Фирма Трампа продаст Cronos и биткоины не раньше 2028 года

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-09Terakhir diperbarui pada 2025-11-10

Компания президента США Дональда Трампа TrumpMedia and Technology Group (TMTG) будет хранить биткоины и криптовалюту Cronos (CRO) как минимум до 2028 года.

Из отчёта, недавно поданного в Комиссию по ценным бумагам и биржам США, следует, что по состоянию на 30 сентября на балансе TMTG находились криптовалюты стоимостью $1,47 млрд, а именно:

  • 11,542 BTC на сумму $1,32 млрд;
  • 756 млн Cronos на $146,68 млн.

Фирма купила цифровые активы в 2025 году и потратила на них $1,48 млрд. Инвестиции в BTC обернулись убытками величиной $48 млн, а капиталовложения в CRO, наоборот, принесли прибыль в размере $32,63 млн.

tmtg-crypto-holdings-september-2025

Криптовалюты на балансе TMTG

Хранящиеся в кошельке TMTG биткоины служат залогом для выпущенных конвертируемых облигаций, поэтому работники фирмы смогут их продать на раньше 29 мая 2028-го, когда ценные бумаги можно будет обменять на акции предприятия. А монеты CRO сотрудникам предприятия придётся хранить до 26 августа 2028-го, как того требуют условия соглашения об их покупке. Поэтому можно предположить, что в последний год своего второго президентского срока Трамп приложит усилия, чтобы дать старт бычьему ралли на рынке этих цифровых активов.

Кроме того, специалисты исследовательской компании Arkham выяснили, что организация World Liberty Financial, сооснователем которой выступил сын американского лидера Дональд Трамп младший, владеет криптовалютами на сумму $6 млрд, из которых $5,73 млрд приходится на долю токенов World Liberty Financial (WLFI), подешевевших на 61% с момента старта торгов в сентябре.

Bacaan Terkait

2 Juta Pengguna Bulanan, Total Pendanaan $16,5 Juta, Proyek DeFi Terkenal Zapper Akhirnya Juga Runtuh

Pada 8 Juli 2026, CEO Zapper Seb Audet mengumumkan penutupan platform DeFi ternama tersebut pada 3 Agustus, mengakhiri operasional selama hampir tujuh tahun. Zapper, pelacak portofolio DeFi dengan 2 juta pengguna aktif bulanan dan volume transaksi lebih dari $13 miliar, harus menyerah karena tidak menemukan model bisnis yang berkelanjutan. Platform yang bermula dari merger DeFi Snap dan DeFi Zap pada 2019 ini sempat mendapatkan pendanaan $1,65 juta dari Framework Ventures dan lainnya. Fungsionalitas utamanya adalah melacak aset di berbagai jaringan dan protokol DeFi, memungkinkan pengguna memantau semua aset mereka di satu tempat. Fitur unggulan "Zap" juga mempermudah transaksi DeFi yang kompleks. Meskipun memiliki basis pengguna yang besar dan setia, Zapper kesulitan menghasilkan pendapatan yang cukup. Model bisnisnya bergantung pada biaya kecil dari agregasi pertukaran, namun biaya tersebut tertekan oleh persaingan sengit. Sementara itu, biaya infrastruktur untuk memelihara indeks data real-time di ratusan protokol dan banyak blockchain terus membebani. Proyek ini melakukan beberapa upaya pivot, seperti meluncurkan aplikasi sosial Chainchat pada 2023 dan mengumumkan Zapper Protocol dengan rencana token $ZAP pada 2024, namun upaya-upaya ini gagal dilaksanakan sepenuhnya dan tidak mengubah nasibnya. Penutupan Zapper mencerminkan tantangan yang dihadapi produk alat murni di ruang DeFi, menekankan pentingnya menemukan saluran monetisasi yang kuat di luar sekadar mengumpulkan pengguna.

链捕手1j yang lalu

2 Juta Pengguna Bulanan, Total Pendanaan $16,5 Juta, Proyek DeFi Terkenal Zapper Akhirnya Juga Runtuh

链捕手1j yang lalu

37.7°C Membuat Pingsan, Superkomputer AI Universitas Cambridge Lumpuh, 350 Proyek Riset Berhenti Total

Suhu 37,7°C Lumpuhkan Superkomputer AI Cambridge, 350 Proyek Riset Terhenti Gelombang panas ekstrem yang melanda Inggris pada akhir Juni mencapai rekor 37,7°C, menyebabkan sistem pendingin superkomputer AI Dawn di Universitas Cambridge mengalami kegagalan. Dawn, yang merupakan bagian inti dari rencana pemerintah Inggris senilai £300 juta dan menampung 1024 GPU Intel, terpaksa dinonaktifkan selama lebih dari satu minggu (27 Juni - 6 Juli). Pemadaman ini menghentikan lebih dari 350 proyek penelitian penting. Beberapa di antaranya termasuk penyaringan molekular untuk obat Parkinson baru, penemuan target vaksin kanker yang dipercepat AI, pemodelan prediksi es laut Antartika, dan proyek skrining kanker ginjal berbasis AI. Untungnya, tidak ada data yang hilang atau pekerjaan yang perlu diulang dari nol. Penyedia sistem pendingin, USystems (Legrand), menyatakan peralatannya beroperasi sesuai spesifikasi desain, mengisyaratkan bahwa suhu lingkungan telah melampaui batas yang direncanakan. Insiden serupa pernah terjadi pada 2022, ketika pusat data Google dan Oracle di London juga mengalami gangguan karena panas. Masalah intinya terletak pada tantangan pendinginan akhir. Berapa pun canggihnya sistem pendingin di dalam rak server (seperti pendinginan cair langsung di Dawn), panas akhirnya harus dibuang ke udara luar. Ketika suhu atmosfer mendekati 40°C, efisiensi pembuangan panas menurun drastis, dan peralatan bisa mengalami throttle termal atau dimatikan secara paksa untuk mencegah kerusakan. Insiden ini menyoroti paradoks dan tantangan besar di era AI: infrastruktur komputasi canggih yang digunakan untuk mempelajari perubahan iklim justru menjadi rentan terhadap dampak dari perubahan iklim itu sendiri. Kebutuhan daya dan kepadatan panas pusat data AI terus melonjak (dari rak 5-10 kW menjadi 100+ kW), sementara suhu global juga terus meningkat. Insiden Dawn menjadi peringatan bahwa ketahanan infrastruktur digital terhadap cuaca ekstrem perlu menjadi prioritas perencanaan di masa depan.

marsbit2j yang lalu

37.7°C Membuat Pingsan, Superkomputer AI Universitas Cambridge Lumpuh, 350 Proyek Riset Berhenti Total

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片