Banco Inter и Chainlink провели первую межцепочечную трансграничную сделку между центральными банками Бразилии и Гонконга

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-02Terakhir diperbarui pada 2025-11-03

Бразильский банк Banco Inter и блокчейн-платформа Chainlink завершили первую в мире межцепочечную трансграничную сделку между центральными банками Бразилии и Гонконга. Эксперимент стал частью программы по тестированию совместимости цифровых валют центральных банков (CBDC) и продемонстрировал возможность реального обмена активами между двумя независимыми финансовыми системами.

Новый этап в развитии цифровых валют центральных банков

Инициатива направлена на создание инфраструктуры, которая позволит разным CBDC взаимодействовать между собой через общие технологические стандарты. Транзакция между Бразилией и Гонконгом показала, что передача ликвидности и данных может осуществляться безопасно и мгновенно без участия посредников.

Роль Chainlink заключалась в обеспечении передачи данных и сообщений между различными блокчейнами с использованием технологии Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP). Этот протокол стал универсальным мостом, соединяющим сети, использующие разные архитектуры и правила консенсуса.

Banco Inter и регуляторные партнёры

Banco Inter выступил финансовым оператором в рамках тестовой сделки, выполняя инструкции двух центральных банков. Проект реализован при участии Банка Бразилии, Гонконгского валютного управления (HKMA) и поддержке инициативы BIS Innovation Hub, курирующей международные эксперименты с CBDC.

В рамках пилота были проведены расчёты по токенизированным валютам обеих стран с реальной передачей стоимости между тестовыми аккаунтами, что подтвердило работоспособность схемы в практических условиях.

Значение эксперимента для глобальной финансовой системы

Проведённая операция стала вехой в создании глобальной сети цифровых валют центральных банков, где Chainlink выполняет роль универсального технологического слоя. Успешное завершение сделки между Бразилией и Гонконгом показывает, что архитектура CBDC будущего может быть открытой, межцепочечной и совместимой, что создаст основу для реальных трансграничных платежей без корреспондентских банков.

По оценке участников проекта, использование Chainlink CCIP позволяет:

  • минимизировать риски при передаче стоимости;

  • обеспечивать единые стандарты безопасности и аутентификации;

  • сокращать время трансграничных расчётов с нескольких дней до нескольких секунд.

Перспективы и влияние на рынок цифровых активов

Демонстрация технологической готовности межцепочечной торговли между CBDC усиливает интерес к проектам, обеспечивающим совместимость и токенизацию реальных активов. В этом контексте Chainlink закрепляет позиции ключевого поставщика инфраструктуры для цифровых финансов нового поколения.

Для центральных банков, исследующих возможности выпуска и взаимодействия цифровых валют, пример Banco Inter и Chainlink показывает реальную возможность построения наднациональной финансовой системы, где ликвидность движется без границ, а контроль и прозрачность обеспечиваются смарт-контрактами.

Сделка между Бразилией и Гонконгом при участии Banco Inter и Chainlink стала первым доказательством того, что CBDC-экосистема может быть межцепочечной и интероперабельной. Это событие приближает интеграцию цифровых валют центральных банков к мировому масштабу и подтверждает лидерство Chainlink в сфере технологий межсетевой совместимости.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Mark Zuckerberg mulai berinvestasi di pasar prediksi, sementara negara-negara Asia masih menganggapnya sebagai perjudian. Pasar prediksi telah berkembang menjadi industri utama dengan volume perdagangan bulanan mencapai $14 miliar, didukung oleh mekanisme sederhana: kontrak diselesaikan sebesar $1 jika suatu peristiwa terjadi, dan $0 jika tidak, sehingga harga mencerminkan probabilitas real-time. Pasar ini awalnya digunakan secara informal di abad ke-18 dan dikembangkan secara akademis pada 1988. Saat ini, mereka mencakup berbagai topik seperti olahraga, politik, dan keuangan. Harga terbentuk melalui buku pesanan, dan hasilnya ditentukan oleh oracle. Mekanisme "skin in the game" membedakannya dari survei tradisional, karena peserta rugi jika prediksi salah, meningkatkan keandalan informasi. Di AS, pasar ini diatur sebagai bagian dari sistem keuangan, sementara di Asia sering dianggap sebagai perjudian. Kebijakan Asia yang membatasi partisipasi menyebabkan tiga masalah: arbitrase regulasi, hilangnya kedaulatan informasi, dan kurangnya perlindungan pengguna. Daripada menghalangi pasar ini, penting untuk memikirkan cara memanfaatkan datanya secara bertanggung jawab dalam sistem formal. Diskusi konstruktif diperlukan untuk mengintegrasikannya ke dalam kerangka transparan dan mengembalikan data yang dihasilkan sebagai aset nasional.

