Осужденная за взлом Bitfinex рэперша поблагодарила Трампа за досрочное освобождение

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-26Terakhir diperbarui pada 2025-10-27

Рэперша Хизер Морган (Heather Morgan), выступающая под псевдонимом Razzlekhan, объявила о своем досрочном освобождении. Женщина осуждена за соучастие в отмывании криптовалюты, украденной ее мужем во время взлома криптобиржи Bitfinex.

Морган опубликовала в соцсети Х 18-секундное видео, сидя обнаженной в ванне. Она обратилась к подписчикам, так называемым Razzlers, сказав, что очень скучала по ним и наконец-то рада вернуться. Затем она обратилась к президенту США Дональду Трампу, назвав его «Папой Трампом» и поблагодарила за сокращение 18-месячного тюремного срока и досрочное освобождение.

По словам рэперши, ее выпустили из тюрьмы «примерно месяц назад» — она отсидела более восьми месяцев. Морган завершила видеообращение собственным фирменным жестом руки и высунутым языком.

G4OEM53WsAA0LG3.jpeg

В системе отслеживания заключенных Федерального бюро тюрем США Морган по-прежнему числится как заключенная. По данным системы, женщина находится в местном отделении Центра социальной адаптации (RRM) Сакраменто. В США принято переводить заключенных, чей срок наказания подходит к концу, в подобные центры. В отличие от обычной тюрьмы, эти учреждения призваны помочь человеку заново научиться жить в обществе, чтобы избежать повторных нарушений закона после выхода на свободу. Официально дата освобождения Хизер Морган назначена на 12 января 2026 года.

В ноябре прошлого года Морган была приговорена к 18 месяцам тюрьмы за участие в краже 120 000 биткоинов у биржи Bitfinex. По версии обвинения, ее супруг, Илья Лихтенштейн, организовал взлом криптобиржи, после чего супружеская пара приступила к отмыванию украденных криптоактивов.

Что касается Лихтенштейна, суд приговорил его к пяти годам тюремного заключения. Прокуратура назвала это правонарушение одним из крупнейших случаев отмывания денег через криптовалюты, с которыми сталкивались американские власти.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit3j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit3j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片