah stablecoin menjadi mata uang lokal yang dapat digunakan, seperti melalui Pix di Brasil atau SPEI di Meksiko). Regulator di kawasan ini semakin memandang stablecoin melalui lensa kebijakan moneter dan kontrol devisa, berusaha untuk mengatur alih-alih melarangnya. Masa depan stablecoin di Amerika Latin terletak pada kemampuannya untuk beroperasi tanpa terlihat di latar belakang, menjadi tulang punggung teknis yang memungkinkan pengiriman uang yang lebih cepat dan lebih murah, sementara pengguna hanya peduli pada satu hal: apakah uangnya sudah sampai.

marsbit1j yang lalu

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片