Создателя Meteora обвинили в мошенничестве с токенами Милея и жены Трампа

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-06-22Terakhir diperbarui pada 2025-10-23

В коллективном иске о мошенничестве Меланию Трамп и президента Аргентины назвали «декорацией» для продвижения скандальных мемкоинов

В США подан коллективный иск против основателя платформы Meteora Бенджамина Чоу. Его обвиняют в мошенничестве, связанном с запуском ряда мемкоинов, в том числе Official Melania Meme (MELANIA) и Libra (LIBRA), которые продвигались от имени Мелании Трамп и президента Аргентины Хавьера Милея.

Токен MELANIA был запущен 20 января, через два дня после громкого появления мемкоина президента США Дональда Трампа. Оба токена в течение суток после старта торгов вошли в список крупнейших по капитализации криптовалют, но, достигнув исторического максимума в первый же день, токен MELANIA обвалился в цене на 99% уже к февралю. В июне стало известно, что команда мемкоина продала свои токены.

Криптовалюта Libra была запущена в середине февраля. Президент Аргентины способствовал ее продвижению, что повысило доверие к монете со стороны инвесторов. Курс LIBRA в течение нескольких часов вырос более чем на 4000% и обвалился примерно на 95%. Позже Милей отказался от поддержки токена, заявив, что не был в курсе деталей проекта.

rbc.group

Аналитическая компания Bubblemaps обнаружила связь между организаторами запуска MELANIA и LIBRA, что в итоге привело к коллективному иску, в котором сначала основные обвинения предъявлялись главе Kelsier Ventures Хейдену Дэвису. В конце мая эмитент стейблкоина USDC компания Circle заморозила $57 млн в криптовалюте, принадлежащих Чоу и Дэвису, но в августе суд принял решение вернуть им доступ к средствам.

Теперь истцы утверждают, что это Чоу собрал и руководил «небольшой группой доверенных сотрудников», в которую входил в том числе и Дэвис. Вместе они запустили и продали по меньшей мере 15 криптовалют по одной и той же схеме, включая MELANIA и LIBRA. Запуски проводились под брендом Meteora, но вне основной платформы, с отдельной инфраструктурой, кодовой базой и технической реализацией, предназначенной для «пампа».

В документе говорится, что Мелания Трамп и Милей не виновны в преступлениях, связанных с мошенническими токенами: «Истцы не утверждают, что эти общественные деятели были виновны; они были всего лишь декорацией для преступления, спланированного Meteora и Kelsier». На деле речь шла о скоординированной схеме, от которой пострадали инвесторы, когда токены резко росли в цене после запуска, а затем так же быстро обесценивались.

Скандал с токеном LIBRA едва не довел Милея до импичмента. Чоу тогда публично уволился из Meteora, но отрицал свою причастность к манипуляциям с токенами.

Журналисты Decrypt запросили юридическую фирму Burwick Law, представляющую интересы истцов, почему теперь считается, что Чоу был в центре операции. В ответ юристы предоставили скриншоты переписки в Telegram, где Дэвис объясняет, что он работал под командованием Чоу.

В конце лета аналитики выяснили, что Дэвис заработал $12 млн на мемкоине YZY от Канье Уэста, запущенном 21 августа. По их словам, токен был выпущен на следующий день после разблокировки $57 млн, часть из которых сразу была переведена на новые адреса, которые потом использовались для снайпинга YZY.

Bacaan Terkait

BTC Cetak Rekor Likuidasi Posisi Short Terbesar dalam Sejarah: Dana Short $1,1 Miliar Menguap dalam Semalam, Tapi Terlalu Dini untuk Teriak "Bullish Kembali"

Pada tanggal 19 Agustus, Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan harga yang signifikan, mendekati $70,000. Aksi harga ini memicu likuidasi short (posisi jual) terbesar dalam sejarah cryptocurrency, dengan lebih dari $11 miliar posisi short dilikuidasi dalam 24 jam, terutama didorong oleh pembelian paksa untuk menutup posisi. Dua faktor utama diduga memicu kenaikan ini: Pertama, pertemuan di Gedung Putih antara mantan Presiden Trump dengan para eksekutif industri crypto yang meningkatkan ekspektasi regulasi yang lebih baik. Kedua, pengumuman Departemen Keuangan AS tentang peningkatan likuiditas dalam pembelian kembali obligasi jangka panjang, yang diinterpretasikan sebagai sinyal kelonggaran likuiditas makro. Peristiwa likuidasi besar-besaran ini mengingatkan pada likuidasi serupa pada Mei 2021 ("5.19"), meskipun saat itu likuidasi didominasi posisi long. Secara historis, likuidasi besar posisi short seringkali menandai pembentukan dasar harga jangka menengah, namun biasanya diikuti periode konsolidasi dan akumulasi selama beberapa minggu sebelum tren naik yang berkelanjutan benar-benar terbentuk. Meski ada sentimen optimis, beberapa indikator seperti indeks Fear & Greed yang masih di zona "takut" menunjukkan kehati-hatian pasar. Analis menekankan bahwa ujian sebenarnya adalah apakah Bitcoin dapat mempertahankan momentum dan menantang level $75,000. Pesan utamanya adalah bahwa meski ada sinyal positif, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa pasar bull telah kembali sepenuhnya, dan investor disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan investasi besar-besaran.

