Компания IREN подписала с Microsoft контракт на $9,7 млрд для поставки ИИ-облачных мощностей

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-02Terakhir diperbarui pada 2025-11-03

  • Компании IREN и Microsoft объединяются для развертывания ИИ-инфраструктуры стоимостью $9,7 млрд.
  • Согласно договору, Microsoft получит от IREN доступ к GPU NVIDIA на пять лет.
  • Также IREN в сотрудничестве с Dell Technologies будут покупать GPU и нужное оборудование стоимостью почти $5,8 млрд.

Компания-разработчик дата-центров IREN объявила о подписании многолетнего контракта с корпорацией Microsoft на предоставление облачных услуг искусственного интеллекта (AI Cloud) общей стоимостью около $9,7 млрд.

Соглашение предусматривает поставку Microsoft доступа к графическим процессорам (GPU) NVIDIA GB300 в течение пяти лет с предоплатой в размере 20%.

Согласно заявлению, IREN также подписала соглашение с Dell Technologies на закупку GPU и сопутствующего оборудования на сумму примерно $5,8 млрд. Оборудование планируется разворачивать поэтапно до 2026 года на кампусе компании в Childress (Техас) мощностью 750 МВт, где строятся новые дата-центры с системой жидкостного охлаждения, которые будут поддерживать 200 МВт критической IT-нагрузки (Horizon 1-4).

Финансирование проекта будет осуществляться за счет имеющихся средств, предоплат клиентов, операционной прибыли и дополнительных финансовых инструментов.

Соучредитель и согенеральный директор IREN Дэниел Робертс отметил:

«Мы гордимся тем, что можем объявить об этом знаковом сотрудничестве с Microsoft, которое подчеркивает силу и масштабируемость нашей вертикально интегрированной платформы AI Cloud. Это соглашение не только подтверждает позицию IREN как надежного поставщика ИИ-услуг, но и открывает доступ к новому сегменту клиентов среди глобальных гипермасштабных компаний».

Он добавил, что партнерство с Microsoft является «еще одним важным шагом вперед» в стратегии IREN по расширению развертывания больших кластеров GPU в рамках трехгигаваттного портфеля электромощностей в Северной Америке.

Президент Microsoft по вопросам развития бизнеса и венчуров Джонатан Тинтер подчеркнул:

«Вместе с IREN мы создаем передовую инфраструктуру искусственного интеллекта для наших клиентов. Опыт IREN в построении и управлении полностью интегрированной облачной ИИ-платформой от дата-центров до GPU-стека в сочетании с надежными энергетическими ресурсами делает их стратегическим партнером».

Напомним, что в октябре 2025 года IREN привлекла $875 млн в рамках долгового финансирования после выхода на биржу для расширения майнинговых и энергетических мощностей.

Тем временем сама Microsoft оказалась в центре коллективного иска в США — пользователи ChatGPT обвинили корпорацию в намеренном ограничении вычислительных мощностей OpenAI, что, по словам истцов, позволило искусственно завышать цены на чатбот в течение трех лет. Истцы утверждают, что после перехода OpenAI к Google цены на ChatGPT упали на 80%.

Bacaan Terkait

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Mark Zuckerberg mulai berinvestasi di pasar prediksi, sementara negara-negara Asia masih menganggapnya sebagai perjudian. Pasar prediksi telah berkembang menjadi industri utama dengan volume perdagangan bulanan mencapai $14 miliar, didukung oleh mekanisme sederhana: kontrak diselesaikan sebesar $1 jika suatu peristiwa terjadi, dan $0 jika tidak, sehingga harga mencerminkan probabilitas real-time. Pasar ini awalnya digunakan secara informal di abad ke-18 dan dikembangkan secara akademis pada 1988. Saat ini, mereka mencakup berbagai topik seperti olahraga, politik, dan keuangan. Harga terbentuk melalui buku pesanan, dan hasilnya ditentukan oleh oracle. Mekanisme "skin in the game" membedakannya dari survei tradisional, karena peserta rugi jika prediksi salah, meningkatkan keandalan informasi. Di AS, pasar ini diatur sebagai bagian dari sistem keuangan, sementara di Asia sering dianggap sebagai perjudian. Kebijakan Asia yang membatasi partisipasi menyebabkan tiga masalah: arbitrase regulasi, hilangnya kedaulatan informasi, dan kurangnya perlindungan pengguna. Daripada menghalangi pasar ini, penting untuk memikirkan cara memanfaatkan datanya secara bertanggung jawab dalam sistem formal. Diskusi konstruktif diperlukan untuk mengintegrasikannya ke dalam kerangka transparan dan mengembalikan data yang dihasilkan sebagai aset nasional.

