CEO Tether подтвердил сроки выхода компании на рынок США

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-23Terakhir diperbarui pada 2025-10-24

Tether выпустит специально разработанный для рынка США в соответствии требованиями GENIUS Act стейблкоин USAT в декабре 2025 года. Об этом в интервью CoinDesk глава компании Паоло Ардоино.

Ключевой платформой для продвижения актива выступит Rumble. В декабре 2024 года Tether инвестировала в канадский видеохостинг и облачную систему хранения $775 млн.

В Соединенных Штатах сервис насчитывает около 51 млн ежемесячных активных посетителей, которые потенциально могут стать пользователями USAT, отметил Ардоино.

«Мы инвестируем в две-три компании, которые доведут эту цифру с 51 до 100 млн», — добавил он.

CEO Tether не раскрыл конкретные объекты для потенциальных вложений. Он дал понять, что рассматриваются инвестиции в соцсети и платформы по размещению контента, поскольку компания позиционирует стейблкоин как токен для экономики его создателей.

«Для рынка США необходимо создать более профессиональный и цифровой подход к деньгам, способный конкурировать с PayPal и другими подобными системами», — подчеркнул Ардоино.

По его словам, преимуществом Tether должна выступить существующая база пользователей продуктов фирмы. Для флагманской монеты компании — USDT — этот показатель уже превысил 500 млн человек по всему миру.

Не USDT единым

На момент написания капитализация крупнейшего долларового стейблкоина достигла $183,1 млрд, у занимающего вторую строчку рейтинга USDC от Circle он составляет $76,3 млрд. Два эмитента доминируют в сегменте объемом свыше $300 млрд.

Между тем предложение обеспеченного физическим золотом XAUT от Tether с начала года увеличилось более чем втрое — до $2,2 млрд.

«Мы видим рост розничных продаж в Центральной и Южной Америке, а также в Азии, где начинают узнавать о токенизированном золоте, — сказал он. Из-за ажиотажа маркет-мейкеры также все чаще обращаются к продукту, поскольку могут продавать его на вторичных рынках, получая более высокий спред, чем на фьючерсах CME», — пояснил Ардоино.

В мае он, анонсируя выход на рынок США, заявил, что Tether продолжит уделять особое внимание странам третьего мира, на которые приходится основная клиентская база стейблкоинов компании.

План по запуску регулируемой монеты для Соединенных Штатов фирма представила в сентябре. Подразделение Tether USAT возглавит Бо Хайнс — бывший исполнительный директор Консультативного совета по криптовалютам при президенте Дональде Трампе. Стейблкоин будет использовать технологию RWA-платформы Hadron компании.

Согласно Bloomberg, по итогам года Tether рассчитывает получить рекордную прибыль в $15 млрд. В кулуарах конференции Plan B в Лугано Ардоино отметил, что рентабельность бизнеса компании составляет 99%.

Напомним, по данным агентства, компания ведет переговоры с инвесторами о привлечении $20 млрд, что способно поднять ее оценку до $500 млрд.

Bacaan Terkait

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

**Dari "Klaster Alamat" ke "Standar Bukti": Mengapa Chainalysis Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?** Pada akhir Juni 2026, Chainalysis merilis kerangka data bernama *Blockchain Tracing Ontology*, sebuah inisiatif standar industri untuk menciptakan sistem deskripsi data yang seragam dalam analisis blockchain. Masalah utama saat ini adalah kurangnya standar interpretasi data. Teknik *address clustering* yang digunakan berbagai platform menghasilkan kesimpulan berbeda untuk alamat yang sama, menimbulkan tantangan dalam investigasi hukum, pembekuan aset, atau pencegahan pencucian uang. Pengadilan membutuhkan lebih dari sekadar label; mereka perlu memahami **alasan** di balik suatu kesimpulan. *Ontology* ini bukan algoritma baru, melainkan "bahasa umum" untuk menstandarkan cara menyajikan hasil analisis. Ia memperkenalkan konsep seperti *Wallet Segment* untuk menggambarkan struktur dompet institusional yang kompleks dengan lebih akurat daripada klaster tradisional. Perubahan kuncinya adalah pergeseran dari fokus pada "hasil yang bisa dipercaya" menjadi "proses yang bisa dipercaya". Setiap kesimpulan harus dilengkapi dengan bukti (*Evidence*) dan tingkat keyakinan (*Confidence*), menjelaskan aturan analisis, sumber data (on-chain atau off-chain), dan memungkinkan verifikasi ulang oleh pihak ketiga. Pendekatan ini terinspirasi dari kasus hukum seperti *Bitcoin Fog*, di mana metode Chainalysis diperiksa ketat di pengadilan. Chainalysis menekankan bahwa analisis on-chain tidak dapat mengidentifikasi identitas asli seseorang secara langsung; itu hanya mengungkap hubungan antar alamat dan aliran dana. Identitas sebenarnya masih memerlukan bukti off-chain seperti informasi KYC dari bursa. Dengan proposal ini, Chainalysis mendorong industri untuk beralih dari yang digerakkan oleh pengalaman ke standar. Kompetisi masa depan tidak hanya soal akurasi algoritma, tetapi lebih pada keterjelasan proses, kualitas data, dan kredibilitas bukti. Jika diadopsi secara luas, standar ini dapat meningkatkan konsistensi, mengurangi biaya komunikasi, dan mendukung penegakan hukum lintas batas serta regulasi aset digital yang lebih andal.