marsbit10m yang lalu

BTC Cetak Rekor Likuidasi Posisi Short Terbesar dalam Sejarah: Dana Short $1,1 Miliar Menguap dalam Semalam, Tapi Terlalu Dini untuk Teriak "Bullish Kembali"

marsbit10m yang lalu

Puncak Global RWA Websea Digelar dengan Sukses: Fokus pada Peluang Ekonomi Digital China-Kazakhstan, Lepaskan Sinyal Kolaborasi Lintas Batas

**Ringkasan: KTT RWA Global Websea Sukses Digelar, Fokus pada Peluang Ekonomi Digital China-Kazakhstan dan Sinyal Kerja Sama Lintas Batas** Pada 18 Agustus 2026, "KTT Global RWA 2026 untuk Penghubungan Sumber Daya Keberangkatan Perusahaan Aset Riil dan Konferensi Investasi Industri China-Kazakhstan", yang diselenggarakan bersama oleh Websea, berlangsung sukses di Almaty, Kazakhstan. Acara ini berfokus pada digitalisasi aset riil (RWA), kerja sama industri lintas batas, dan investasi, menghimpun perwakilan dari kalangan industri, investasi, ekonomi digital, kreator, dan media dari China dan Kazakhstan untuk membahas visi masa depan komunitas ekonomi digital. KTT ini mengeksplorasi peluang digitalisasi di sektor-sektor riil seperti pertambangan, pertanian, real estat, dan energi hijau. Pakar industri berbagi wawasan tentang bagaimana RWA dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan konektivitas aset lintas batas. Dialog antara tamu China dan Kazakhstan menekankan pentingnya lingkungan bisnis yang terbuka dan stabil, serta kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan komunitas untuk mempromosikan implementasi proyek yang nyata. Sesi penandatanganan kerja sama strategis dan penghubungan sumber daya yang tepat sasaran memberikan mekanisme yang lebih konkret bagi kolaborasi lintas batas. Sebagai perwakilan platform aset digital yang diundang, Websea menampilkan presentasi merek dan meluncurkan aliansi kreator serta inisiatif MCN Web3. CMO Global Websea, Herbert Sim, menyoroti bahwa kepercayaan pengguna adalah fondasi bagi perkembangan platform yang berkelanjutan. Websea berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengalaman pengguna dan menjaga keamanan aset, sekaligus bekerja sama dengan mitra global untuk membangun masa depan ekonomi digital yang aman dan inklusif. Acara ini juga mencakup peluncuran "Web3 Beauty Alliance - Stasiun Asia Tengah" dan aliansi kreator China-Kazakhstan, memperluas dialog melampaui industri dan modal untuk melibatkan teknologi, konten, komunitas, dan merek. KTT ini menandai dimulainya babak baru dalam kerja sama industri dan ekonomi digital antara China dan Kazakhstan, menekankan bahwa masa depan ekonomi digital akan dibentuk oleh partisipasi kolektif dari semua pemangku kepentingan.

marsbit18m yang lalu

Puncak Global RWA Websea Digelar dengan Sukses: Fokus pada Peluang Ekonomi Digital China-Kazakhstan, Lepaskan Sinyal Kolaborasi Lintas Batas

marsbit18m yang lalu

Raksasa Produk Konsumen Harian, Diam-diam Jadi Juara "Mencuci Chip"

