Wintermute масштабирует фарминг в секторе DeFi с помощью технологий Hypernative

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-05-17Terakhir diperbarui pada 2025-11-18

Исследовательская команда маркетмейкера Wintermute столкнулась с ростом нагрузки после расширения деятельности в сфере фарминга на множестве протоколов. Внутренние инструменты не успевали отслеживать изменения стратегий, обновления контрактов и динамические риски на разных сетях. Hypernative убедила команду, что мониторинг может масштабироваться вместе с портфелем. Компания использует сервис для наблюдения за зависимостями, автоматических оповещений и анализа данных.

Внутренние мониторинговые инструменты Wintermute создавались для арбитража и взаимодействия с DEX, где риски были локальными и короткими. С фармингом ситуация изменилась, поскольку капитал удерживается дольше и подвержен максимально широкому спектру изменений. Команда нуждалась в системе, способной отслеживать ключевые события, финансовые показатели и состояние протоколов. Hypernative позволила решить эти задачи через готовые агенты и широкую систему предупреждений. Это стало основой для масштабирования операций.

Архитектура мониторинга Wintermute состоит из 3 уровней, позволяющих наблюдать за позициями в разных разрезах. Первый — это watchlist, который контролирует адреса и функциональность протоколов, обеспечивая быстрые сигналы о рисках через встроенные агенты. Второй — кастомные агенты, отслеживающие точечные события, включая изменения ролей, модификации параметров протоколов и обновления стратегий. Третий же основан на SDK и дает доступ к ончейн данным и расчетам финансовых метрик.

SDK Hypernative используется для наблюдения за APY, динамикой цен долей, изменениями ставок и распределением наград.

Wintermute отслеживает отклонения оракулов, проверяет стабильность цен и контролирует факторы ликвидации в реальном времени. Команда наблюдает финансовые переменные для всех позиций. Это помогает принимать решения по коррекции или выходу из позиций. Такой контроль снижает риск неожиданных потерь. Гибкость Hypernative помогает Wintermute находить арбитражные возможности и оптимизировать распределение капитала.

Bacaan Terkait

Semua Altcoin Besar Mengalami Kenaikan. 5 Koin Teratas Berdasarkan Pertumbuhan dalam Tujuh Hari

Semua aset kripto utama dalam 100 besar berdasarkan kapitalisasi pasar mencatatkan kenaikan harga selama tujuh hari terakhir (14-21 Agustus). Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing naik 25% dan 30%. Pasar secara keseluruhan mulai menguat pada 17 Agustus, didorong oleh pertemuan di Gedung Putih antara Presiden AS Donald Trump dengan perwakilan regulator dan perusahaan kripto terkemuka. **5 Aset Kripto dengan Pertumbuhan Tertinggi:** 1. **Ethena (ENA): +65%** Kenaikan didukung pengumuman kerja sama dengan broker FalconX untuk membuka jalur kredit senilai $1 miliar, menggunakan cadangan stablecoin USDe. 2. **SPX6900 ($SPX): +40%** Meme coin ini naik meski tanpa berita kemitraan spesifik. Volatilitas mungkin dipicu pengumuman Coinbase yang akan menangguhkan perdagangan futures $SPX. 3. **XRP ($XRP): +40%** Mencatat minggu terbaiknya sejak pemilu 2024. Didorong adopsi Jeonbuk Bank (Korea Selatan) untuk layanan pembayaran Ripple dan penerbitan obligasi swasta senilai $275 juta oleh Ripple. 4. **Venice Token ($VVV): +35%** Token platform AI ini menguat setelah pendapatan tahunan produknya dikabarkan melebihi $100 juta. Mekanisme pembakaran token yang menggunakan sebagian biaya platform juga berkontribusi. 5. **Pump.fun ($PUMP): +35%** Token platform peluncuran meme coin ini meroket berkat pendapatan protokol yang mencapai rekor $23,5 juta dalam seminggu. Sebagian pendapatan digunakan untuk membeli dan membakar token $PUMP. *Artikel ini disajikan hanya untuk tujuan informatif dan bukan merupakan saran investasi. Aset kripto bersifat volatil dan dapat menyebabkan kerugian finansial.*

cryptonews.ru1j yang lalu

Semua Altcoin Besar Mengalami Kenaikan. 5 Koin Teratas Berdasarkan Pertumbuhan dalam Tujuh Hari

cryptonews.ru1j yang lalu

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

Sengketa hukum antara Justin Sun dan World Liberty Financial (WLF) mencuat setelah Sun mengklaim kemenangan dalam sidang pengadilan, sementara WLF membantahnya. Perselisihan ini bermula dari pembekuan 45 juta token USD 1 oleh WLF, yang diduga terkait penolakan Sun terhadap investasi tambahan. Kasus ini menyoroti kekhawatiran lebih luas tentang wewenang penerbit stablecoin dalam membekukan dana pengguna. USD 1, stablecoin WLF yang beredar di berbagai blockchain dengan kapitalisasi besar, menjadi pusat perhatian. Kemampuan penerbit untuk membekukan dompet digital dipertanyakan, menyentuh isu kepercayaan dalam ekosistem kripto. Klaim Sun tentang "kemenangan besar" dalam sidang di pengadilan federal California pada 20 Agustus dibantah keras oleh salah satu pendiri WLF, Zach Witkoff, yang menyebut pernyataan Sun penuh kebohongan dan menegaskan tidak ada keputusan yang dikeluarkan. Informasi publik dari pengadilan hingga 8 Juni hanya menunjukkan jadwal sidang, sehingga klaim kedua pihak belum dapat diverifikasi. Konflik ini juga melibatkan gugatan timbal balik: WLF menggugat Sun atas pencemaran nama baik di Florida, sementara Sun menggugat WLF dengan tuduhan praktik sentralisasi terselubung. Latar belakang kasus ini semakin rumit dengan penyelesaian investigasi SEC terhadap Sun pada Maret 2026, yang kemudian memicu dugaan "uang damai" dari politisi. Di tengah sengketa, WLF terus berkembang dan mendapat persetujuan awal dari OCC untuk mendirikan bank trust nasional. Namun, token tata kelola WLFI mengalami penurunan harga sekitar 87% dari puncaknya, mencerminkan ketidakpastian pasar yang berlarut-larut menyusul konflik hukum ini.

cryptonews.ru1j yang lalu

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片