XRP Custody Companies A Risk? Pundit Shares Why Companies Shouldn’t Hold The Coins

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-15Terakhir diperbarui pada 2025-11-15

Abstrak

Crypto pundit Vincent Van Code has explained why companies shouldn’t custody their XRP holdings amid the rise in treasury companies....

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Crypto pundit Vincent Van Code has explained why companies shouldn’t custody their XRP holdings amid the rise in treasury companies. As part of his comments, he advocated that these companies gain the token exposure to ETFs and other regulated wrappers rather than holding the coins. 

Pundit Explains Why Companies Should Avoid XRP Custody

In an X post, Vincent Van Code stated that companies accidentally turn themselves into a bank, security firm, and a regulated financial institution overnight, the moment they decide to self-custody their XRP. He further remarked that the bill for this mistake is “massive,” as it has some repercussions. 

The crypto pundit noted that most companies think that holding their own crypto tokens is the same as holding cash in a bank account. However, he explained that they are not the same as custodying XRP is one of the “most complex, expensive, compliance-heavy things” an organization can do. Vincent Van Code then used the altcoin as a case study. 

He stated that to self-custody at a large scale, companies are not just storing a seed phrase but are now operating a regulated asset environment. The crypto pundit explained that this exposes these companies to annual audits, SOC2 controls, and cold storage infrastructure. They would also have to worry about key ceremony documentation, segregation of duties, insider threat mitigation, and round-the-clock monitoring. 

Other Implications Of Custody

Vincent Van Code further mentioned that companies looking to self-custody their XRP will need incident response teams, a compliance officer, a risk team, internal policies, board oversight, and a full suite of legal and operational safeguards that they must continually maintain. He further highlighted the cost implications of implementing such safeguards. 

The crypto pundit revealed that the annual cost for a proper crypto custody program could easily hit seven figures. He noted that external audits alone cost between $250,000 and $500,000 annually, once these companies factor in SOC2 Type II, penetration testing, cyber insurance, regulatory reporting, and chain-of-custody reviews. 

Vincent Van Code also factored in staff that these companies will need to run the self-custody of their XRP assets. Meanwhile, these companies have to bear the risk and liability when something breaks, or a regulator asks questions, or the auditor finds a gap in the accounts. 

The Best Way For Institutional Adoption

Vincent Van Code stated that the real path to large-scale, multi-billion-dollar XRP adoption is not through thousands of companies holding the token. Instead, he claimed that it is through regulated wrappers, such as spot XRP ETFs and institutional treasury firms such as Ripple-backed Evernorth

He explained that these vehicles absorb the compliance load, audit burden, operational risk, and infrastructure costs. Vincent Van Code further remarked that they allow companies to hold XRP exposure without becoming a bank. The crypto pundit added that if mainstream enterprises are going to adopt the token globally, it will be through these structures and not DIY custody operations that could collapse under their complexity.

XRP
XRP trading at $2.27 on the 1D chart | Source: XRPUSDT on Tradingview.com
Featured image from Peakpx, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Scott Matherson is a leading crypto writer at Bitcoinist, who possesses a sharp analytical mind and a deep understanding of the digital currency landscape. Scott has earned a reputation for delivering thought-provoking and well-researched articles that resonate with both newcomers and seasoned crypto enthusiasts. Outside of his writing, Scott is passionate about promoting crypto literacy and often works to educate the public on the potential of blockchain.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit8j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit8j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SAMSUNGEM

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM)Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

55 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli SAMSUNGEM

Apa Itu LGELECTRONICS

Aset dasar dari kontrak ini adalah LG Electronics Inc. LG Electronics Inc adalah perusahaan elektronik global yang berbasis di Korea Selatan yang bergerak di bidang elektronik konsumen, peralatan rumah tangga, dan komponen kendaraan.

83 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Apa Itu LGELECTRONICS

Cara Membeli LGELECTRONICS

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian LG Electronics (LGELECTRONICS) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli LG Electronics (LGELECTRONICS) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS)Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

55 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli LGELECTRONICS

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片