Криптопроект с поддержкой от Tether обвинили в инсайде. В чем дело

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-23Terakhir diperbarui pada 2025-10-24

Блокчейн Stable объявил о начале публичной кампании по привлечению депозитов, когда лимит был уже почти исчерпан. Сбор средств закрылся за минуты

Новый блокчейн Stable, ориентированный на транзакции со стейблкоинами USDT, объявил, что прием предварительных депозитов от ранних участников достиг установленного лимита $825 млн, передает The Block. Объявление последовало вскоре после начала кампании, а пользователи, не успевшие разместить депозит, утверждают, что большая часть средств была зачислена в проект до объявления о старте мероприятия.

В рамках кампании Stable предлагалось вносить депозиты с расчетом на получение бонусов. В рамках первой фазы приема средств от ранних участников протокол привлек активы от институциональных партнеров, в том числе Frax Finance, Morpho Labs, Pendle, LayerZero и других.

rbc.group

Розничные инвесторы начали жаловаться, что не получили возможности принять участие в кампании, а несколько пользователей заявили, что большинство депозитов было совершено небольшой группой крупных кошельков, пишет издание.

Утверждается, что 600 млн USDT уже были переведены на десять крупных кошельков в сети Stable до объявления о начале кампании. При этом один адрес, связанный с криптобиржей BTSE, перевел около $500 млн в USDT, что составляет более 60% от общего лимита на депозиты.

В соцсети X задались вопросом, «является ли публичная кампания публичной, если вы никому не сообщаете о ней до тех пор, пока она не будет завершена?». Между объявлением о начале кампании (1:13 UTC) и объявлением о достижении лимита (1:32 UTC) прошло 19 минут. Пользователи отметили, что последний депозит был внесен в 1:14 UTC, а первый — в 0:48 UTC.

В Stable пока не отреагировали на критику. Ожидается, что вскоре начнется второй этап кампании, но точные сроки пока не определены.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit5j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit5j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片