Foresight News4m yang lalu

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Foresight News4m yang lalu

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

Juni lalu, dunia kripto mengalami serangkaian insiden keamanan yang melibatkan berbagai aspek ekosistem Web3. Serangan tidak hanya berfokus pada satu titik, tetapi meluas ke beberapa lapisan pertahanan. Ada tiga area utama yang terdampak: 1. **Keamanan Dompet di Luar Penyimpanan Kunci Pribadi**: Insiden pada dompet SecondFi di Cardano menunjukkan bahwa kelemahan dalam implementasi tanda tangan (signing) di tingkat perangkat lunak dompet dapat membocorkan kunci pribadi, meskipun pengguna tidak memberikan frasa pemulihan. Hal ini menekankan pentingnya komponen inti dompet yang bersumber terbuka (open-source) dan diperiksa ketat, serta kebiasaan memisahkan aset besar (di cold wallet) dari dompet untuk interaksi harian. 2. **Kompleksitas dan Risiko di Lapisan 2 (L2)**: Beberapa serangan pada L2 seperti Aztec dan Taiko menunjukkan bahwa keamanan L2 tidak hanya tentang biaya transaksi yang lebih murah. Risiko muncul dari kerumitan sistem, seperti celah dalam sirkuit bukti tanpa pengetahuan (ZK-proof) atau kompromi dalam proses verifikasi berbasis perangkat keras (SGX). Jaringan seperti Base juga mengalami gangguan ketersediaan. Pengguna disarankan untuk memahami mekanisme penyelesaian, menggunakan jembatan resmi, dan tidak menyimpan aset besar secara berlebihan pada L2 yang masih sangat baru. 3. **Serangan Rantai Pasok melalui Layanan Pihak Ketiga**: Kasus Polymarket mengungkap bahwa meskipun kontrak pintar aman, frontend atau dependensi pihak ketiga yang diretas dapat menyuntikkan skrip jahat ke situs web yang sah, mencuri aset pengguna. Ini menunjukkan bahwa "URL yang benar" tidak menjamin keamanan seluruh jalur interaksi. Pengguna harus menggunakan dompet terpisah untuk berinteraksi dengan DApp, selalu memeriksa detail transaksi sebelum menandatangani, dan waspada terhadap permintaan yang tidak biasa di situs web. Kesimpulannya, keamanan Web3 kini adalah tentang melindungi seluruh jalur interaksi, dari pembuatan kunci hingga penyelesaian di rantai. Kebiasaan keamanan terbaik melibatkan: **mengisolasi aset jangka panjang, menggunakan jumlah kecil untuk interaksi harian, memberikan izin (approval) minimum ke DApp asing, dan selalu memverifikasi operasi berisiko tinggi.** Pertahanan harus berkembang dari sekadar menjaga kunci pribadi menjadi serangkaian kebiasaan yang lengkap.

marsbit1j yang lalu

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

marsbit1j yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

OpenAI dan Anthropic, dua raksasa model AI, bernilai hampir triliun dolar, mencerminkan ekspektasi tinggi investor terhadap prospek keuntungan mereka. Namun, pertumbuhan pendapatan tidak secara otomatis menghasilkan keuntungan. Sampai saat ini, tidak ada satu pun perusahaan model AI besar yang benar-benar menghasilkan laba bersih yang independen dari bisnis inti modelnya. Penelitian menunjukkan bahwa pasar API model AI saat ini berada dalam struktur kompetisi monopolistik. Jumlah pemain sangat banyak, konsentrasi pasar rendah, dan meskipun permintaan tumbuh pesat, pasokan juga meluas dengan cepat. Hal ini mengakibatkan persaingan harga yang ketat dan membuat sulit bagi perusahaan untuk mencapai profitabilitas berkelanjutan hanya dengan menjual token. Beberapa perusahaan mungkin meraih keuntungan jangka pendek melalui diferensiasi produk, tetapi hambatan teknologi terbatas, elastisitas harga permintaan tinggi, dan loyalitas pengguna rendah membuat keuntungan tersebut sulit dipertahankan. Dalam jangka panjang, pemain yang terus merugi akan tersingkir, mendorong pasar menuju struktur oligopoli. Namun, dalam pasar oligopoli, kemampuan untuk menghasilkan laba tetap tidak pasti. Hal ini bergantung pada apakah perusahaan bersaing melalui harga atau kuantitas. Tanpa koordinasi strategi atau diferensiasi yang efektif, laba berkelanjutan mungkin tetap sulit diraih. Kesimpulannya, meskipun nilai teknologi dan pertumbuhan permintaan model AI tidak diragukan, model bisnis "menjual token" murni tidak menjamin profitabilitas jangka panjang. Investor perlu mencermati valuasi perusahaan model AI dengan hati-hati. Perusahaan perlu memilih model bisnis dan segmen pasar secara strategis. Model seperti "AI+", yang menyematkan kemampuan AI ke dalam produk atau layanan yang sudah ada untuk meningkatkan nilai dan loyalitas pelanggan, mungkin menawarkan jalur menuju keuntungan yang lebih berkelanjutan.

marsbit1j yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LINK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian ChainLink (LINK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli ChainLink (LINK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan ChainLink (LINK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan ChainLink (LINK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading ChainLink (LINK)Lakukan trading ChainLink (LINK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

997 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LINK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LINK (LINK) disajikan di bawah ini.

活动图片