FTX Withdraws Plan to Block Repayments in 49 Nations

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-11-04Terakhir diperbarui pada 2025-11-04

Collapsed crypto exchange FTX has dropped its controversial “Restricted Jurisdiction Procedure” motion, a proposal that could have cut off repayments to customers in 49 countries, including China, Ukraine, Pakistan, and Russia.

The decision to withdraw it, part of FTX’s ongoing U.S. bankruptcy process, follows strong opposition from creditors, especially those in China, where most of the affected claims originated. The proposal aimed to determine whether customer payouts could legally be made in countries with unclear or restrictive crypto laws.

The motion dates back to July, when FTX had asked a U.S. bankruptcy court to approve a plan for handling claims from users in 49 countries where crypto is restricted.

Creditors push back

If approved, the plan might have led to about $800 million in claims being excluded from FTX’s bankruptcy distributions, amounting to nearly 5% of the exchange’s $16 billion estate. Most of those claims came from China, which alone accounted for about 82% of the disputed funds.

The proposal sparked immediate backlash. More than 300 Chinese claimants, represented by Weiwei Ji, objected in a Delaware bankruptcy court, calling the plan unfair and legally baseless. Under mounting pressure, FTX withdrew the motion on Monday without prejudice, meaning it can revisit the idea later but only through a new court process.

The withdrawal brought relief to thousands of international customers who feared being shut out of repayments. It also signals that the FTX estate may need a more practical approach to handling cross-border claims in regions where crypto rules remain unclear.

SBF’s “never insolvent” defense

The legal update comes as FTX Founder Sam Bankman-Fried (SBF) prepares for his appeal hearing in New York. Convicted of fraud and conspiracy last year, he continues to argue that FTX was “never insolvent,” describing the collapse as a temporary liquidity crunch rather than a loss of funds.

Last month, a social media account connected to SBF posted a 14-page document called “FTX: Where Did the Money Go?”, dated September 2025. In it, SBF claimed the reported $8 billion shortfall “never left” the company and accused the bankruptcy team of worsening the crisis through mismanagement and slow repayments.

FTX filed for bankruptcy in November 2022, after revelations of secret fund transfers between the exchange and its sister firm, Alameda Research, triggered a liquidity crisis that wiped out billions in customer assets. SBF is currently serving a 25-year prison sentence but continues to contest his conviction and seek clemency from the U.S. President Donald Trump.


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Ethereum Foundation memperingatkan beberapa alat mungkin rusak dengan peningkatan Glamsterdam

Yayasan Ethereum (EF) telah memperingatkan bahwa beberapa dompet digital, indekser, dan alat estimasi biaya gas (gas estimators) mungkin mengalami gangguan karena perubahan model gas dalam peningkatan jaringan (upgrade) Glamsterdam yang akan datang. Tim Protokol DevOps EF menyatakan bahwa alat apa pun yang mengandalkan batas maksimum gas yang dikodekan secara kaku (hardcoded) "akan rusak" dan harus diperbarui. Mereka mendesak para pengembang untuk menguji sistem mereka di Plataberget, jaringan pengujian publik (testnet) yang akan beroperasi selama beberapa bulan. EIP-8037 dalam Glamsterdam akan memperkenalkan dimensi gas-status terpisah untuk operasi yang membuat status baru. Perubahan ini berarti transfer ETH biasa ke akun yang sudah ada akan tetap berbiaya 21.000 gas, tetapi mengirim ETH ke akun baru akan dikenakan biaya gas-status tambahan. Pengembang harus meninjau ulang perangkat lunak yang berasumsi bahwa 21.000 gas mencakup setiap transfer ETH atau hanya menggunakan satu dimensi gas dalam memperkirakan biaya transaksi. Upgrade Glamsterdam juga mencakup pemisahan proposer-pembangun yang diabadikan (enshrined proposer-builder separation), daftar akses tingkat blok, dan peningkatan batas ukuran kode kontrak serta kode inisialisasi. Fork Glamsterdam dijadwalkan aktif di jaringan utama pada Kamis, sebelum diterapkan di testnet Sepolia dan Holesky.

cointelegraph31m yang lalu

Ethereum Foundation memperingatkan beberapa alat mungkin rusak dengan peningkatan Glamsterdam

cointelegraph31m yang lalu

Dari Hedge Fund ke Family Office, Siapa yang Diam-diam Meningkatkan Eksposur HYPE melalui PURR?

Artikel berjudul "Dari Dana Lindung Nilai ke Kantor Keluarga, Siapa yang Diam-diam Menambah Eksposur HYPE melalui PURR?" membahas bagaimana lembaga keuangan besar mulai berinvestasi di HYPE token melalui pembelian saham Hyperliquid Strategies Inc. (kode PURR). Pada 30 Juni, PURR dimasukkan ke dalam indeks Russell 3000 dan Russell 2000, serta S&P Global BMI Index. Hal ini menarik perhatian institusi Wall Street. Laporan 13F terbaru mengungkap beberapa lembaga yang aktif membeli atau menambah saham PURR, termasuk Duquesne Family Office ($23 juta), Renaissance Technologies ($18,7 juta), Slate Path Capital ($21,4 juta), Discovery Capital Management ($10,3 juta), Balyasny Asset Management ($3 juta), dan Wealth High Governance Capital dari Brasil ($17,1 juta). Lembaga seperti Tudor Investment Corporation, Point72, dan D.E. Shaw juga membeli dalam skala lebih kecil. Selain investor aktif, raksasa seperti Vanguard Group ($6,6 juta) dan Nuveen ($8,4 juta) menambah kepemilikan PURR secara pasif karena masuknya saham tersebut ke dalam indeks. Secara total, pembelian institusional PURR pada Q2 2026 mencapai sekitar $142 juta. Artikel menyimpulkan bahwa minat investor terhadap HYPE dan ekosistem Hyperliquid semakin meluas, dari perusahaan arbitrase kripto awal ke dana kuantitatif, hedge fund, dan lembaga keuangan tradisional. Mekanisme pembagian hasil "AQAv2" yang akan dimulai 26 Agustus diharapkan mendukung harga HYPE dengan menyediakan dana buyback. Masa depan HYPE sebagai aset keuangan global akan diuji, dengan harapan dapat mengulangi kesuksesan yang pernah diharapkan pada ETH.

Odaily星球日报41m yang lalu

Dari Hedge Fund ke Family Office, Siapa yang Diam-diam Meningkatkan Eksposur HYPE melalui PURR?

Odaily星球日报41m yang lalu

Trading

Spot
活动图片