marsbit28m yang lalu

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

marsbit28m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Merangkum agenda "lari konferensi" Web3 global untuk paruh kedua 2026, artikel ini menyoroti serangkaian puncak acara di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah. Triwulan ketiga diawali dengan fokus pada Jepang di bulan Juli, menampilkan IVS Kyoto dan WebX Tokyo, bersamaan dengan Canada Crypto Week. Agustus berlangsung lebih santai dengan acara di Ho Chi Minh City (Conviction) dan Hong Kong (Bitcoin Hong Kong). September menjadi bulan paling padat, menampilkan rangkaian acara besar seperti NFT NYC di New York, ETHRome di Roma, Money20/20 Middle East di Arab Saudi, European Blockchain Convention di Barcelona, dan Korea Blockchain Week di Seoul—mencakup lima benua. Triwulan keempat menyaksikan TOKEN2049 Singapore sebagai satu-satunya edisi TOKEN2049 tahun ini pada Oktober, menyusul pembatalan edisi Dubai. November diisi oleh acara utama seperti Devcon 8 dan Bitcoin Amsterdam, sementara Desember menutup tahun dengan Blockchain Life dan Bitcoin MENA di Dubai. Artikel ini secara khusus menyajikan informasi terstruktur untuk acara triwulan ketiga dan keempat guna memudahkan perencanaan perjalanan. Foresight News juga akan terus memperbarui informasi konferensi sepanjang tahun, meliputi berbagai tema seperti blockchain umum, Ethereum, Bitcoin, Solana, NFT, dan DeFi, memberikan panduan komprehensif bagi para peserta Web3.

Foresight News38m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Foresight News38m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

Versi video dari Nano Banana telah hadir: dilengkapi dengan pengetahuan dunia Gemini, versi asli "Banana" dapat menghasilkan gambar hanya dalam 4 detik. Google telah membuka API untuk Gemini Omni Flash, yang mengintegrasikan kemampuan penalaran multimodal dengan generasi dan penyuntingan video. Model ini dapat menghasilkan video berkualitas tinggi dari input teks, gambar, atau video, dengan fitur seperti penyuntingan percakapan, referensi multimodal, dan sinkronisasi teks dengan gerakan. Biayanya kompetitif: $0.10 per detik video. Sementara itu, Nano Banana 2 Lite (gemini-3.1-flash-lite-image) dirancang untuk kecepatan ekstrem, menghasilkan gambar 1K dalam sekitar 4 detik dengan biaya sekitar $0.034 per gambar. Kemampuan render teksnya tetap unggul. Keajaiban sebenarnya, menurut Google, adalah menggabungkan kedua model ini. Pengguna dapat membuat gambar cepat dengan Nano Banana 2 Lite, lalu menggunakannya sebagai referensi untuk Gemini Omni Flash guna membuat video secara mulus. Tiga aplikasi demo menunjukkan alur kerja ini: "Anywhere" untuk foto perjalanan dinamis, "Space Lift" untuk tur virtual desain interior, dan "Omni Product Studio" untuk membuat materi iklan e-commerce dari gambar produk. Pendekatan multimodal Google ini membuka potensi besar untuk aplikasi praktis di bidang e-commerce, desain, dan pembuatan konten pendek, memanfaatkan ekosistem Android untuk komersialisasi. Meskipun kemampuan coding masih menjadi tantangan, Google memperkuat posisinya di bidang multimodal.

marsbit46m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

marsbit46m yang lalu

Trading

Spot
活动图片