Deutsche Digital Assets and Safello Launch Staked TAO ETP

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-29Terakhir diperbarui pada 2025-10-29

Deutsche Digital Assets (DDA) has teamed up with Nordic crypto platform Safello to roll out a new exchange-traded product (ETP) that gives traditional investors easy exposure to Bittensor (TAO), the AI-focused blockchain network.

The product, called the Safello Bittensor Staked TAO ETP, is expected to begin trading on the SIX Swiss Exchange under the ticker STAO in the coming weeks.

According to the official announcement, the ETP is designed for investors who want regulated access to Bittensor without navigating crypto custody or on-chain staking. The product is 100% physically backed, meaning the issuer holds real TAO as collateral, which is stored in ‘cold storage’ by BitGo Europe.

DDA said the product was issued through its white-label platform, which provides the regulatory and technical framework behind the listing. 

Maximilian Lautenschläger, CEO and founder of DDA, said the structure lets partners like Safello “bring their crypto investment strategies to market, while ensuring compliance with regulatory standards,” positioning the platform as a way to lower entry barriers for new issuers.

Making a broader AI-focused shift

Safello framed the listing as part of a broader shift toward AI-linked digital assets. Emelie Moritz, CEO of Safello, said the launch reflects the company’s belief that decentralized AI networks like Bittensor will play a growing role in the digital asset market. 

She also noted, “Together with DDA, we’re making it possible for investors to easily access this innovation through a regulated and transparent investment vehicle.”

The product tracks the Kaiko Safello Staked Bittensor Index, is domiciled in Liechtenstein, and charges a total expense ratio of 1.49%. Staking rewards are accumulated into the ETP’s NAV rather than distributed separately, allowing investors to benefit from yield alongside price performance.

The launch follows a wider trend in Europe toward staking-based crypto ETPs, as asset managers introduce yield-bearing products that can be held inside traditional brokerage accounts.

Also Read: 21Shares Submits S-1 Filing to SEC For Hyperliquid ETF


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

CEO Robinhood Ungkap Tiga Keunggulan Saham Tokenisasi bagi Investor Amerika

CEO Robinhood, Vlad Tenev, menyatakan Amerika Serikat harus mengizinkan perdagangan saham yang ditokenisasi di dalam negeri. Ia percaya model ini dapat menawarkan tiga keunggulan utama bagi investor AS: 1. **Penyelesaian transaksi lebih cepat:** Saham token dapat ditransfer dan diselesaikan hampir secara real-time, mengurangi risiko dan kebutuhan modal yang besar bagi broker. 2. **Perdagangan 24/7:** Berbeda dengan pasar saham tradisional, aset token dapat diperdagangkan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, memungkinkan respons terhadap peristiwa di luar jam pasar. 3. **Kontrol dan mobilitas aset yang lebih besar:** Token dapat dipindahkan antar platform dan disimpan di dompet kripto pribadi, meningkatkan kompetisi antar layanan keuangan dan memberi kendali lebih kepada pengguna. Tenev menekankan bahwa tokenisasi bukan sekadar memindahkan saham ke blockchain, tetapi membangun kembali infrastruktur kepemilikan aset agar dapat berpindah secepat informasi di internet. Ia juga menyoroti potensi integrasi dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi), seperti penggunaan saham token sebagai jaminan untuk pinjaman. Namun, hambatan utama di AS adalah regulasi dan infrastruktur pasar modal yang sudah ketinggalan zaman. Tenev mendesak regulator untuk memodernisasi aturan dengan tetap mempertahankan perlindungan investor. Ia memperingatkan bahwa tanpa perubahan, AS bisa tertinggal sementara negara lain membangun masa depan kepemilikan aset berbasis blockchain. Tokenisasi saham publik dianggap sebagai langkah pertama menuju tokenisasi aset yang lebih luas, termasuk saham perusahaan privat.

cryptonews.ru29m yang lalu

CEO Robinhood Ungkap Tiga Keunggulan Saham Tokenisasi bagi Investor Amerika

cryptonews.ru29m yang lalu

OpenAI Buka Panduan Bertahan Hidup 4+10, Khusus Tangkal Serangan Otomatisasi AI

OpenAI memperingatkan bahwa serangan otomatis berbasis AI semakin nyata, seperti yang ditunjukkan oleh insiden keamanan di Hugging Face di mana model AI maju berhasil mengeksploitasi kerentanan dan menembus sistem produksi. Greg Brockman mengungkapkan bahwa bahkan situs web pribadinya yang sederhana dapat ditemukan memiliki 13 masalah keamanan dalam 15 menit oleh AI, menunjukkan bahwa AI mampu mengidentifikasi kerentanan "ekor panjang" yang sebelumnya sulit dideteksi. Untuk melawan ancaman ini, OpenAI menerapkan empat langkah pertahanan: menggunakan Codex untuk memeriksa kode sebelum penerapan, memanfaatkan AI untuk mengklasifikasikan dan menganalisis peringatan keamanan, secara proaktif mencari jalur serangan potensial, serta terus memperkuat dasar-dasar keamanan tradisional. Brockman juga memberikan sepuluh rekomendasi kepada pihak pertahanan, yang dapat dikelompokkan dalam tiga tahap: memperkenalkan AI ke dalam operasi keamanan dan menciptakan agen khusus, mengintegrasikan AI ke dalam proses pengembangan, serta secara bertahap membangun sistem operasi keamanan otonom yang lengkap. Ia menekankan bahwa kolaborasi seluruh industri sangat penting untuk mengubah pengalaman lokal menjadi kemampuan pertahanan kolektif, sehingga memungkinkan pihak pertahanan untuk berkembang lebih cepat daripada penyerang. Dengan memanfaatkan AI sebagai perisai, bukan celah, dunia maya di masa depan dapat menjadi lebih aman.

marsbit32m yang lalu

OpenAI Buka Panduan Bertahan Hidup 4+10, Khusus Tangkal Serangan Otomatisasi AI

marsbit32m yang lalu

Trading

Spot
活动图片