Группа демократов нашла связь однодолларовой монеты Трампа с мемкоином TRUMP

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-04-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-31

Группа сенаторов-демократов высказалась против запуска однодолларовой монеты с изображением президента Дональда Трампа, над которой работает Министерство финансов США, поскольку это изображение может быть связано с мемкоином TRUMP.

Министр финансов США Брэндон Бич (Brandon Beach) сообщил, что монета посвящена 250-летию независимости страны, которое состоится в следующем году. На одной стороне монеты будет изображен Трамп, а на обороте он будет стоять перед американским флагом с поднятым кулаком и надписью Fight, Fight, Fight.

На слушаниях в Банковском комитете Сената США, сенаторы-демократы Крис Ван Холлен (Chris Van Hollen) и Кэтрин Кортес Масто (Catherine Cortez Masto) высказались против запуска этой монеты, назвав ее возмутительной. Слоган Fight, Fight, Fight ассоциируется не только с политическим лозунгом Трампа и покушением на его жизнь в прошлом году, но и является названием компании, стоящей за мемкоином TRUMP. Трамп запустил этот токен за несколько дней до своей инаугурации в начале года.

«Размещать изображение президента на официальной монете незаконно. Что еще хуже, она будет похожа на мемкоин, на котором президент зарабатывает. Это очевидно с первого взгляда», — недоволен Холлен.

Ранее сенатор-демократ от штата Массачусетс Элизабет Уоррен (Elizabeth Warren) обвинила Трампа в том, что он пытается освободить от регулирования свои криптовалютные проекты. Речь не только о токене TRUMP, но и о кредитной платформе World Liberty Financial, которая позже запустила стейблкоин USD1.

В июле Уоррен заявила, что законопроекты о криптовалютах, разрабатываемые администрацией Трампа, представляют угрозу для финансовой системы и экономики США, поскольку они способствуют финансовым махинациям.

Bacaan Terkait

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

Ray Dalio menganalisis situasi makroekonomi global berdasarkan templat dalam bukunya "How Countries Go Broke: The Big Cycle". Ia menjelaskan siklus utang besar di mana pemerintah menumpuk utang hingga beban pembayaran bunga menjadi tidak berkelanjutan, menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan obligasi. Hal ini memicu kenaikan suku bunga, pelemahan mata uang, atau pencetakan uang oleh bank sentral, yang pada akhirnya mengarah pada krisis utang pemerintah atau "serangan jantung ekonomi". Dalio menggarisbawahi tiga indikator kunci: rasio pembayaran utang pemerintah terhadap pendapatan, ketidakseimbangan pasokan/permintaan obligasi pemerintah, dan skala pembelian obligasi oleh bank sentral dengan uang cetakan. Menurutnya, AS saat ini berada di titik kritis dengan defisit anggaran besar, utang tinggi, dan kebutuhan pembiayaan ulang yang masif. Tanpa koreksi, krisis dapat terjadi dalam beberapa tahun. Sebagai solusi, dia mengusulkan "Solusi 3% Tiga Cara": mengurangi defisit anggaran menjadi 3% dari PDB melalui kombinasi pemotongan belanja, peningkatan pajak, dan penurunan suku bunga secara bertahap. Untuk investor, Dalio merekomendasikan diversifikasi lintas aset dan negara, mengurangi alokasi obligasi, serta meningkatkan alokasi ke emas dan sedikit Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang fiat yang diantisipasi di banyak ekonomi.

marsbit35m yang lalu

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

marsbit35m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报3j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片