Why Mantle is eyeing $1.1 retest after MNT loses KEY support

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-11-03Terakhir diperbarui pada 2025-11-04

Key Takeaways

Why are Mantle prices down?

The market sell-off on Monday accelerated the downtrend of MNT, driving prices to a swing low of $1.18.

Where is MNT likely to go next?

The prevailing trend is downward, but a short-term price bounce to the $1.4 supply zone is possible before the next bearish impulse move.


Mantle [MNT] has fallen 5.11% in the past 24 hours, and its daily trading volume has increased by 83% over the previous day. This was a sign of heavy selling in recent trading hours.

The Bitcoin [BTC] volatility on the 2nd of November also pushed MNT prices lower.

The crypto sphere shed $100 billion in market cap, a 4% drop that saw $1.14 billion worth of positions liquidated in 24 hours. The fearful conditions and Mantle’s prevailing downtrend meant that the altcoin would likely face more losses in the coming days.

Fearful sentiment and heavy selling drive MNT prices toward $1

Mantle 1-day ChartMantle 1-day Chart

Source: MNT/USDT on TradingView

Mantle bulls fought valiantly to defend the $1.58 support level in October, and their efforts were successful until the final week of the month. Bitcoin’s price rejection and downturn from the $116k resistance took MNT below $1.58.

The recent sell-off saw MNT reach a swing low of $1.18. The next support level of note was at $1.1. This level served as a launchpad to the September rally. Meanwhile, the $1.4 level was the overhead resistance to watch out for.

The technical indicators showed that bears were in the driver’s seat of the MNT market. The CMF dropped below -0.05 to reflect intense capital outflows and selling pressure.

The Directional Movement Index had its -DI (red) above 20, at press time, with the ADX (yellow) moving higher as well.

This was an indication that the trend was bearish on the 1-day timeframe.

Mantle CoinalyzeMantle Coinalyze

Source: Coinalyze

In the short term, market sentiment turned bearish.

Recent price declines were matched by a steady drop in Open Interest (OI), indicating that speculators were either liquidated or chose to stay out due to heightened volatility.

This decline in OI signaled weakening confidence, while long liquidations added further downward pressure on MNT.

Although a brief rebound to $1.4 is possible, the overall trend remains bearish.

Disclaimer: The information presented does not constitute financial, investment, trading, or other types of advice and is solely the writer’s opinion

Share

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Paruh Kedua 2026, Komoditas Masuk Era 'Black Swan Berfrekuensi Tinggi'

Laporan dari Citigroup memperingatkan bahwa pasar komoditas akan memasuki era "angsa hitam berfrekuensi tinggi" pada paruh kedua 2026, di mana kejadian ekstrem yang mengganggu dapat menjadi hampir rutin. Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa skenario risiko ekstrem dengan dampak besar. Risiko tertinggi adalah eskalasi konflik AS-Iran menjadi krisis pasokan bertahun-tahun, yang berpotensi mendorong harga minyak naik 100-200%, mencapai lebih dari $200/barel. Pembatasan baru terhadap ekspor energi Rusia dinilai dapat mengganggu pasar gas alam lebih parah daripada minyak. Perlombaan penimbunan mineral kritis oleh pemerintah, seperti tembaga, berpeluang tinggi terjadi dan dapat mendorong harga tembaga di atas $20.000/ton. Untuk emas, meski berisiko turun 15-20% dalam jangka pendek, prospek jangka panjang tetap kuat dengan potensi naik mendekati $6.000/ons. Peristiwa El Niño ekstrem dapat mendorong harga kakao kembali ke $10.000/ton dan gula di atas 20 sen/pound. Ekspansi atau gelembung AI dapat memberikan dampak beragam: memacu permintaan logam seperti tembaga dan aluminium, atau menekannya jika terjadi ledakan gelembung. Skenario lain termasuk kemungkinan penandatanganan akhir pipa gas Siberia Power 2 antara Rusia dan Cina, yang dapat membuat pasar LNG global jenuh dan menekan harga, serta penerapan ekstrem Doktrin Monroe oleh AS yang memblokir ekspor minyak Amerika, berpotensi memicu lonjakan harga minyak global dan perpecahan harga regional yang parah. Laporan ini menyoroti meningkatnya kerentanan pasar komoditas terhadap guncangan geopolitik, iklim, dan teknologi.

marsbit21m yang lalu

Paruh Kedua 2026, Komoditas Masuk Era 'Black Swan Berfrekuensi Tinggi'

marsbit21m yang lalu

Yen di Level Terendah 40 Tahun, Apa yang akan Digunakan Jepang untuk Menetapkan Harga terhadap Pemain Jangka Pendek?

Yen Jepang mencapai level terendah baru dalam 40 tahun, mendekati 164 yen per dolar AS. Menteri Keuangan Shunichi Suzuki memperingatkan tindakan "berani" jika diperlukan untuk mengatasi fluktuasi yang tidak teratur. Kelemahan yen ini bermasalah karena terlihat tidak hanya terhadap dolar AS, tetapi juga dalam nilai tukar tertimbang perdagangan, meningkatkan tekanan inflasi impor akibat harga minyak yang tinggi. Pemerintah Jepang pertama-tama meningkatkan biaya bagi spekulan yen melalui intervensi verbal, mengubah perhitungan risiko imbal hasil bagi para penjual. Intervensi langsung mungkin memiliki dampak terbatas. Dukungan yang lebih berkelanjutan dapat datang dari ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Jepang yang lebih awal dan potensi rebalancing aset oleh dana pensiun seperti GPIF. Meski demikian, ini adalah variabel yang bergerak lambat. Transaksi carry trade (meminjam yen murah untuk membeli aset berbunga tinggi) tetap ada, tetapi ruang geraknya menyempit. Yang paling dikhawatirkan adalah kenaikan tajam yen yang tiba-tiba, yang dapat memicu likuidasi dan meningkatkan volatilitas pasar global. Zona 163-165 yen per dolar kini menjadi area uji kebijakan. Nasib yen akan tergantung pada data intervensi aktual, sinyal dari Bank Jepang, harga minyak, dan langkah-langkah rebalancing yang terlihat. Meski tren pelemahan bisa berlanjut, mendekati level terendah baru akan membawa premi risiko kebijakan yang semakin tinggi, menjadikan yen sebagai komponen penting dalam biaya leverage aset risiko global.

marsbit21m yang lalu

Yen di Level Terendah 40 Tahun, Apa yang akan Digunakan Jepang untuk Menetapkan Harga terhadap Pemain Jangka Pendek?

marsbit21m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli MNT

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Mantle (MNT) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Mantle (MNT) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Mantle (MNT) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Mantle (MNT) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Mantle (MNT)Lakukan trading Mantle (MNT) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

608 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.10

Cara Membeli MNT

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga MNT (MNT) disajikan di bawah ini.

活动图片