Raksasa barang konsumen Jepang, Kao, secara diam-diam telah menjadi pemimpin pasar dalam cairan pembersih presisi untuk semikonduktor, mendorong pertumbuhan bisnisnya. Laporan keuangan semester pertama tahun fiskal 2026 mengungkapkan bahwa bisnis terkait bahan kimia Kao, termasuk pembersih semikonduktor, tumbuh 9,4%, dua kali lebih cepat dari bisnis barang konsumen. Kao menguasai sekitar 60% pangsa pasar pembersih untuk substrat kemasan dan juga pemimpin di bahan kimia untuk proses fabrikasi NAND tertentu, memasok ke TSMC, Samsung, dan Kioxia. Perjalanan Kao dimulai dari sabun pada 1887, berkembang ke bahan kimia surfaktan. Puncaknya adalah larangan global pada fluorokarbon (seperti Freon) yang merusak ozon pada akhir 1980-an. Kao memanfaatkan keahlian intinya dalam mengontrol antarmuka dan formulasi rendah residu untuk meluncurkan pembersih berbasis air "CLEANTHROUGH" pada 1991, memasuki pasar pembersihan presisi. Teknologi inti Kao adalah "kontrol antarmuka presisi". Di proses fabrikasi (front-end), produknya seperti seri KS-2200 meningkatkan pembasahan permukaan wafer untuk menghilangkan partikel, sementara seri KS-3000 mencegah pencemaran ulang. Di proses pengemasan (back-end), keahliannya sangat menonjol. Produk seperti CLEANTHROUGH 750H membersihkan residu flux tanpa merusak lapisan pelindung OSP pada substrat berkerapatan tinggi. Strategi Kao melampaui penjualan produk. Mereka mendirikan pusat pembersihan presisi, termasuk yang pertama di luar Jepang di Hsinchu, Taiwan, untuk berkolaborasi secara erat dengan pelanggan dalam pengembangan proses. Hal ini mengunci posisinya dalam rantai pasok, terutama dengan lonjakan permintaan untuk pengemasan lanjutan (seperti CoWoS) yang didorong oleh AI. Kao berencana untuk memperluas kehadirannya dari NAND ke DRAM dan semikonduktor logika, menjadikan bahan elektronik dan semikonduktor sebagai fokus pertumbuhan masa depan. Kisah sukses Kao, bersama dengan perusahaan Jepang lain seperti Ajinomoto (film ABF) dan TOTO (cangkir elektrostatik), menunjukkan bagaimana keahlian bahan kimia dasar yang mendalam dari bisnis inti dapat menguasai ceruk kritis dalam industri semikonduktor.

marsbit42m yang lalu

Raksasa Produk Konsumen Harian, Diam-diam Jadi Juara "Mencuci Chip"

marsbit42m yang lalu

Perdarahan Perbankan Rusia dan Perburuan Kripto: Publik Telah Tarik 24 Miliar Euro dari Bank Tahun Ini, RUU yang Batasi Total Pembelian Kripto Segera Berlaku

Penarikan Tunai dan Regulasi Kripto di Rusia: Masyarakat Tarik 24 Miliar Euro dari Bank, Hukum Kripto Segera Berlaku Dalam 7 bulan pertama tahun 2026, masyarakat Rusia telah menarik sekitar 24,4 miliar euro (2,4 triliun rubel) dalam bentuk tunai dari sistem perbankan, dengan arus keluar yang terus meningkat, termasuk rekor tertinggi pada Juli. Data menunjukkan penurunan deposit di berbagai bank besar, seperti Gazprombank dan Sberbank. Sementara itu, uang yang ditarik tersebut diduga mengalir ke aset kripto. Wakil Menteri Keuangan Rusia menyatakan transaksi kripto harian masyarakat mencapai sekitar 500 miliar rubel, sering dijadikan alat untuk menghadapi depresiasi rubel dan ketidakpastian keuangan. Untuk mengatur aliran ini, Presiden Putin pada 4 Agustus menandatangani "Hukum Mata Uang Digital dan Hak Digital", yang akan berlaku inti pada 1 September. Hukum ini membatasi investor ritel non-terakreditasi untuk membeli kripto maksimal 30.000 rubel (sekitar $3.600) per tahun per platform berlisensi, dengan aset terbatas pada Bitcoin, Ethereum, dan USDT. Investor terakreditasi dan bisnis tidak dibatasi. Pihak berwenang Rusia menjelaskan lonjakan tunai karena faktor teknis seperti kenaikan pajak dan gangguan pembayaran digital. Namun, analis pasar menghubungkannya dengan kekhawatiran atas biaya perang, nasionalisasi aset, dan ketidakstabilan sistem keuangan. Pada tanggal yang sama (1 September), "Ruble Digital" atau mata uang digital bank sentral juga akan diluncurkan untuk publik, menawarkan alternatif pembayaran yang dikendalikan negara. Gabungan kebijakan ini menyempitkan pilihan bagi warga Rusia untuk mengelola kekayaan mereka secara mandiri di tengah ketidakpastian ekonomi.

marsbit42m yang lalu

Perdarahan Perbankan Rusia dan Perburuan Kripto: Publik Telah Tarik 24 Miliar Euro dari Bank Tahun Ini, RUU yang Batasi Total Pembelian Kripto Segera Berlaku

marsbit42m yang lalu

Trading

Spot
活动图片