Foresight News3m yang lalu

Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sementara Negara-negara Asia Masih Menganggapnya sebagai Perjudian

Foresight News3m yang lalu

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

Juni lalu, dunia kripto mengalami serangkaian insiden keamanan yang melibatkan berbagai aspek ekosistem Web3. Serangan tidak hanya berfokus pada satu titik, tetapi meluas ke beberapa lapisan pertahanan. Ada tiga area utama yang terdampak: 1. **Keamanan Dompet di Luar Penyimpanan Kunci Pribadi**: Insiden pada dompet SecondFi di Cardano menunjukkan bahwa kelemahan dalam implementasi tanda tangan (signing) di tingkat perangkat lunak dompet dapat membocorkan kunci pribadi, meskipun pengguna tidak memberikan frasa pemulihan. Hal ini menekankan pentingnya komponen inti dompet yang bersumber terbuka (open-source) dan diperiksa ketat, serta kebiasaan memisahkan aset besar (di cold wallet) dari dompet untuk interaksi harian. 2. **Kompleksitas dan Risiko di Lapisan 2 (L2)**: Beberapa serangan pada L2 seperti Aztec dan Taiko menunjukkan bahwa keamanan L2 tidak hanya tentang biaya transaksi yang lebih murah. Risiko muncul dari kerumitan sistem, seperti celah dalam sirkuit bukti tanpa pengetahuan (ZK-proof) atau kompromi dalam proses verifikasi berbasis perangkat keras (SGX). Jaringan seperti Base juga mengalami gangguan ketersediaan. Pengguna disarankan untuk memahami mekanisme penyelesaian, menggunakan jembatan resmi, dan tidak menyimpan aset besar secara berlebihan pada L2 yang masih sangat baru. 3. **Serangan Rantai Pasok melalui Layanan Pihak Ketiga**: Kasus Polymarket mengungkap bahwa meskipun kontrak pintar aman, frontend atau dependensi pihak ketiga yang diretas dapat menyuntikkan skrip jahat ke situs web yang sah, mencuri aset pengguna. Ini menunjukkan bahwa "URL yang benar" tidak menjamin keamanan seluruh jalur interaksi. Pengguna harus menggunakan dompet terpisah untuk berinteraksi dengan DApp, selalu memeriksa detail transaksi sebelum menandatangani, dan waspada terhadap permintaan yang tidak biasa di situs web. Kesimpulannya, keamanan Web3 kini adalah tentang melindungi seluruh jalur interaksi, dari pembuatan kunci hingga penyelesaian di rantai. Kebiasaan keamanan terbaik melibatkan: **mengisolasi aset jangka panjang, menggunakan jumlah kecil untuk interaksi harian, memberikan izin (approval) minimum ke DApp asing, dan selalu memverifikasi operasi berisiko tinggi.** Pertahanan harus berkembang dari sekadar menjaga kunci pribadi menjadi serangkaian kebiasaan yang lengkap.

marsbit1j yang lalu

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

marsbit1j yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

OpenAI dan Anthropic, dua raksasa model AI, bernilai hampir triliun dolar, mencerminkan ekspektasi tinggi investor terhadap prospek keuntungan mereka. Namun, pertumbuhan pendapatan tidak secara otomatis menghasilkan keuntungan. Sampai saat ini, tidak ada satu pun perusahaan model AI besar yang benar-benar menghasilkan laba bersih yang independen dari bisnis inti modelnya. Penelitian menunjukkan bahwa pasar API model AI saat ini berada dalam struktur kompetisi monopolistik. Jumlah pemain sangat banyak, konsentrasi pasar rendah, dan meskipun permintaan tumbuh pesat, pasokan juga meluas dengan cepat. Hal ini mengakibatkan persaingan harga yang ketat dan membuat sulit bagi perusahaan untuk mencapai profitabilitas berkelanjutan hanya dengan menjual token. Beberapa perusahaan mungkin meraih keuntungan jangka pendek melalui diferensiasi produk, tetapi hambatan teknologi terbatas, elastisitas harga permintaan tinggi, dan loyalitas pengguna rendah membuat keuntungan tersebut sulit dipertahankan. Dalam jangka panjang, pemain yang terus merugi akan tersingkir, mendorong pasar menuju struktur oligopoli. Namun, dalam pasar oligopoli, kemampuan untuk menghasilkan laba tetap tidak pasti. Hal ini bergantung pada apakah perusahaan bersaing melalui harga atau kuantitas. Tanpa koordinasi strategi atau diferensiasi yang efektif, laba berkelanjutan mungkin tetap sulit diraih. Kesimpulannya, meskipun nilai teknologi dan pertumbuhan permintaan model AI tidak diragukan, model bisnis "menjual token" murni tidak menjamin profitabilitas jangka panjang. Investor perlu mencermati valuasi perusahaan model AI dengan hati-hati. Perusahaan perlu memilih model bisnis dan segmen pasar secara strategis. Model seperti "AI+", yang menyematkan kemampuan AI ke dalam produk atau layanan yang sudah ada untuk meningkatkan nilai dan loyalitas pelanggan, mungkin menawarkan jalur menuju keuntungan yang lebih berkelanjutan.

marsbit1j yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片