Hercle привлекла $60 млн для создания инфраструктуры мгновенных трансграничных расчетов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-21Terakhir diperbarui pada 2025-10-29

Разработчики финтех-стартапа Hercle объявили о привлечении $60 млн для расширения платформы трансграничных расчетов и торгов цифровыми активами. Раунд включает $10 млн венчурного капитала под руководством F-Prime Capital при участии Fulgur Ventures и Exponential Science, а также $50 млн кредитной линии, предназначенной для глобальной экспансии.

Компания, основанная Габриэле Саббатини, разрабатывает институциональную инфраструктуру, объединяющую цифровые активы, стейблкоины и традиционные валюты в единую систему расчетов. По данным Hercle, их решения позволяют осуществлять переводы между странами за считанные минуты, устраняя барьеры, присущее для традиционных банков и Web3-инфраструктуры.

С момента запуска платформа обработала более $20 млрд транзакций и обслужила свыше 200 институциональных клиентов по всему миру. При этом 90% операций завершаются менее чем за 5 минут, что демонстрирует эффективность интеграции блокчейн-технологий в традиционные финансовые процессы.

Саббатини отметил: международные переводы по-прежнему остаются медленными и затратными, несмотря на глобальные инновации в коммуникациях. Hercle использует стейблкоины как технологическую основу для ускорения расчетов и снижения издержек при трансграничных транзакциях.

Финансирование позволит компании укрепить присутствие в Южной Америке, на Ближнем Востоке и в Африке, а также расширить регуляторное соответствие для работы с финансовыми учреждениями. По словам руководства, цель Hercle — устранить фрагментацию между TradFi и цифровыми активами, обеспечив единый слой расчетов. Компания стремится создать базовую инфраструктуру для глобальных переводов, где стейблкоины станут связующим элементом между банками, бизнесом и Web3-экосистемами.

Bacaan Terkait

Yayasan Ethereum Sudah Mati, Era Organisasi Diversifikasi Ethereum Harus Bangkit

Yayasan Ethereum (EF) menghadapi masa transformasi dan tantangan besar. Baru-baru ini, tim dukungan protokol EF secara resmi dibubarkan, menyusul pengunduran diri setidaknya 8 staf senior tahun ini, termasuk direktur eksekutif bersama Aya Wang. Restrukturisasi internal ini, yang disebut sebagai PHK terbesar sejak EF berdiri, memangkas 20% anggotanya. Perubahan organisasi ini bertepatan dengan munculnya lembaga independen baru seperti Ethlabs dan Ethereum Institutional, yang didirikan oleh mantan anggota EF. Lembaga-lembaga ini bertujuan mengambil alih beberapa fungsi EF, seperti penelitian, pengembangan, dan adopsi kelembagaan, menandai pergeseran menuju ekosistem Ethereum yang lebih terdesentralisasi. Sementara itu, tim keamanan EF mulai menggunakan agen AI untuk menguji dan menemukan kerentanan dalam protokol Ethereum, menunjukkan evolusi dalam metode keamanan, meskipun AI belum sepenuhnya menggantikan peran peneliti manusia. Tonggak transformasi ini memunculkan pertanyaan tentang peran masa depan EF. Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, sebelumnya menyatakan bahwa EF seharusnya tidak menjadi pusat ekosistem dan beralih ke pendekatan yang lebih kecil dan berjangka panjang. Dengan ETH yang kesulitan menembus level harga tertentu, banyak yang mempertanyakan kemampuan EF dalam memimpin pertumbuhan ekosistem ke depan. Beberapa pengamat berspekulasi bahwa peran EF mungkin akan berkurang menjadi simbol atau "maskot" bagi ekosistem, sementara organisasi baru yang lebih gesit memimpin inovasi dan adopsi skala besar.

Odaily星球日报3m yang lalu

Yayasan Ethereum Sudah Mati, Era Organisasi Diversifikasi Ethereum Harus Bangkit

Odaily星球日报3m yang lalu

IP Token Anjlok 98%, Restrukturisasi DATA adalah Upaya Terakhir? Mengurai Transformasi Story Protocol

**Story Protocol Berubah Jadi DATA Foundation: Upaya Terakhir atau Rekayasa Strategis?** Token IP dari Story Protocol telah anjlok 98% dari puncaknya. Pada 25 Juni, proyek ini mengumumkan rebranding menjadi DATA Foundation dan akan mengubah token menjadi DATA, beralih dari fokus IP ke infrastruktur data pelatihan AI. Artikel ini menganalisis bahwa rebranding seringkali adalah pengakuan kegagalan strategi lama, bukan sinyal pemulihan. Banyak contoh seperti MultiversX (Elrond) dan Golem gagal karena setelah rebranding tidak diikuti peningkatan produk, pengguna, atau likuiditas yang nyata. Namun, menilai hanya dari harga token bisa menyesatkan. Contoh seperti Kaia dan Polygon menunjukkan bahwa meski harga turun, eksekusi bisnis di lapangan bisa tetap kuat. Kesuksesan sejati ditunjukkan oleh Aave (dulu ETHLend), di mana pertumbuhan pengguna dan TVL mendahului kenaikan harga. Untuk Story/DATA, rebranding diumumkan dua minggu setelah token mencapai rekor terendah, sehingga diragukan sebagai langkah strategis jangka panjang. Pergantian CEO di yayasan juga menandai babak baru. Keberhasilan transformasi ini akan diuji oleh tiga hal: kekuatan relatif token vs pasar, likuiditas on-chain pasca-pertukaran, dan pertumbuhan nyata pengguna/pendapatan dari narasi data AI baru. Tanpa hasil nyata di ketiga aspek tersebut, rebranding ini berisiko hanya menjadi upaya marketing terakhir sebelum terlupakan.

Foresight News51m yang lalu

IP Token Anjlok 98%, Restrukturisasi DATA adalah Upaya Terakhir? Mengurai Transformasi Story Protocol

Foresight News51m yang lalu

Trading

Spot
活动图片